Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Tambang Ilegal Gunung Botak Ratatotok Menggila, Warga Nilai APH Takut Bertindak

Tambang Ilegal Gunung Botak Ratatotok Menggila, Warga Nilai APH Takut Bertindak

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
  • visibility 453
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MITRA, PRONEWS5.COM – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Gunung Botak, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Provinsi Sulawesi Utara, dilaporkan masih berlangsung hingga Sabtu (1/8/2026).

Meski berbagai upaya penertiban pernah dilakukan, aktivitas penambangan ilegal di kawasan tersebut disebut belum berhenti dan terus menimbulkan dampak terhadap lingkungan.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Sabtu (1/8/2026), aktivitas penambangan masih terlihat berlangsung di sejumlah titik. Sejumlah alat berat dan aktivitas para penambang dilaporkan masih beroperasi sehingga memunculkan pertanyaan masyarakat mengenai efektivitas penegakan hukum terhadap praktik tambang tanpa izin tersebut.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku heran karena setiap kali informasi mengenai rencana operasi penertiban beredar, aktivitas tambang mendadak berhenti.

Namun, setelah aparat meninggalkan lokasi, aktivitas penambangan kembali berjalan.

“Kalau ada operasi mereka seperti sudah tahu lebih dulu.

Saat petugas datang aktivitas langsung berhenti, tetapi tidak lama kemudian beroperasi lagi,” ujar warga tersebut.

Kondisi itu membuat sebagian warga menilai aparat penegak hukum (APH) belum menunjukkan langkah yang efektif dalam menghentikan aktivitas PETI di Gunung Botak.

“Kami hanya ingin hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.

Jangan sampai tambang ilegal terus berjalan sementara kerusakan lingkungan semakin meluas,” tambahnya.

Selain persoalan penegakan hukum, warga juga mengeluhkan dampak lingkungan yang semakin nyata.

Kawasan hutan di sekitar Gunung Botak dilaporkan mengalami kerusakan akibat pembukaan lahan dan aktivitas penambangan yang terus berlangsung.

Air sungai yang melintasi kawasan tersebut juga disebut berubah warna menjadi cokelat, diduga akibat sedimentasi dan material tanah yang terbawa dari lokasi penambangan.

Kondisi itu dikhawatirkan berdampak terhadap kualitas lingkungan serta kehidupan masyarakat yang memanfaatkan aliran sungai.

Tidak hanya itu, lalu lintas kendaraan yang keluar masuk kawasan tambang menimbulkan debu di jalan raya.

Warga mengaku kondisi tersebut mengganggu kesehatan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan.

Praktik pertambangan tanpa izin tidak hanya berpotensi merusak lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan persoalan keselamatan kerja, konflik sosial, serta potensi kerugian negara apabila dilakukan di luar ketentuan peraturan perundang-undangan.

Masyarakat berharap pemerintah bersama aparat penegak hukum mengambil langkah tegas dan berkelanjutan untuk menghentikan aktivitas tambang ilegal serta melakukan pemulihan terhadap kawasan hutan dan aliran sungai yang terdampak.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Papua Fokus Utama Penguatan Energi Nasional dengan Pengembangan Bioetanol dan Migas

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah memperkuat agenda ketahanan energi di Papua melalui dua pendekatan utama, yakni pengembangan energi baru terbarukan berbasis komoditas pertanian lokal serta peningkatan investasi sektor hulu minyak dan gas bumi (migas). Langkah ini dinilai penting untuk memperluas sumber pasokan energi nasional sekaligus mendorong kontribusi kawasan timur Indonesia dalam mendukung kebutuhan energi jangka panjang. Sebelumnya, […]

  • Ekuador Jungkirbalikkan Jerman 2-1, Die Mannschaft Terancam di Piala Dunia 2026

    Ekuador Jungkirbalikkan Jerman 2-1, Die Mannschaft Terancam di Piala Dunia 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 244
    • 0Komentar

    NEW JERSEY, PRONEWS5.COM – Ekuador menciptakan salah satu kejutan terbesar di penyisihan Grup E Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Jerman dengan skor 2-1 di Stadion MetLife, New Jersey. Kemenangan dramatis itu membuka peluang besar La Tri melangkah ke fase gugur, sementara Jerman berada di bawah tekanan setelah gagal mempertahankan keunggulan cepat yang mereka raih pada […]

  • Awas, Mafia Tanah Sasar Lahan Perkebunan Boltim, Diduga Paksa Usir Warga Lokal

    Awas, Mafia Tanah Sasar Lahan Perkebunan Boltim, Diduga Paksa Usir Warga Lokal

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 415
    • 0Komentar

    BOLTIM|PRONews5.com – Ketenangan masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mulai terusik. Kabar mengenai pergerakan sekelompok oknum dari luar daerah yang mengklaim lahan-lahan produktif milik warga lokal memicu keresahan di tengah masyarakat. Tak main-main, para oknum tersebut diduga merupakan bagian dari jaringan mafia tanah yang mengincar lahan strategis, khususnya wilayah yang memiliki potensi kandungan emas. […]

  • Enam Tahun Kasus Tas Minahasa Belum Tuntas, Mabes Polri Didesak Ambil

    Enam Tahun Kasus Tas Minahasa Belum Tuntas, Mabes Polri Didesak Ambil Alih

    • calendar_month 40 menit yang lalu
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 15
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM — Pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan tas ramah lingkungan Tahun Anggaran 2020 di Kabupaten Minahasa mendadak seperti membentur Tembok Cina. Meski Polres Minahasa sudah resmi menaikkan status kasus ini ke tahap penyidikan, korps bhayangkara itu kini justru ‘tersandera’ oleh alasan klasik: Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari ratusan desa yang mendadak hilang bagai ditelan bumi. […]

  • Kapolres Minahasa Minta Warga Laporkan Penyelewengan BBM

    Kapolres Minahasa Minta Warga Laporkan Penyelewengan BBM

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 224
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM – Kapolres Minahasa AKBP Steven JR Simbar, SIK, menghitung seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Minahasa untuk memperketat pengawasan terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna mencegah praktik penyimpangan maupun penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Penegasan tersebut disampaikan AKBP Steven pada Senin (3/8/2026), sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam mengawal penyaluran […]

  • Bupati dan Wabup Minahasa Ucapkan Selamat HUT ke-58 kepada Sekda Lynda Watania

    Bupati dan Wabup Minahasa Ucapkan Selamat HUT ke-58 kepada Sekda Lynda Watania

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 169
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM – Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP. bersama Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.AP. menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-58 kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., yang genap berusia 58 tahun pada Jumat (17/7/2026). Ucapan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus apresiasi pimpinan daerah atas dedikasi […]

expand_less