Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » JARI Minta Publik Tak Menghakimi Ci Dede, Tegaskan Semua Dugaan Harus Dibuktikan Secara Hukum

JARI Minta Publik Tak Menghakimi Ci Dede, Tegaskan Semua Dugaan Harus Dibuktikan Secara Hukum

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MITRA, PRONEWS5.COM – Mencuatnya berbagai pemberitaan yang mengaitkan nama pelaku usaha pertambangan yang dikenal sebagai Ci Dede dengan dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di wilayah Belang dan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, mendapat tanggapan dari LSM Jurnalis Aktivis Rakyat Indonesia (JARI).

Ketua LSM JARI, Jendry Mandey, mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan ataupun menghakimi seseorang hanya berdasarkan informasi yang belum terbukti secara hukum.

Menurut Mandey, organisasi yang dipimpinnya telah melakukan penelusuran lapangan untuk mencocokkan berbagai informasi yang beredar.

Dari hasil investigasi awal tersebut, JARI menilai belum ditemukan fakta yang cukup untuk menyimpulkan bahwa Ci Dede merupakan pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas PETI sebagaimana ramai diberitakan.

“Kami tidak memiliki kepentingan membela siapa pun. Namun, sebagai lembaga yang menjunjung objektivitas, kami menilai setiap informasi harus diuji berdasarkan fakta, bukan opini.

Sampai saat ini, kami belum menemukan data yang dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan tuduhan tersebut,” ujar Mandey.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang dihimpun JARI, Ci Dede diketahui merupakan pelaku usaha di sektor pertambangan.

Namun, menurut informasi yang diterima organisasinya, yang bersangkutan disebut sudah tidak lagi menjalankan aktivitas pertambangan karena mengalami kerugian usaha.

Mandey juga mempertanyakan mengapa perhatian publik hanya tertuju kepada satu nama, sementara menurut informasi yang diperoleh JARI masih terdapat pelaku usaha lain dengan aktivitas yang lebih besar namun tidak menjadi sorotan.

“Kalau memang ada dugaan pelanggaran hukum, tentu biarkan aparat yang bekerja. Jangan sampai seseorang lebih dulu dihakimi melalui opini publik sebelum ada pembuktian yang sah,” katanya.

Selain itu, JARI mengaku menerima informasi bahwa Ci Dede diduga pernah menjadi korban pemerasan oleh oknum yang mengatasnamakan wartawan.

Meski demikian, Mandey menegaskan informasi tersebut masih bersifat awal dan harus dibuktikan melalui mekanisme hukum apabila terdapat bukti yang memadai.

Di sisi lain, JARI menyatakan mendukung penuh langkah aparat penegak hukum dalam menindak seluruh aktivitas pertambangan tanpa izin.

Namun, penindakan tersebut harus dilakukan secara adil, profesional, dan tidak tebang pilih.

“Penegakan hukum harus menyasar siapa pun yang melanggar aturan tanpa membedakan latar belakang maupun kepentingannya. Prinsip keadilan harus menjadi landasan utama,” tegasnya.

Mandey juga mengingatkan bahwa persoalan pertambangan di Minahasa Tenggara tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga menyangkut kehidupan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor tersebut.

Karena itu, ia berharap pemerintah dapat menghadirkan solusi jangka panjang melalui kebijakan yang mendorong investasi pertambangan yang legal, berkelanjutan, dan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum yang menetapkan ataupun mengonfirmasi keterlibatan Ci Dede dalam dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin sebagaimana berkembang di tengah masyarakat.

Dengan demikian, seluruh informasi yang beredar masih sebatas dugaan dan setiap pihak, termasuk Ci Dede, tetap memiliki hak atas asas praduga tak bersalah sampai adanya fakta yang terungkap melalui proses hukum yang berlaku.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hilang Karcis Parkir di Bahu Mall Manado Kena Denda, Kebijakan Pengelola Picu Perdebatan di Media Sosial

    Hilang Karcis Parkir di Bahu Mall Manado Kena Denda, Kebijakan Pengelola Picu Perdebatan di Media Sosial

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 364
    • 0Komentar

    MANADO|PRONews5.com — Kebijakan denda bagi pengunjung yang kehilangan karcis parkir di Bahu Mall Manado menjadi perbincangan hangat di media sosial. Keluhan itu mencuat setelah sebuah unggahan di grup Facebook Lambe Kawanua mempersoalkan biaya administrasi sebesar Rp25 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp50 ribu untuk mobil apabila tiket parkir hilang. Dalam unggahan tersebut, akun pengguna […]

  • Wakili Panglima TNI, Kaster TNI Tegaskan Komitmen Indonesia Bagi Perdamaian Indo-Pasifik

    Wakili Panglima TNI, Kaster TNI Tegaskan Komitmen Indonesia Bagi Perdamaian Indo-Pasifik

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 397
    • 0Komentar

    KANADA, PRONEWS5.COM – Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letnan Jenderal TNI Bambang Trisnohadi mewakili Panglima TNI menghadiri 28th Annual Indo-Pacific Chiefs of Defense (CHODs) Conference 2026 di Victoria, Kanada, 31 Agustus – 2 September 2026. Didampingi Mayjen TNI Harvin Kidingallo, Brigjen TNI Perry Sandhi Sitompul, dan Marsma TNI Yose Ridha, Kaster TNI mengikuti forum yang […]

  • Nayodo Jadi Tersangka Kasus Rp10 Miliar Santrawan Paparang Pertanyakan Status Hukum Yasti

    Nayodo Jadi Tersangka Kasus Rp10 Miliar Santrawan Paparang Pertanyakan Status Hukum Yasti

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 273
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Pakar hukum pidana sekaligus advokat asal Sulawesi Utara, Dr. Santrawan Totone Paparang, S.H., M.H., M.Kn., menilai penetapan mantan Wakil Wali Kota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, sebagai tersangka dugaan penipuan senilai sekitar Rp10 miliar perlu diuji melalui mekanisme praperadilan. Ia juga mempertanyakan belum ditetapkannya Yasti Soepredjo Mokoagow sebagai tersangka, dengan alasan adanya dugaan keterkaitan […]

  • Aceh Bangkit, Masyarakat Dukung Pemulihan Infrastruktur dan NKRI

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Oleh :  Nadia Khalifa )* Kehadiran negara di tengah masyarakat Aceh kembali menemukan relevansinya pada momentum pemulihan pascabencana yang masih berlangsung. Pemerintah menunjukkan keseriusan untuk tidak sekadar hadir secara simbolik, melainkan memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan berkelanjutan, menyentuh kebutuhan riil warga, serta menjaga stabilitas sosial dan politik di daerah. Dalam konteks ini, dukungan masyarakat Aceh […]

  • Viral Dikira Kuntilanak, Sosok Perempuan di Ratatotok Ternyata Istri yang Menunggu Suami Pulang dari Tambang

    Viral Dikira Kuntilanak, Sosok Perempuan di Ratatotok Ternyata Istri yang Menunggu Suami Pulang dari Tambang

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 881
    • 0Komentar

    MITRA, PRONEWS5.COM – Video yang memperlihatkan seorang perempuan duduk sendirian di kawasan Gunung Botak, Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, sempat menghebohkan media sosial. Banyak warganet mengira sosok tersebut merupakan penampakan kuntilanak karena terekam berada di lokasi yang sunyi. Namun, dugaan tersebut akhirnya dipastikan keliru setelah perempuan yang ada dalam video memberikan klarifikasi melalui […]

  • Pemerintah Dorong Swasembada Energi melalui Komoditas Strategis

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah terus mendorong percepatan swasembada energi nasional melalui penguatan pengelolaan komoditas strategis, termasuk minyak dan gas bumi, batu bara, serta energi baru dan terbarukan. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kemandirian energi dan memperkuat ketahanan nasional. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa swasembada energi merupakan […]

expand_less