Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Kenaikan Suku Bunga Global Picu Strategi Baru Perkuat Fundamental Domestik

Kenaikan Suku Bunga Global Picu Strategi Baru Perkuat Fundamental Domestik

  • account_circle rafael
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 394
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Dinamika perekonomian global yang ditandai dengan kenaikan suku bunga di negara-negara utama kembali memberi tekanan pada pasar keuangan dunia, termasuk Indonesia. Guncangan yang sempat terjadi di Bursa Efek Indonesia menjadi pengingat pentingnya memperkuat fondasi ekonomi domestik agar lebih tangguh menghadapi volatilitas eksternal.

Sejumlah pemangku kepentingan menilai gejolak tersebut harus dimaknai sebagai momentum introspeksi nasional. Dosen Departemen Hubungan Internasional Universitas Indonesia, Edy Prasetyono, menegaskan bahwa peningkatan tata kelola dan transparansi ekonomi merupakan kebutuhan mendasar, terlepas dari ada atau tidaknya tekanan global.

“Ada atau tidak guncangan di bursa, perbaikan tetap harus dilakukan. Bukan hanya untuk memenuhi standar global, melainkan agar perekonomian nasional benar-benar kuat,” ujarnya. Menurut Edy, standar internasional kerap dijadikan instrumen untuk memberi tekanan ekonomi terhadap negara atau kawasan tertentu, sehingga ketahanan internal menjadi faktor kunci.

Pandangan serupa disampaikan peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, Mervin Goklas Hamonangan. Ia menilai sistem keuangan global masih diwarnai hegemoni aset negara maju. Keputusan ekonomi negara-negara utama sering kali berorientasi pada kepentingan domestik mereka tanpa mempertimbangkan dampaknya bagi negara berkembang yang relatif lebih rapuh.

“Keputusan yang diambil negara-negara utama berfokus pada kepentingan domestik tanpa menghiraukan dampak terhadap negara berkembang. Negara berkembang cukup rapuh,” kata Mervin. Ia menambahkan, tekanan keuangan kerap dimanfaatkan sebagai instrumen pengaruh geopolitik non-militer, terutama oleh negara yang memiliki posisi dominan dalam perdagangan global.

Namun, peneliti Departemen Hubungan Internasional di CSIS, M Habib Abiyan Dzakwan, menilai guncangan BEI kali ini lebih dipengaruhi faktor domestik dibandingkan geopolitik. Menurutnya, jika melihat kinerja bursa di kawasan, tekanan yang terjadi masih relatif sejalan.

“Kita harus menumbuhkan mental melihat ke dalam kalau ada apa-apa. Jangan biasakan kalau ada hal buruk menyalahkan faktor luar. Sementara saat ada hal baik menyatakan karena faktor dari dalam,” ujarnya. Meski demikian, Habib sepakat perlunya perbaikan tata kelola dan mekanisme mitigasi risiko jangka panjang secara menyeluruh, tidak terbatas pada sektor keuangan.

Dalam konteks tersebut, para pengamat menilai strategi penguatan fundamental domestik harus dilakukan secara lintas sektor. Stabilitas fiskal, reformasi struktural, peningkatan transparansi, serta penguatan kepercayaan investor menjadi kunci menjaga daya tahan ekonomi nasional.

Selain itu, keterlibatan diplomasi ekonomi juga dinilai penting. Habib menilai Kementerian Luar Negeri perlu lebih dilibatkan dalam upaya mitigasi risiko global, tidak hanya dalam momentum tertentu. Sinergi kebijakan ekonomi dan luar negeri diyakini dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tekanan global sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional secara berkelanjutan.

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RB Warga Matali Ditangkap URC Polres Kotamobagu Terkait Dugaan Pencurian 40 Tabung Gas 3 Kg

    RB Warga Matali Ditangkap URC Polres Kotamobagu Terkait Dugaan Pencurian 40 Tabung Gas 3 Kg

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 160
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reskrim Polres Kotamobagu mengungkap dugaan aksi pencurian puluhan tabung gas elpiji 3 kilogram yang meresahkan warga. Seorang pria berinisial RB (32), warga Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur, yang sehari-hari berprofesi sebagai pengemudi bentor, diamankan polisi pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 15.30 WITA di wilayah Kelurahan Motoboi […]

  • Dikenal Tegas di Mitra AKP Lutfi Arniugraha Pratama Kini ke Bareskrim

    Dikenal Tegas di Mitra AKP Lutfi Arniugraha Pratama Kini ke Bareskrim

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 177
    • 0Komentar

    MITRA, PRONEWS5.COM — AKP Lutfi Arniugraha Pratama, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mendapat amanah baru untuk bertugas di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri setelah menjalankan tugas sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Minahasa Tenggara (Mitra). Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2017 tersebut sebelumnya memimpin Satreskrim Polres Mitra dalam menangani berbagai perkara pidana serta menjaga […]

  • DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Nasib Pesangon Buruh Berubah

    DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Nasib Pesangon Buruh Berubah

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle (**/VAN)
    • visibility 190
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia resmi menyepakati Rancangan Undang-Undang tentang Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-9 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Langkah konstitusional ini diambil guna memulihkan hak-hak pekerja yang sebelumnya tergerus serta menjalankan amanat Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 yang […]

  • Sidak Pasar Digencarkan, Stabilitas Pangan Ramadan Dikawal Ketat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Semarang – Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Jawa Tengah. Rizal turun langsung memantau harga sejumlah komoditas strategis. Hasil pemantauan menunjukkan harga bahan pokok relatif stabil dan masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang […]

  • Pahlawan WTP Gerardus Mogi Tutup Era dengan 8 WTP

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 623
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONews5.com — Delapan kali berturut-turut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI bukan pencapaian biasa. Drs. Gerardus Emanuel Mogi, MAP menutup masa jabatannya sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon dengan prestasi ini, menjadikannya figur ikonik dalam pengelolaan keuangan daerah. Serah terima jabatan kepada Danny Ruddy Liuw, SKom, […]

  • Digebuk Kader Sendiri, Ketua Gerindra Talaud Irwan Hasan Hadapi dengan Kasih

    Digebuk Kader Sendiri, Ketua Gerindra Talaud Irwan Hasan Hadapi dengan Kasih

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 329
    • 0Komentar

    MELONGUANE, PRONEWS5.COM – Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kepulauan Talaud, Irwan Hasan SE, MTh, menghadapi dugaan upaya pelengseran dari internal partainya sendiri. Situasi tersebut mencuat setelah beredar rekaman percakapan yang diduga melibatkan seorang kader Gerindra Talaud berinisial MSK alias Rudi dengan seorang pengusaha lokal. Dalam rekaman itu, terdengar pembahasan terkait proyek serta rencana pergantian posisi […]

Beranda » Ekonomi » Kenaikan Suku Bunga Global Picu Strategi Baru Perkuat Fundamental Domestik

Kenaikan Suku Bunga Global Picu Strategi Baru Perkuat Fundamental Domestik

  • account_circle rafael
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 394
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Dinamika perekonomian global yang ditandai dengan kenaikan suku bunga di negara-negara utama kembali memberi tekanan pada pasar keuangan dunia, termasuk Indonesia. Guncangan yang sempat terjadi di Bursa Efek Indonesia menjadi pengingat pentingnya memperkuat fondasi ekonomi domestik agar lebih tangguh menghadapi volatilitas eksternal.

Sejumlah pemangku kepentingan menilai gejolak tersebut harus dimaknai sebagai momentum introspeksi nasional. Dosen Departemen Hubungan Internasional Universitas Indonesia, Edy Prasetyono, menegaskan bahwa peningkatan tata kelola dan transparansi ekonomi merupakan kebutuhan mendasar, terlepas dari ada atau tidaknya tekanan global.

“Ada atau tidak guncangan di bursa, perbaikan tetap harus dilakukan. Bukan hanya untuk memenuhi standar global, melainkan agar perekonomian nasional benar-benar kuat,” ujarnya. Menurut Edy, standar internasional kerap dijadikan instrumen untuk memberi tekanan ekonomi terhadap negara atau kawasan tertentu, sehingga ketahanan internal menjadi faktor kunci.

Pandangan serupa disampaikan peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, Mervin Goklas Hamonangan. Ia menilai sistem keuangan global masih diwarnai hegemoni aset negara maju. Keputusan ekonomi negara-negara utama sering kali berorientasi pada kepentingan domestik mereka tanpa mempertimbangkan dampaknya bagi negara berkembang yang relatif lebih rapuh.

“Keputusan yang diambil negara-negara utama berfokus pada kepentingan domestik tanpa menghiraukan dampak terhadap negara berkembang. Negara berkembang cukup rapuh,” kata Mervin. Ia menambahkan, tekanan keuangan kerap dimanfaatkan sebagai instrumen pengaruh geopolitik non-militer, terutama oleh negara yang memiliki posisi dominan dalam perdagangan global.

Namun, peneliti Departemen Hubungan Internasional di CSIS, M Habib Abiyan Dzakwan, menilai guncangan BEI kali ini lebih dipengaruhi faktor domestik dibandingkan geopolitik. Menurutnya, jika melihat kinerja bursa di kawasan, tekanan yang terjadi masih relatif sejalan.

“Kita harus menumbuhkan mental melihat ke dalam kalau ada apa-apa. Jangan biasakan kalau ada hal buruk menyalahkan faktor luar. Sementara saat ada hal baik menyatakan karena faktor dari dalam,” ujarnya. Meski demikian, Habib sepakat perlunya perbaikan tata kelola dan mekanisme mitigasi risiko jangka panjang secara menyeluruh, tidak terbatas pada sektor keuangan.

Dalam konteks tersebut, para pengamat menilai strategi penguatan fundamental domestik harus dilakukan secara lintas sektor. Stabilitas fiskal, reformasi struktural, peningkatan transparansi, serta penguatan kepercayaan investor menjadi kunci menjaga daya tahan ekonomi nasional.

Selain itu, keterlibatan diplomasi ekonomi juga dinilai penting. Habib menilai Kementerian Luar Negeri perlu lebih dilibatkan dalam upaya mitigasi risiko global, tidak hanya dalam momentum tertentu. Sinergi kebijakan ekonomi dan luar negeri diyakini dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tekanan global sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional secara berkelanjutan.

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belanda Angkat Koper! Maroko Menang Dramatis Lewat Adu Penalti

    Belanda Angkat Koper! Maroko Menang Dramatis Lewat Adu Penalti

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 230
    • 0Komentar

    PRONEWS5.COM, PRONEWS5.COM – Tim Nasional Maroko memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 setelah menyingkirkan Belanda melalui drama adu penalti dengan skor 3-2. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit pada pertandingan babak 32 besar yang berlangsung di Stadion BBVA, Meksiko, Selasa (30/6/2026). Kemenangan Maroko menjadi salah satu kejutan terbesar di […]

  • S440DARA Polda Sulut Rayakan Satu Dekade di Aryaduta Manado, Pererat Persaudaraan dan Pengabdian

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 283
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Perkumpulan angkatan kepolisian “S440DARA POLDA Sulawesi Utara (Sulut)” menggelar reuni sekaligus perayaan ulang tahun ke-10 atau satu dekade kebersamaan, yang berlangsung di Hotel Aryaduta Manado, Sabtu (7/3/2026) malam. Acara yang dimulai pukul 17.00 WITA hingga 21.00 WITA itu dihadiri para anggota kepolisian dari angkatan tersebut bersama keluarga mereka, dalam suasana penuh keakraban […]

  • Golkar Sulut Era MEP Terbentuk Ini Deretan Nama di Balik Struktur Baru

    Golkar Sulut Era MEP Terbentuk Ini Deretan Nama di Balik Struktur Baru

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS, atau MEP tercantum sebagai Ketua DPD I Partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Utara periode 2026–2030. Dalam struktur kepengurusan yang tercantum pada dokumen hasil Musyawarah Daerah (Musda), Aditya Anugrah Moha dipercaya sebagai sekretaris dan Angelly T. Runtu sebagai bendahara. Dokumen pengesahan komposisi dan personalia tersebut mencantumkan Surat Keputusan […]

  • Anggota Komisi V DPR Minta Kementerian PKP Beri Prioritas Bagi Pengusaha Daerah Dalam Proyek Membangun Huntap

    Anggota Komisi V DPR Minta Kementerian PKP Beri Prioritas Bagi Pengusaha Daerah Dalam Proyek Membangun Huntap

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 303
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) harus memberikan prioritas utama kepada pengusaha daerah dalam proyek pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana. Sepanjang tidak menyalahi aturan, pengusaha daerah bisa berpartisipasi membangun, daripada harus menjadi penonton di daerahnya sendiri. Imbauan tersebut disampaikan Anggota Komisi V DPR RI Irmawan dalam rapat dengar pendapat […]

  • The Best Productivity Tools for Remote Work

    The Best Productivity Tools for Remote Work

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle rafael
    • visibility 898
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Cicilan Rumah Subsidi Bisa 30 Tahun, Hunian Makin Terjangkau

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Jakarta- Rencana pemerintah memperpanjang tenor cicilan rumah subsidi hingga 30 tahun diyakini dapat membuka peluang kepemilikan rumah yang lebih luas bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kebijakan ini diharapkan membuat besaran cicilan bulanan menjadi lebih ringan sehingga akses terhadap hunian layak semakin terjangkau. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan bahwa perpanjangan masa cicilan rumah […]

expand_less