Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Tampang Para Pelaku Oknum BAIS TNI Muncul di Sidang Perdana Kasus Air Keras

Tampang Para Pelaku Oknum BAIS TNI Muncul di Sidang Perdana Kasus Air Keras

  • account_circle (**/VIC)
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 347
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA|PRONEWS5.COM – Empat prajurit Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI menjalani sidang perdana dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Sidang digelar di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Keempat terdakwa yakni Serda Edi Sudarko (ES), Lettu Budhi Hariyanto Widhi (BHW), Kapten Nandala Dwi Prasetia (NDP), dan Lettu Sami Lakka (SL) hadir mengenakan pakaian dinas lapangan tanpa tanda pangkat di pundak.

Mereka juga terlihat memakai topi saat mengikuti jalannya sidang pembacaan dakwaan.

Sidang dipimpin Hakim Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto. Sebelum sidang dimulai, majelis hakim memeriksa identitas serta kondisi para terdakwa.

Selanjutnya, Oditurat Militer II-07 membacakan surat dakwaan, sementara para terdakwa berdiri dan mendengarkan.

Kepala Oditurat Militer II-07 Jakarta, Kolonel Chk Andri Wijaya, mengungkapkan bahwa motif sementara dari aksi tersebut diduga dipicu oleh dendam pribadi terhadap korban.

“Motif yang kami dalami melalui berita acara pemeriksaan, sementara ini masih terkait dendam pribadi terhadap korban,” ujarnya di ruang sidang.

Dalam dakwaan yang dibacakan Oditur Militer Letkol Chk Muhammad Iswadi, disebutkan bahwa aksi penyiraman air keras dilakukan untuk memberikan efek jera kepada Andrie Yunus.

Para terdakwa disebut merasa sakit hati atas tindakan korban yang sebelumnya mendobrak Hotel Fairmont saat berlangsung pembahasan revisi Undang-Undang TNI.

“Perbuatan tersebut dilakukan untuk memberikan pelajaran agar korban tidak kembali menjelek-jelekkan institusi TNI,” demikian isi dakwaan.

Sidang akan dilanjutkan dengan agenda pembacaan eksepsi dari pihak terdakwa sebelum memasuki tahap pembuktian.

 

  • Penulis: (**/VIC)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi Republik Korea, The Grand Order of Mugunghwa

    Presiden Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi Republik Korea, The Grand Order of Mugunghwa

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle IND
    • visibility 557
    • 0Komentar

    KOREA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima penghargaan kehormatan tertinggi dari Pemerintah Republik Korea, The Grand Order of Mugunghwa. Ini dianugerahkan langsung oleh Presiden Republik Korea Lee Jae Myung, dalam sebuah Friendship Event yang berlangsung di Garden of Sangchungjae, Istana Kepresidenan Republik Korea, pada Rabu, 1 April 2026. Penganugerahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian […]

  • Nayodo Mengaku Dijebak dan Ditipu Desak Polda Sulut Periksa Yasti dalam Kasus Rp10 Miliar

    Nayodo Mengaku Dijebak dan Ditipu Desak Polda Sulut Periksa Yasti dalam Kasus Rp10 Miliar

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 70
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Mantan Wakil Wali Kota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, mengaku dijebak dan ditipu dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan pinjaman Rp10 miliar yang menjerat dirinya sebagai tersangka. Ia mendesak penyidik Polda Sulawesi Utara (Sulut) memeriksa anggota DPR RI, Yasti Soepredjo Mokoagow, yang disebutnya memiliki keterkaitan dengan proses peminjaman tersebut. Desakan Nayodo itu mendapat dukungan […]

  • Percepatan Penyaluran BANSOS PKH dan BPNT untuk Perlindungan Sosial

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Indonesia mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada awal tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk memperkuat sistem perlindungan sosial bagi masyarakat rentan. Percepatan ini dilakukan agar bantuan dapat diterima lebih cepat dan membantu meringankan beban kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat (KPM) di tengah […]

  • Swasembada Pangan Jadi Prioritas Nasional di Tengah Ancaman Global

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Jakarta – Di tengah meningkatnya ketidakpastian dan ancaman global terhadap rantai pasok pangan dunia, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperkuat swasembada pangan sebagai prioritas nasional. Salah satu bukti konkret capaian tersebut terlihat dari pelepasan ekspor 545 ton produk unggas dan turunannya senilai Rp18,2 miliar ke tiga negara, yakni Singapura, Jepang, dan Timor Leste. Menteri Pertanian Andi […]

  • ABPEDNAS Tembus 100 Ribu Anggota, Perkuat Posisi BPD sebagai Pilar Pengawasan Desa

    ABPEDNAS Tembus 100 Ribu Anggota, Perkuat Posisi BPD sebagai Pilar Pengawasan Desa

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 223
    • 0Komentar

    JAKARTA|PRONews5.com — Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) mencatat pencapaian bersejarah dengan menembus angka 100 ribu anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Momentum tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, sebagai simbol menguatnya konsolidasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mendukung pembangunan dan tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik. Pencapaian tersebut […]

  • Kasus HWR Jemmy Asiku Dicecar 13 Pertanyaan Soal Uang Rp15 Miliar

    Kasus HWR Jemmy Asiku Dicecar 13 Pertanyaan Soal Uang Rp15 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Manado, Jemmy Asiku alias JA, kembali menjalani pemeriksaan penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) terkait penyidikan dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Hakian Wellem Rumansi (HWR), Kamis (17/9/2026). Pemeriksaan yang berlangsung di Kantor Kejati Sulut tersebut merupakan pemanggilan keempat yang dijalani Jemmy dalam perkara HWR. […]

expand_less