UAS Sebut Kotamobagu Aman dan Damai, Pengawalan Manguni Indonesia Tuai Apresiasi
- account_circle Red Pronews
- calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
- visibility 272
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ustaz Abdul Somad saat menyampaikan tausiyah pada Tablig Akbar di Masjid Jami Baitul Makmur Kotamobagu, Sabtu (23/5/2026). (Foto: Istimewa/Nox)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KOTAMOBAGU |PRONews5.com — Penceramah nasional Ustaz Abdul Somad menyampaikan apresiasi terhadap situasi keamanan dan kerukunan di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, saat menghadiri Tablig Akbar yang digelar Pemerintah Kota Kotamobagu di Masjid Jami Baitul Makmur, Sabtu (23/5/2026) pagi.
Di hadapan ribuan jemaah yang memadati lokasi kegiatan sejak pukul 08.00 WITA, Ustaz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS menegaskan bahwa Kotamobagu merupakan daerah yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang.
“Kota Kotamobagu ini aman,” ujar UAS dalam ceramahnya yang langsung disambut takbir dan tepuk tangan para jemaah.
Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan. Dalam tausiyahnya, UAS mengungkapkan bahwa selama menjalankan agenda dakwah di Kotamobagu, dirinya mendapat pengawalan dari berbagai unsur, mulai dari komunitas Bikers Subuhan, aparat TNI-Polri, Satpol PP, hingga organisasi masyarakat adat Manguni Indonesia.
“Ustadz Somad dikawal Bikers Subuhan, TNI, Polri, Satpol PP, biasa, di mana-mana juga begitu. Yang luar biasa, dikawal sahabat-sahabat kita dari Manguni Indonesia,” ungkapnya disambut riuh tepuk tangan jemaah dan tamu undangan.
Kehadiran ormas adat Manguni Indonesia dalam pengamanan dan pengawalan kegiatan dakwah tersebut dinilai menjadi simbol kuatnya toleransi antarumat beragama di Sulawesi Utara, khususnya di Kota Kotamobagu.
Momentum itu sekaligus memperlihatkan bahwa perbedaan identitas budaya dan keyakinan tidak menjadi penghalang dalam menjaga persaudaraan dan stabilitas daerah.
Tablig Akbar tersebut berlangsung khidmat dan aman. Sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga dari berbagai wilayah tampak hadir mengikuti jalannya kegiatan hingga selesai.
Situasi kondusif selama kegiatan berlangsung juga mempertegas citra Sulawesi Utara sebagai daerah yang dikenal menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakatnya.
[**/NOX]
- Penulis: Red Pronews



Saat ini belum ada komentar