Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Warga Lingkar Tambang Keluhkan Dugaan Pengambilan Material di Lahan yang Disepakati dengan JRBM

Warga Lingkar Tambang Keluhkan Dugaan Pengambilan Material di Lahan yang Disepakati dengan JRBM

  • account_circle (**/NOX)
  • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
  • visibility 176
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOLMONG, PRONEWS5.COM — Dugaan pengambilan material di lahan milik masyarakat yang disebut telah disepakati untuk tidak diganggu oleh aktivitas perusahaan tambang JRBM memicu keberatan warga di wilayah lingkar tambang, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Persoalan ini mencuat setelah seorang warga bernama Ndy Mamonto menyampaikan protes terbuka melalui akun Facebook miliknya, Senin (12/10/2026), sekaligus meminta perhatian Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling.

Dalam unggahannya, Ndy mempertanyakan pelaksanaan kesepakatan antara masyarakat dan pihak perusahaan, terutama terkait larangan melakukan pemuatan atau pengambilan material di area yang diklaim sebagai lahan warga.

Ia menilai, apabila aktivitas tersebut benar berlangsung di luar kesepakatan, persoalannya tidak cukup dipandang sebagai gangguan operasional perusahaan, tetapi juga menyangkut kepastian hak masyarakat atas tanah yang mereka kelola.

Ndy menyebut aktivitas pemuatan material kembali terjadi pada hari yang sama, meskipun menurut keterangannya, area tersebut sebelumnya telah disepakati agar tidak menjadi lokasi pengambilan material.

“Jangan karena perusahaan memiliki izin, kemudian hak masyarakat bisa diambil begitu saja,” demikian inti keberatan yang disampaikan Ndy dalam unggahannya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada tindakan yang berpotensi memperuncing hubungan antara masyarakat dan perusahaan.

Menurutnya, warga tidak menolak keberadaan korporasi maupun kegiatan investasi yang dijalankan sesuai ketentuan, tetapi mengharapkan agar kepentingan masyarakat lokal tetap dihormati.

Ndy menegaskan, masyarakat di sekitar wilayah pertambangan juga membutuhkan kesempatan untuk mengelola lahan yang masih tersedia demi menopang perekonomian keluarga.

Karena itu, ia meminta pemerintah memberikan perhatian terhadap akses ekonomi warga lingkar tambang, sehingga keberadaan industri pertambangan tidak hanya menghasilkan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga membuka ruang kesejahteraan bagi masyarakat setempat.

Lebih jauh, Ndy mengaitkan persoalan tersebut dengan pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengenai pentingnya memperhatikan masyarakat di sekitar wilayah pertambangan.

Ia juga menyinggung pengalaman masyarakat Papua sebagai pengingat bahwa pengelolaan sumber daya alam perlu mempertimbangkan hak masyarakat lokal atas tanah dan ruang hidupnya.

Menurut Ndy, penerbitan izin usaha oleh pemerintah tidak semestinya dimaknai sebagai pembenaran untuk mengabaikan persoalan di lapangan.

Ia meminta aparat dan instansi terkait menelusuri terlebih dahulu akar masalah sebelum mengambil tindakan terhadap warga yang menyampaikan keberatan atas aktivitas perusahaan.

Pesan tersebut sekaligus menjadi permintaan agar penyelesaian persoalan dilakukan secara proporsional, melalui pemeriksaan fakta, dialog, serta penegasan batas hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Dalam konteks hukum, izin usaha pertambangan tidak dengan sendirinya menghapus hak atas tanah yang sah.

Pelaksanaan kegiatan perusahaan tetap harus memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan, status penguasaan lahan, serta hak masyarakat yang dapat dibuktikan secara hukum.

Ndy mengingatkan bahwa ketegangan antara masyarakat dan perusahaan perlu segera diredam melalui komunikasi terbuka.

Ia berharap pemerintah daerah, instansi teknis, dan pihak perusahaan dapat memeriksa persoalan tersebut secara langsung agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Ia juga mengajak semua pihak menjaga hubungan sosial dan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal Bolaang Mongondow, yakni mototabian, mototanoban, mototompiaan, yang menekankan kasih sayang, saling menghargai, dan saling memperbaiki.

Bagi Ndy, investasi dan kesejahteraan masyarakat seharusnya tidak ditempatkan sebagai dua kepentingan yang saling bertentangan.

Keduanya dapat berjalan berdampingan apabila hak warga dihormati, kesepakatan dipatuhi, dan setiap persoalan diselesaikan melalui mekanisme yang adil.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT JRBM belum memberikan tanggapan terkait dugaan pengambilan material di lahan masyarakat yang dipersoalkan warga. PRONews5.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan guna memperoleh penjelasan dan memastikan keberimbangan informasi.

 

 

  • Penulis: (**/NOX)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemkomdigi Luncurkan DARA, Tangkal Kecanduan Gim Anak

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 338
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi meluncurkan layanan Digital Addiction Response Assistance (DARA) sebagai respons atas meningkatnya kekhawatiran orang tua terhadap kecanduan gim pada anak. Layanan ini diperkenalkan di Sarinah, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2026), sebagai ruang konsultasi yang aman dan privat bagi anak serta keluarga yang menghadapi persoalan adiksi digital. Peluncuran DARA […]

  • Peluang Investasi Baru Melalui Kolaborasi Internasional dalam Hilirisasi Semikonduktor

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Jakarta – Upaya Indonesia memperkuat hilirisasi industri semikonduktor terus menunjukkan kemajuan signifikan melalui penguatan kolaborasi internasional. Sinergi antara pemerintah, lembaga riset, perguruan tinggi, dan mitra global dinilai menjadi faktor kunci untuk mendorong Indonesia masuk lebih dalam ke rantai nilai global (Global Value Chain/GVC) industri semikonduktor dunia, sekaligus membuka peluang investasi baru bernilai besar. Chairman Indonesia […]

  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Kotamobagu Tinjau Lahan Penanaman Bawang di Passi Timur

    Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Kotamobagu Tinjau Lahan Penanaman Bawang di Passi Timur

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 203
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM – Polres Kotamobagu mulai mengimplementasikan program Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional melalui program Swasembada Bawang. Sebagai bagian dari program tersebut, Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Ir. Abdul Latif, meninjau langsung lahan yang dipersiapkan untuk penanaman bawang di Kecamatan Passi Timur, Sabtu […]

  • Diterpa Isu Operasi Mabes Polri, Tambang Ilegal di Sulut Tiarap Serentak

    Diterpa Isu Operasi Mabes Polri, Tambang Ilegal di Sulut Tiarap Serentak

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 347
    • 0Komentar

    MANADO|Pronews5.com — Aktivitas tambang ilegal di sejumlah wilayah Sulawesi Utara mendadak berhenti total, menyusul beredarnya kabar akan adanya operasi besar dari tim Mabes Polri. Para pelaku memilih “tiarap” untuk menghindari penindakan hukum. Informasi rencana operasi tersebut menyebar cepat di kalangan pekerja dan pelaku tambang ilegal, memicu penghentian aktivitas secara serentak di berbagai lokasi. Wilayah yang […]

  • Operasi Pasar Perkuat Stabilitas Harga di Bulan Suci Ramadan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah menegaskan ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Neraca pangan hingga April 2026 menunjukkan sembilan komoditas strategis dalam posisi surplus produksi, yakni beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Amran […]

  • LATAMLA Desak Dugaan Operasi PT FENI HALTIM Tanpa AMDAL Diusut

    LATAMLA Desak Dugaan Operasi PT FENI HALTIM Tanpa AMDAL Diusut

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 206
    • 0Komentar

    HALMAHERA TIMUR, PRONEWS5.COM — Lembaga Advokasi Tambang dan Laut (LATAMLA) mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan pelanggaran lingkungan yang dilakukan PT FENI HALTIM, anak perusahaan PT Antam Tbk yang mengelola industri pengolahan nikel, feronikel, dan kawasan industri terintegrasi di Desa Buli, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Desakan tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi LATAMLA tertanggal 3 […]

expand_less