Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Enam Tahun Kasus Tas Minahasa Belum Tuntas, Mabes Polri Didesak Ambil Alih

Enam Tahun Kasus Tas Minahasa Belum Tuntas, Mabes Polri Didesak Ambil Alih

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MINAHASA, PRONEWS5.COM — Pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan tas ramah lingkungan Tahun Anggaran 2020 di Kabupaten Minahasa mendadak seperti membentur Tembok Cina. Meski Polres Minahasa sudah resmi menaikkan status kasus ini ke tahap penyidikan, korps bhayangkara itu kini justru ‘tersandera’ oleh alasan klasik: Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari ratusan desa yang mendadak hilang bagai ditelan bumi.

​Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Iptu Raudo Perdana, S.Tr.K., M.H., membenarkan bahwa penyidik memang sedang membedah kasus bernilai miliaran rupiah ini.

Namun, ia tidak menampik adanya ‘kerikil tajam’ di tingkat birokrasi desa.

​“Benar, kasus dugaan korupsi pengadaan tas ramah lingkungan di Minahasa sudah masuk tahap penyidikan. Tapi kendalanya, LPJ dari 227 Hukum Tua (Kepala Desa) yang terlibat dalam pengadaan ini belum lengkap,” aku Raudo saat dikonfirmasi, Jumat (16/10/2026).

​Proyek yang berada di bawah naungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Minahasa di era Bupati Royke Octavian Roring (ROR) ini memang bukan main-main.

Menguras dana segar berkisar Rp2,2 miliar hingga Rp2,5 miliar, proyek ini menargetkan pengadaan sekitar 150.000 unit tas untuk 227 desa.

​Di sinilah letak kejanggalannya: tas yang kualitasnya di pasaran terbilang murah, diduga kuat ‘ditembak’ dengan harga Rp15.000 per unit ke pihak desa.

Bau menyengat dugaan markup alias penggelembungan harga pun tak terelakkan.

​Anehnya lagi, pengusutan yang berlarut-larut hingga enam tahun ini bikin pengumpulan bukti makin ruwet.

Apalagi, posisi Kepala Desa di ratusan wilayah tersebut sudah berkali-kali berganti.

​Dugaan ‘tangan jahat’ yang mencoba mengintervensi kasus ini makin menguat saat penyidik utamanya, Aipda Vicky Aristo Katiandagho, mendadak dilempar (dimutasi) ke Polres Kepulauan Talaud pada 2024—tepat di saat penyidikan sedang gencar-gencarnya.

​Kondisi ‘jalan di tempat’ ini memicu amarah publik. Seorang pengamat hukum Minahasa menilai, alasan LPJ tak lengkap hanyalah dalih untuk mengulur waktu dan mengaburkan jejak main mata oknum berpengaruh.

​“Kalau sejak 2020 ditangani serius, kasus ini sudah ketok palu di pengadilan. Stagnasi dengan alasan berkas LPJ ini jelas mengindikasikan adanya intervensi pemain besar,” sentil pengamat yang enggan disebutkan namanya itu.

​Melihat potensi konflik kepentingan yang terlampau kuat di tingkat daerah, desakan agar Bareskrim Mabes Polri mengambil alih (takeover) penyidikan dari Polres Minahasa kini bergulir kencang.

Ini dianggap jadi ajang pembuktian janji Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto dalam menyikat habis tindak pidana korupsi.

​Dukungan serupa dilontarkan Aktivis Sulawesi Utara dari Lembaga Investigasi Negara (LIN), Eddy Rompas. Ia menegaskan polisi tidak boleh ‘masuk angin’ hanya karena urusan kertas LPJ.

​“Semua orang sama di mata hukum! Mau dalangnya (intellectual dader) sampai yang cuma kebalur remah-remah uang APBD dan Dana Desa, wajib diseret ke hukum. Kasus ini harus dibongkar sampai ke akar-akarnya!” tegas Eddy.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Kotamobagu Tegaskan Patroli Siang Malam untuk Jamin Kamtibmas

    Kapolres Kotamobagu Tegaskan Patroli Siang Malam untuk Jamin Kamtibmas

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM — Patroli intensif yang digencarkan Polres Kotamobagu kembali menunjukkan respons cepat terhadap laporan masyarakat. Tim Ultimate Response Team (URC) turun langsung membubarkan potensi gangguan keamanan setelah menerima aduan keributan di sebuah rumah kos pada Jumat (2/10/2026) dini hari. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi preventif yang diperintahkan Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., […]

  • Galian C Tounkuramber Tiarap Usai Ramai Diberitakan, DLH Minahasa Tegaskan Tak Kantongi AMDAL

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 493
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONews5.com — Aktivitas pertambangan galian C (batuan) di Kelurahan Tounkuramber, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, mendadak berhenti beroperasi setelah ramai diberitakan. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa (DLH) memastikan lokasi tersebut belum mengantongi dokumen lingkungan berupa AMDAL maupun UKL-UPL sebagai syarat wajib operasional tambang. Kepala DLH Minahasa, Nofry Lontaan ST, menegaskan kepada PRONews5.com, Rabu (25/2/2026), […]

  • Keberadaan Ikan Padi Air Tawar (Medaka) sebagai Penanda Sejarah Geologi dan Biogeografi Pulau Sulawesi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Oleh: Ixchel Feibie Mandagi, S.Pi., M.Si., Ph.D PULAU SULAWESI dikenal sebagai salah satu wilayah paling unik di dunia. Bentuknya yang menyerupai huruf “K”, tingkat endemisme yang sangat tinggi, serta posisinya di kawasan Wallacea menjadikan pulau ini laboratorium alam bagi para ilmuwan. Namun, di balik keunikannya, satu pertanyaan fundamental terus mengemuka: bagaimana sebenarnya Pulau Sulawesi terbentuk?Jawaban […]

  • RUU Daerah Kepulauan Harus Seimbangkan Ekologi dan Kesejahteraan

    RUU Daerah Kepulauan Harus Seimbangkan Ekologi dan Kesejahteraan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 294
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Anggota Panitia Khusus (Pansus) RUU Daerah Kepulauan Julie Sutrisno Laiskodat menilai RUU Daerah Kepulauan harus mampu menjadi instrumen yang menyeimbangkan perlindungan ekologis dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kebijakan perlindungan lingkungan tidak boleh mengabaikan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sumber daya alam di wilayah kepulauan. Hal tersebut disampaikan Julie dalam Rapat Dengar Pendapat […]

  • Kontras Penanganan Ikan Sapu-Sapu: DKI Bergerak, Minahasa Masih Menunggu

    Kontras Penanganan Ikan Sapu-Sapu: DKI Bergerak, Minahasa Masih Menunggu

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 251
    • 0Komentar

    MINAHASA|PRONEWS5.COM — Penanganan ledakan ikan sapu-sapu di Danau Tondano memperlihatkan perbedaan mencolok. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama masyarakat turun langsung ke lapangan, sementara Pemerintah Kabupaten Minahasa dinilai belum menunjukkan langkah nyata selain rapat koordinasi. Fenomena ini terjadi pada April 2026, saat populasi ikan sapu-sapu di Danau Tondano meningkat tajam. Nelayan mengaku hasil tangkapan mereka terus […]

  • Geliat Investasi Hulu Migas Jaga Asa Ketahanan Energi Nasional

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk mendorong investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) melalui pembukaan wilayah kerja baru. Salah satu agenda yang disiapkan adalah rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka lelang 10 wilayah kerja (WK) migas dalam Indonesia Bid Round 2026, yang ditujukan untuk memperluas kegiatan eksplorasi […]

expand_less