Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » JARI Minta Publik Tak Menghakimi Ci Dede, Tegaskan Semua Dugaan Harus Dibuktikan Secara Hukum

JARI Minta Publik Tak Menghakimi Ci Dede, Tegaskan Semua Dugaan Harus Dibuktikan Secara Hukum

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MITRA, PRONEWS5.COM – Mencuatnya berbagai pemberitaan yang mengaitkan nama pelaku usaha pertambangan yang dikenal sebagai Ci Dede dengan dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di wilayah Belang dan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, mendapat tanggapan dari LSM Jurnalis Aktivis Rakyat Indonesia (JARI).

Ketua LSM JARI, Jendry Mandey, mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan ataupun menghakimi seseorang hanya berdasarkan informasi yang belum terbukti secara hukum.

Menurut Mandey, organisasi yang dipimpinnya telah melakukan penelusuran lapangan untuk mencocokkan berbagai informasi yang beredar.

Dari hasil investigasi awal tersebut, JARI menilai belum ditemukan fakta yang cukup untuk menyimpulkan bahwa Ci Dede merupakan pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas PETI sebagaimana ramai diberitakan.

“Kami tidak memiliki kepentingan membela siapa pun. Namun, sebagai lembaga yang menjunjung objektivitas, kami menilai setiap informasi harus diuji berdasarkan fakta, bukan opini.

Sampai saat ini, kami belum menemukan data yang dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan tuduhan tersebut,” ujar Mandey.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang dihimpun JARI, Ci Dede diketahui merupakan pelaku usaha di sektor pertambangan.

Namun, menurut informasi yang diterima organisasinya, yang bersangkutan disebut sudah tidak lagi menjalankan aktivitas pertambangan karena mengalami kerugian usaha.

Mandey juga mempertanyakan mengapa perhatian publik hanya tertuju kepada satu nama, sementara menurut informasi yang diperoleh JARI masih terdapat pelaku usaha lain dengan aktivitas yang lebih besar namun tidak menjadi sorotan.

“Kalau memang ada dugaan pelanggaran hukum, tentu biarkan aparat yang bekerja. Jangan sampai seseorang lebih dulu dihakimi melalui opini publik sebelum ada pembuktian yang sah,” katanya.

Selain itu, JARI mengaku menerima informasi bahwa Ci Dede diduga pernah menjadi korban pemerasan oleh oknum yang mengatasnamakan wartawan.

Meski demikian, Mandey menegaskan informasi tersebut masih bersifat awal dan harus dibuktikan melalui mekanisme hukum apabila terdapat bukti yang memadai.

Di sisi lain, JARI menyatakan mendukung penuh langkah aparat penegak hukum dalam menindak seluruh aktivitas pertambangan tanpa izin.

Namun, penindakan tersebut harus dilakukan secara adil, profesional, dan tidak tebang pilih.

“Penegakan hukum harus menyasar siapa pun yang melanggar aturan tanpa membedakan latar belakang maupun kepentingannya. Prinsip keadilan harus menjadi landasan utama,” tegasnya.

Mandey juga mengingatkan bahwa persoalan pertambangan di Minahasa Tenggara tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga menyangkut kehidupan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor tersebut.

Karena itu, ia berharap pemerintah dapat menghadirkan solusi jangka panjang melalui kebijakan yang mendorong investasi pertambangan yang legal, berkelanjutan, dan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum yang menetapkan ataupun mengonfirmasi keterlibatan Ci Dede dalam dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin sebagaimana berkembang di tengah masyarakat.

Dengan demikian, seluruh informasi yang beredar masih sebatas dugaan dan setiap pihak, termasuk Ci Dede, tetap memiliki hak atas asas praduga tak bersalah sampai adanya fakta yang terungkap melalui proses hukum yang berlaku.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Ajak Masyarakat Jadikan Ramadan Sejuk, Damai, dan Bebas Provokasi

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah bersama para pemuka agama mengimbau seluruh elemen masyarakat menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum memperkuat harmoni sosial dan menjauhkan diri dari segala bentuk provokasi. Negara, melalui kebijakan yang tegas namun inklusif, menegaskan bahwa Ramadan harus menjadi ruang spiritual yang meneduhkan, bukan arena tekanan sosial. Semangat saling menghormati dinilai sebagai fondasi utama menjaga […]

  • Dewan Pers Belum Putuskan HPN 2027 SMSI Usul Jakarta AMSI Dukung

    Dewan Pers Belum Putuskan HPN 2027 SMSI Usul Jakarta AMSI Dukung

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 109
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Dewan Pers belum menetapkan lokasi maupun organisasi yang akan menjadi penanggung jawab dan pelaksana Hari Pers Nasional (HPN) 2027. Di tengah proses pembahasan yang masih berlangsung, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) mengusulkan agar HPN 2027 digelar di Jakarta dan mendapat dukungan dari Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI). Kepastian belum adanya keputusan tersebut […]

  • Sekjen PWI Wafat, Maemossa Ucapkan: “Selamat Jalan, Sahabatku Zulmansyah Sekedang”

    Sekjen PWI Wafat, Maemossa: “Selamat Jalan Sahabatku Zulmansyah Sekedang”

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 373
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Kabar duka menyelimuti dunia pers nasional. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB di RS Budi Kemuliaan, Jakarta, akibat serangan jantung. Kepergian tokoh pers ini mengejutkan banyak kalangan, termasuk wartawan senior Sulawesi Utara, Vanny Loupatty atau yang akrab disapa Maemossa. Maemossa yang […]

  • Tiga Bulan Pasca-Pilhut, Pelantikan Hukum Tua Terpilih Desa Wineru Masih Terkatung-katung

    Tiga Bulan Pasca-Pilhut, Pelantikan Hukum Tua Terpilih Desa Wineru Masih Terkatung-katung

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 146
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM– Hampir tiga bulan setelah Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Desa Wineru, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, Jufri Mantak, S.Pd yang memperoleh suara terbanyak belum juga dilantik sebagai Hukum Tua definitif. Keterlambatan tersebut kini dikaitkan dengan persoalan kelengkapan administrasi hasil Pilhut, khususnya laporan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wineru yang disebut belum diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten […]

  • Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Desak Investigasi dan Evaluasi Misi Perdamaian

    Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Desak Investigasi dan Evaluasi Misi Perdamaian

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle DIO
    • visibility 280
    • 0Komentar

    JAKARTA — Seorang prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon, gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan setelah posisi kontingen Indonesia dihantam serangan artileri, Minggu (29/3/2026). Tiga prajurit lainnya mengalami luka-luka, satu di antaranya dalam kondisi berat. Peristiwa tersebut terjadi di Kota Adshit al-Qusyar saat korban bertugas sebagai bagian dari pasukan United Nations Interim Force […]

  • Kepala Dinas Perkebunan Pemprov Sulut Darwin Muksin Meninggal Saat Bertugas di ToF TIFF 2026

    Kepala Dinas Perkebunan Pemprov Sulut Darwin Muksin Meninggal Saat Bertugas di ToF TIFF 2026

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 416
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM – Kabar duka menyelimuti jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Utara, Darwin Muksin, S.Sos., MM, meninggal dunia pada Sabtu (8/8/2026), di tengah pelaksanaan Tournament of Flowers (ToF) 2026 yang merupakan bagian utama dari Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026. Darwin dikabarkan mengalami kondisi darurat saat menjalankan tugas di sela-sela […]

expand_less