Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Awas, Mafia Tanah Sasar Lahan Perkebunan Boltim, Diduga Paksa Usir Warga Lokal

Awas, Mafia Tanah Sasar Lahan Perkebunan Boltim, Diduga Paksa Usir Warga Lokal

  • account_circle (**/NOX)
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 414
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOLTIM|PRONews5.com – Ketenangan masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mulai terusik. Kabar mengenai pergerakan sekelompok oknum dari luar daerah yang mengklaim lahan-lahan produktif milik warga lokal memicu keresahan di tengah masyarakat.

Tak main-main, para oknum tersebut diduga merupakan bagian dari jaringan mafia tanah yang mengincar lahan strategis, khususnya wilayah yang memiliki potensi kandungan emas.

Modus yang digunakan dinilai cukup rapi. Mereka mendatangi lahan perkebunan milik warga dengan membawa Sertifikat Hak Milik (SHM) terbitan tahun 1980-an.

Sasaran utama mereka adalah warga yang hanya memegang Surat Keterangan Pemilikan Tanah (SKPT) dari pemerintah desa, yang dianggap lemah secara hukum oleh oknum tersebut.

Bukan rahasia lagi jika wilayah Boltim dikenal memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, klaim sepihak terhadap lahan warga marak terjadi di kawasan yang diduga memiliki kandungan emas.

“Ini bukan sekadar sengketa biasa. Ada indikasi kuat mafia tanah bermain. Mereka tahu mana lahan yang ‘basah’ dan mencoba menggusur warga asli yang sudah mengelola lahan tersebut secara turun-temurun,” ujar tokoh pemuda Modayag, Ali Topan Mamonto.

Bagi masyarakat Boltim, lahan perkebunan bukan hanya aset ekonomi, melainkan tanah warisan leluhur yang telah dirintis sejak puluhan tahun lalu. Secara de facto, lahan tersebut telah dikelola turun-temurun jauh sebelum daerah itu berkembang menjadi kabupaten.

Karena itu, kemunculan pihak luar yang tiba-tiba mengklaim kepemilikan lahan menggunakan dokumen lama dinilai janggal.

Warga mempertanyakan bagaimana mungkin tanah yang selama ini digarap dan ditempati masyarakat lokal dapat diklaim oleh orang yang tidak pernah tinggal maupun berkebun di lokasi tersebut.

Menyikapi kondisi ini, masyarakat diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan.

Warga diminta tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang datang mengaku sebagai pemilik lahan.

Berikut langkah yang disarankan kepada masyarakat:

1. Jangan menyerahkan sertifikat maupun SKPT asli kepada orang yang tidak dikenal dengan alasan pemeriksaan dokumen.

2. Segera melapor kepada Sangadi (Kepala Desa) atau aparat penegak hukum jika ada pihak yang melakukan pematokan maupun klaim sepihak.

3. Pastikan batas lahan terpasang jelas dan diketahui oleh saksi batas atau pemilik lahan di sekitarnya.

Masyarakat juga berharap pempen erintah daerah segera turun tangan sebelum persoalan di lapangan memicu konflik horizontal.

“Jangan sampai keringat warga yang mengelola tanah warisan leluhur dirampas mafia tanah yang hanya bermodalkan kertas tua yang keabsahannya masih diragukan,” tegas Topan.

  • Penulis: (**/NOX)
  • Editor: Christo Senduk

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rem Diduga Bermasalah Saat Uji Terbang Sukhoi TNI AU Keluar Landasan di Makassar

    Rem Diduga Bermasalah Saat Uji Terbang Sukhoi TNI AU Keluar Landasan di Makassar

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle [**/WIL]
    • visibility 330
    • 0Komentar

    MAKASSAR, PRONEWS5.COM — Pesawat tempur Sukhoi Su-30MK2 milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) diduga mengalami overrun hingga keluar sekitar 30 meter dari ujung Runway 13 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (24/8/2026). Insiden terjadi dalam rangkaian test flight setelah pesawat menjalani pemeliharaan tingkat berat atau overhaul. Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara […]

  • Pemerintah Perkuat Inklusi Keuangan melalui Penyediaan Rekening bagi Masyarakat

    Pemerintah Perkuat Inklusi Keuangan melalui Penyediaan Rekening bagi Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 60
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Pemerintah terus memperkuat inklusi dan literasi keuangan masyarakat melalui penyediaan rekening bagi warga negara Indonesia. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama jajarannya di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 7 September 2026. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah telah membahas kondisi […]

  • Peringati 30 Tahun Kudatuli, Megawati Kritik Keras TNI-Polri: Kembali ke Rakyat, Jangan Jadi Alat Kekuasaan!

    Peringati 30 Tahun Kudatuli, Megawati Kritik Keras TNI-Polri: Kembali ke Rakyat, Jangan Jadi Alat Kekuasaan!

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 171
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri melontarkan kritik tajam terhadap peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) saat memperingati 30 tahun Peristiwa Kudatuli. Dalam pidato politiknya di Kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026), Megawati mengingatkan agar aparat kembali menjalankan […]

  • Pangkoarmada II Pimpin 2nd Naval Staff Talks TNI AL – German Navy

    Pangkoarmada II Pimpin 2nd Naval Staff Talks TNI AL – German Navy

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BALI, PRONES5.COM – Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., bersama Assistant Chief of Staff Capability Development German Navy selaku HQ/HOD, Rear Admiral Dirk Gärtner memimpin Plenary Meeting dalam rangka 2nd Naval Staff Talks (NST) TNI AL-German Navy, bertempat di Meeting Room, The Stones Hotel, Legian, Bali, Senin (14/9). Pelaksanaan 2nd […]

  • Percepatan Skema Padat Karya dan Rehabilitasi Sawah untuk Pulihkan Ekonomi Pascabencana

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Aceh – Pemerintah mempercepat pelaksanaan skema padat karya dan rehabilitasi sawah sebagai langkah strategis untuk memulihkan penghidupan masyarakat pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Upaya ini diarahkan tidak hanya untuk memperbaiki infrastruktur dan lahan pertanian yang rusak, tetapi juga memastikan roda ekonomi lokal kembali bergerak melalui penciptaan lapangan kerja sementara bagi warga setempat. […]

  • Tiga Pendaki Tewas dalam Erupsi Dahsyat Gunung Dukono, Dua WNA Singapura Jadi Korban

    Tiga Pendaki Tewas dalam Erupsi Dahsyat Gunung Dukono, Dua WNA Singapura Jadi Korban

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 309
    • 0Komentar

    HALMAHERA UTARA, PRONews5.com — Erupsi dahsyat Gunung Dukono pada Jumat (8/5/2026) pagi sekitar pukul 07.41 WIT menewaskan tiga orang pendaki, terdiri dari dua warga negara asing (WNA) asal Singapura dan satu warga negara Indonesia (WNI) asal Ternate. Letusan gunung api aktif di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara itu menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 10 […]

expand_less