Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Bahaya Mengintai! Diduga Gudang Sianida Berdiri di Permukiman Padat Mogolaing Milik H Sal, Ancam Keselamatan Warga

Bahaya Mengintai! Diduga Gudang Sianida Berdiri di Permukiman Padat Mogolaing Milik H Sal, Ancam Keselamatan Warga

  • account_circle (**/NOX)
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 693
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTAMOBAGU|Pronews5.com — Dugaan keberadaan gudang penyimpanan bahan kimia beracun jenis sianida mencuat di tengah permukiman padat, tepatnya di, Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, gudang tersebut diduga telah lama beroperasi dan disebut-sebut milik seorang pria berinisial Sal alias Haji Sale

“Sudah lama bangunan itu jadi tempat penampungan sianida, milik Pak Haji Sale,” ujar seorang warga setempat, Jumat (1/5/2026).

Keberadaan gudang penyimpanan bahan kimia berbahaya di tengah kawasan padat penduduk dinilai menjadi ancaman serius bagi keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Sianida dikenal sebagai zat beracun tingkat tinggi yang dapat menyebabkan dampak fatal, bahkan kematian, jika terpapar dalam jumlah tertentu.

Seorang sumber lain yang enggan disebutkan namanya mengaku warga merasa resah, namun tidak berani bertindak.

“Masyarakat tidak bisa berbuat banyak karena katanya punya bekingan kuat dari aparat,” ungkapnya.

Lebih memprihatinkan, lokasi gudang tersebut disebut berada tidak jauh dari kawasan perkantoran Pemerintah Kota Kotamobagu serta kantor kepolisian setempat, sehingga menimbulkan tanda tanya besar terkait pengawasan dan penegakan aturan.

Secara regulasi, penyimpanan bahan kimia berbahaya seperti sianida seharusnya tidak berada di kawasan permukiman. Selain berpotensi mencemari lingkungan, zat ini juga dapat menghasilkan gas hidrogen sianida yang sangat beracun dan berbahaya bagi sistem pernapasan, terutama bagi kelompok rentan seperti balita dan lansia.

Warga pun mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun tangan melakukan penyelidikan serta penindakan tegas jika ditemukan pelanggaran.

“Jangan tunggu ada korban jiwa baru ditindak,” tegas sumber tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan keberadaan gudang sianida tersebut.

  • Penulis: (**/NOX)
  • Editor: Christo Senduk

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Kotamobagu Mulai Usut Dugaan Penyelewengan Dana Desa di Lolayan, Dua Sangadi Diperiksa

    Polres Kotamobagu Mulai Usut Dugaan Penyelewengan Dana Desa di Lolayan, Dua Sangadi Diperiksa

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 919
    • 0Komentar

    BOLMONG, PRONEWS5.COM– Polres Kotamobagu mulai mendalami dugaan penyelewengan Dana Desa di dua desa di Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Langkah tersebut dilakukan setelah polisi menerima pengaduan masyarakat yang melaporkan adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran desa. Sebagai tindak lanjut, penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Kotamobagu telah memanggil dan memeriksa dua sangadi […]

  • Di Pledoi, Nadiem Pertanyakan Tagihan Rp5,6 Triliun: Dari Mana Angkanya?

    Di Pledoi, Nadiem Pertanyakan Tagihan Rp5,6 Triliun: Dari Mana Angkanya?

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 278
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, mempertanyakan dasar perhitungan tuntutan uang pengganti sebesar Rp5,6 triliun yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook. Dalam nota pembelaan (pledoi) yang dibacakannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026), Nadiem menilai angka tersebut […]

  • Pemerintah Alokasikan Pupuk Subsidi untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 376
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui kebijakan penyediaan pupuk bersubsidi bagi petani. Penguatan kebijakan pupuk subsidi juga didukung oleh inovasi dan kolaborasi sektor pertanian. PT Pupuk Indonesia (Persero) mendorong transformasi pertanian melalui FertInnovation Challenge sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional Direktur Teknik dan Pengembangan Bisnis Pupuk Indonesia, […]

  • ASN Pusat dan Daerah WFH Setiap Jumat, Hemat Rp 6,2 Triliun

    ASN Pusat dan Daerah WFH Setiap Jumat, Hemat Rp 6,2 Triliun

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle IND
    • visibility 411
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menghadapi dinamika global pemerintah akan menerapkan budaya kerja produktif berbasis digital. Salah satunya dengan memberlakukan bekerja dari rumah (work from home/WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan inipun berpotensi terjadi penghematan keuangan negara mencapai Rp 6,2triliun Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, WFH akan diterapkan bagi ASN instansi pusat dan daerah. Pemberlakuan kerja […]

  • Baru Empat Hari Jabat Kabid Humas Polda Sulut Steidy Raranta Meninggal Dunia

    Baru Empat Hari Jabat Kabid Humas Polda Sulut Steidy Raranta Meninggal Dunia

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 536
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Kabar duka menyelimuti jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Kombes Pol Steidy Raranta, S.I.K., yang baru empat hari mengemban amanah sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulut, meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026) malam. Informasi tersebut disampaikan dari internal Humas Polda Sulut. Almarhum disebut mengalami kondisi kesehatan yang memburuk secara mendadak hingga […]

  • Kobis Bongkar Dugaan Oknum APH Main Proyek di Tomohon, Siap Lapor KPK

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 1.186
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONews5.com – Dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH) dalam proyek-proyek pemerintah di Kota Tomohon mulai mencuat. Pemerhati anti korupsi Tomohon, Danny Tular yang akrab disapa Kobis, mengaku telah mengantongi sejumlah nama aparat yang diduga ikut bermain dalam proyek daerah dan siap melaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pernyataan tersebut disampaikan Kobis saat diwawancarai […]

expand_less