Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » BAKN Minta DTSEN Tak Jadi Saringan Tunggal Penerima Bansos

BAKN Minta DTSEN Tak Jadi Saringan Tunggal Penerima Bansos

  • account_circle (**/IND)
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • visibility 471
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONEWS5.COM — Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo meminta Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tidak dijadikan satu-satunya dasar dalam menentukan penerima bantuan sosial maupun program pemerintah. Menurutnya, klasifikasi kesejahteraan dalam DTSEN perlu dikolaborasikan dengan kriteria lain agar masyarakat yang membutuhkan tidak otomatis tersisih hanya karena berada di luar desil tertentu.

Andreas menjelaskan, masukan tersebut menjadi salah satu catatan akademisi dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) BAKN DPR RI dengan sejumlah akademisi terkait kemiskinan dan DTSEN di Ruang Rapat BAKN, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2026).

“Masukan dari para akademisi adalah memberikan bahwa DTSEN ini tidak bisa dijadikan sebagai satu-satunya di dalam menentukan kriteria pemberian bantuan sosial,” ujar politisi dari fraksi PDI-Perjuangan itu.

Menurutnya, DTSEN pada dasarnya melakukan klasifikasi berdasarkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Namun, klasifikasi tersebut tidak serta-merta dapat menjadi satu-satunya ukuran untuk menentukan seseorang layak atau tidak memperoleh program bantuan.

“DTSEN itu hanya melakukan klasifikasi berdasarkan kesejahteraan masyarakat. Tetapi bukan satu-satunya kriteria untuk menentukan mereka berhak untuk mendapatkan program atau tidak,” katanya.

Andreas menilai persoalan muncul ketika kementerian dan lembaga menjadikan desil DTSEN sebagai saringan awal sekaligus penentu utama penerima program. Ia mencontohkan Program Indonesia Pintar (PIP) yang menggunakan kelompok desil tertentu sebagai salah satu kriteria penerima.

“Selama ini kalau kita lihat justru saringan pertamanya dari desil yang ada di DTSEN. Contohnya misalkan kalau tidak masuk dalam desil 1-4 tidak bisa mendapatkan program PIP. Berarti kan sudah disaring duluan, padahal itu bukan satu-satunya kriteria untuk menentukan,” tuturnya.

Karena itu, BAKN akan mendorong pembahasan lintas kementerian dan lembaga untuk mengevaluasi penggunaan DTSEN dalam berbagai program pemerintah. Pembahasan tersebut diperlukan agar kriteria substantif masing-masing program tidak semata-mata bergantung pada klasifikasi desil.

“Ini yang perlu kita dudukkan sebetulnya. Karena memang menurut BPS bukan satu-satunya, tetapi kementerian lembaga menggunakan ini sebagai salah satu saringan utama,” katanya.

Andreas menegaskan, pembahasan tersebut nantinya akan dilakukan melalui rapat cross-cutting antar-kementerian dan lembaga. Langkah ini diharapkan dapat menyelaraskan pemanfaatan DTSEN dengan karakteristik dan tujuan masing-masing program, sehingga bantuan pemerintah lebih tepat sasaran. (sumber: Parlementaria)

  • Penulis: (**/IND)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI dan Kementerian PU Perkuat Sinergi Pengelolaan Sumber Daya Air

    TNI dan Kementerian PU Perkuat Sinergi Pengelolaan Sumber Daya Air

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 220
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi bersama Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Arnold A.P. Ritiauw menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Sinergi Pelaksanaan Program Infrastruktur Pemerintah di Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air dengan Program Teritorial TNI di Selasar Denma Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (28/8/2026). Kerja […]

  • Program MBG 2025 Papua Tengah Jangkau Puluhan Ribu Penerima

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Nabire – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Papua Tengah terus menunjukkan capaian positif sepanjang 2025. Program yang dijalankan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ini terbukti berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah serta kelompok rentan seperti balita dan ibu hamil maupun menyusui. Hingga akhir tahun, puluhan ribu warga […]

  • Kapolres Kotamobagu Ajak Personel Teladani Akhlak Rasulullah

    Kapolres Kotamobagu Ajak Personel Teladani Akhlak Rasulullah

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 145
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM – Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., mengajak seluruh personel menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam menjalankan tugas kepolisian. Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al Mustaqim Polres Kotamobagu, Kamis (27/8/2026). Peringatan Maulid berlangsung khidmat dengan mengangkat tema “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah […]

  • Viral! Kado Ulang Tahun dari Wenny Lumentut untuk Preman Pinokalan Tuai Pujian Warganet

    Viral! Kado Ulang Tahun dari Wenny Lumentut untuk Preman Pinokalan Tuai Pujian Warganet

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 350
    • 0Komentar

    BITUNG, PRONEWS5.COM – Konten kreator lokal asal Kota Bitung, Indra Dunggio atau yang lebih dikenal dengan julukan “Preman Pinokalan”, kembali menjadi perbincangan warganet Sulawesi Utara. Kali ini bukan karena aksi komedinya di media sosial, melainkan momen ulang tahunnya yang mendapat kejutan berupa hadiah dari tokoh masyarakat dan pengusaha Sulawesi Utara, Wenny Lumentut. Video penyerahan hadiah […]

  • Operasi Pasar Perkuat Stabilitas Harga di Bulan Suci Ramadan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah menegaskan ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Neraca pangan hingga April 2026 menunjukkan sembilan komoditas strategis dalam posisi surplus produksi, yakni beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Amran […]

  • Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    Innovations Leading Us Towards a Sustainable Future

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle rafael
    • visibility 752
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

expand_less