Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » KMNU-I Dukung Sinode Germita Dorong Desa Eko Teologi di Talaud

KMNU-I Dukung Sinode Germita Dorong Desa Eko Teologi di Talaud

  • account_circle (**/VAN)
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 121
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TALAUD, PRONEWS5.COM— Komunitas Masyarakat Nusa Utara Indonesia (KMNU-I) mengapresiasi langkah Sinode Germita yang mendorong pencanangan Desa Eko Teologi di Kabupaten Kepulauan Talaud sebagai bagian dari upaya menyukseskan program Tiga Harmoni Kementerian Agama Republik Indonesia.

Dukungan tersebut disampaikan Ketua Umum DPP KMNU-I Eugenius Paransi, MH. Menurutnya, gagasan yang dipersiapkan Ketua Umum Sinode Germita DR Arnold Apolos Abbas, M.Th. memiliki arti strategis bagi pembangunan wilayah kepulauan, khususnya dalam mempertemukan nilai keagamaan, pelestarian lingkungan, kebudayaan dan kepentingan pembangunan daerah.

Program Tiga Harmoni Kementerian Agama yang mencakup Harmoni Manusia dengan Tuhan, Harmoni Manusia dengan Sesama, serta Harmoni Manusia dengan Alam atau Lingkungan dinilai relevan dengan kondisi Talaud sebagai wilayah kepulauan sekaligus kawasan perbatasan Indonesia.

“DPP KMNU-I memandang rencana Desa Eko Teologi memiliki makna strategis bagi pembangunan,” kata Eugenius Paransi kepada wartawan.

Ia menegaskan, Talaud tidak hanya memiliki posisi geografis sebagai daerah kepulauan di beranda depan NKRI.

Wilayah tersebut juga merupakan bagian penting dari identitas Nusa Utara yang memiliki kekayaan sejarah, budaya, kehidupan keagamaan serta hubungan erat masyarakat dengan laut dan alam.

Karena itu, menurut Eugenius, perlindungan terhadap lingkungan di Talaud tidak semestinya dipandang hanya sebagai persoalan daerah.

Menjaga laut, hutan, pesisir, pulau-pulau kecil dan berbagai ekosistem di Talaud merupakan bagian dari upaya mempertahankan keberlanjutan kehidupan masyarakat sekaligus menjaga martabat kawasan perbatasan.

“Dalam perspektif pembangunan, Desa Eko Teologi dapat menjadi model bahwa daerah kepulauan mampu melahirkan gagasan pembangunan yang berakar pada nilai agama dan kearifan lokal,” ujarnya.

Eugenius mengatakan, konsep eko teologi tidak berhenti pada gagasan keagamaan. Nilai tersebut perlu diterjemahkan menjadi gerakan nyata dalam kehidupan masyarakat.

Manusia, kata dia, tidak semestinya menempatkan alam hanya sebagai objek eksploitasi. Manusia merupakan bagian dari ciptaan yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan kehidupan.

Karena itu, nilai iman dapat diwujudkan melalui tindakan konkret seperti menjaga kebersihan dan kelestarian laut, melindungi kawasan hutan dan pesisir, menanam pohon, mempertahankan sumber air serta mendorong kesadaran masyarakat untuk mewariskan lingkungan yang sehat kepada generasi mendatang.

“Teologi yang hidup adalah teologi yang mampu menghadirkan kasih Tuhan dalam kehidupan manusia dan kelestarian ciptaan-Nya,” katanya.

Sementara itu, langkah Sinode Germita untuk menyukseskan program tersebut dilakukan melalui koordinasi langsung dengan pemerintah pusat.

Ketua Umum Sinode Germita DR Arnold Apolos Abbas, M.Th. menemui Menteri Agama RI KH DR Nazaruddin Umar, MA. di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara Sinode Germita dan Kementerian Agama terkait implementasi program Tiga Harmoni, khususnya pengembangan Desa Eko Teologi di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Arnold Abbas menyampaikan bahwa pencanangan Desa Eko Teologi direncanakan berlangsung pada Oktober 2026.

Program itu diarahkan menjadi bentuk nyata penerapan hubungan harmonis antara kehidupan beragama, kehidupan sosial dan kelestarian lingkungan.

“Ini diseriusi Sinode Germita sebagai implementasi tiga program harmonis antara manusia beragama dengan lingkungannya,” ujar Arnold.

Setelah melakukan komunikasi dengan Menteri Agama, Sinode Germita juga melakukan koordinasi dengan Bupati Kepulauan Talaud Welly Titah untuk mempersiapkan pelaksanaan program tersebut di daerah.

Menurut Arnold, pemerintah daerah memberikan respons positif terhadap rencana tersebut.

Koordinasi dinilai penting karena pelaksanaan Desa Eko Teologi membutuhkan keterlibatan pemerintah, gereja, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

“Respons Bupati Talaud sangat positif. Tujuannya demi meminimalisasi kerusakan lingkungan di beranda utara NKRI,” katanya.

Tidak berhenti pada pertemuan dengan Menteri Agama, Arnold Abbas kemudian melakukan koordinasi dengan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI DR Jeane M. Tulung.

Dalam pertemuan tersebut, Arnold didampingi Godfried Timpua selaku Ketua Panitia Sidang Lengkap Majelis Sinode (SLMS) Germita Tahun 2027.

Koordinasi tersebut sekaligus membahas rencana kegiatan gerejawi Germita yang diharapkan dapat memperkuat pesan moderasi beragama dan nasionalisme di wilayah perbatasan.

Godfried Timpua juga berencana mengundang Menteri Agama RI dalam agenda gerejawi tersebut sekaligus memohon kesediaan Menteri Agama menjadi narasumber mengenai moderasi beragama dan nasionalisme di kawasan perbatasan NKRI.

“Kami telah menyampaikan rincian kesiapan Sinode Germita atas program tersebut. Kita tinggal melakukan koordinasi lagi serta memantapkannya dengan Gubernur Sulut,” ujar Arnold.

Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud memberikan dukungan terhadap rencana tersebut agar Desa Eko Teologi tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang memiliki dampak nyata bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Arnold menegaskan, keseimbangan lingkungan merupakan salah satu isu sentral yang urgensinya tidak dapat ditawar lagi. Bagi daerah kepulauan seperti Talaud, keberlanjutan lingkungan bukan hanya menyangkut persoalan ekologis, tetapi juga menyangkut masa depan masyarakat, ketahanan wilayah dan keberlanjutan pembangunan.

Dengan dukungan KMNU-I dan koordinasi lintas lembaga yang sedang dibangun Sinode Germita, Desa Eko Teologi diharapkan dapat menjadi contoh bagaimana nilai iman, kearifan lokal dan agenda pembangunan dapat berjalan beriringan di kawasan perbatasan Indonesia.

  • Penulis: (**/VAN)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MEP Kawal Sejak Awal, Wihaji Resmi Terpilih Aklamasi Pimpin MKGR

    MEP Kawal Sejak Awal, Wihaji Resmi Terpilih Aklamasi Pimpin MKGR

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 194
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Wihaji resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) dalam Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) yang digelar di Jakarta. Keputusan tersebut menandai lahirnya kepemimpinan baru MKGR dengan dukungan bulat dari pengurus daerah di seluruh Indonesia. Terpilihnya Wihaji secara aklamasi merupakan hasil dari proses […]

  • Drag Race di Kotamobagu Berujung Maut, Mobil Peserta Hantam Penonton, 6 Orang Dilaporkan Tewas

    Tragedi Drag Race Kotamobagu, Jangan Hanya Pembalap: Panitia dan Pemberi Izin Perlu Diperiksa

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 624
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM – Tragedi maut dalam ajang Open Tournament Tidar Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 di Sirkuit Non-Permanen Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Minggu (9/8/2026), menyisakan pertanyaan serius mengenai aspek keselamatan dan tanggung jawab penyelenggaraan kegiatan. Sedikitnya enam orang dilaporkan meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah mobil peserta balapan […]

  • Profil Lengkap Tahlis Gallang: “Arsitek Senyap” Birokrasi Sulut yang Kini Menjadi Sekprov

    Profil Lengkap Tahlis Gallang: “Arsitek Senyap” Birokrasi Sulut yang Kini Menjadi Sekprov

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle (**/VAN)
    • visibility 576
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Sosok Tahlis Gallang kembali menjadi sorotan setelah resmi ditetapkan sebagai Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara. Penetapan ini bukan sekadar promosi jabatan, melainkan puncak dari perjalanan panjang seorang birokrat yang dikenal bekerja dalam senyap namun berdampak nyata. Ia dijadwalkan akan dilantik pada 4 Mei 2026. Lahir di Sulawesi Utara pada 8 Maret 1975, […]

  • Serang PRONews5.com Lewat Media Lain, Emas PT HWR Disita Jaksa

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 663
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com – Setelah membantah laporan investigasi PRONews5.com melalui media lain, PT Hakian Wellem Rumansi (HWR) kini menghadapi babak baru. Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) melakukan penggeledahan dan penyitaan emas di sejumlah toko emas di Manado dan Kotamobagu, terkait dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan tambang emas PT HWR di Ratatotok, Kabupaten Minahasa […]

  • Kantor Dinas Pertanian Bolmong Terbakar Diduga Korsleting Listrik

    Sudah Diwarning Bupati Kantor Dinas Pertanian Bolmong Malah Terbakar

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 278
    • 0Komentar

    BOLMONG, PRONEWS5.COM — Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terbakar pada Jumat (25/9/2026) siang. Kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting arus listrik saat sebagian besar pegawai sedang meninggalkan kantor untuk istirahat makan siang dan melaksanakan salat Jumat. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan sejumlah bagian kantor Dinas Pertanian Bolmong […]

  • Tuturuga Beach di Kecamatan Kombi Tak Lagi Memberi Rasa Aman? Wisatawan Mengaku Diancam Pria Bersenjata Tajam

    Tuturuga Beach di Kecamatan Kombi Tak Lagi Memberi Rasa Aman? Wisatawan Mengaku Diancam Pria Bersenjata Tajam

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 576
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM – Dugaan aksi pengancaman menggunakan senjata tajam terhadap pengunjung di kawasan wisata Pantai Tuturuga (Tuturuga Beach) di Desa Ranowangko II, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, memicu kekhawatiran soal aspek keamanan di lokasi wisata tersebut. Sejumlah wisatawan mengaku mengalami peristiwa mencekam saat berkemah pada malam hari hingga terpaksa menyelamatkan diri demi menghindari ancaman. […]

expand_less