Dari Kuliner hingga Tempat Ibadah, Kanzo Beach Kombi Punya Daya Tarik Tersembunyi
- account_circle (**/VIC)
- calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
- visibility 629
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kanzo Beach di Kolongan I, Kecamatan Kombi, Minahasa, yang ramai dikunjungi wisatawan dengan latar air laut jernih dan fasilitas pendopo ibadah. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA – Destinasi wisata Kanzo Beach yang berlokasi di Desa Kolongan I, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, mulai menunjukkan geliat sebagai tujuan favorit wisatawan lokal maupun domestik.
Pantauan langsung wartawan media ini, Selasa (7/4/2026), meski bukan hari libur, kawasan pantai tersebut tetap dipadati pengunjung. Bahkan, sejumlah wisatawan terlihat memilih untuk menginap guna menikmati suasana pantai lebih lama.
Pantai ini mencuri perhatian karena tak hanya menyajikan panorama alam yang bersih dan air laut jernih, tetapi juga menyediakan fasilitas lengkap, termasuk pendopo untuk beribadah

Lonjakan kunjungan wisatawan ke kawasan pesisir ini menjadi indikasi kuat bahwa sektor pariwisata lokal di Minahasa kembali menggeliat.
Berada di jalur panjang pinggiran pantai Desa Kolongan, lokasi ini dinilai strategis dan mudah dijangkau, sehingga menarik minat pengunjung dari berbagai daerah.
Selain keindahan alamnya, faktor kenyamanan menjadi nilai jual utama.
Area pantai yang bersih, fasilitas kamar yang terawat, serta ketersediaan kebutuhan wisatawan secara lengkap membuat pengunjung betah berlama-lama. Bahkan, pengelola menyediakan pendopo khusus sebagai fasilitas beribadah—sebuah nilai tambah yang jarang ditemukan di destinasi wisata sejenis.
Owner Kanzo Beach, Novri Lontaan, mengungkapkan bahwa pihaknya berupaya menghadirkan konsep wisata terpadu yang ramah bagi semua kalangan.
“Pengunjung bukan hanya datang menikmati pantai, tapi juga bisa beristirahat, makan, bahkan beribadah dengan nyaman di sini,” ujarnya.

Untuk wisatawan yang ingin menginap, tersedia beberapa pilihan kamar dengan variasi harga dan fasilitas, mulai dari kamar dengan kipas angin hingga kamar ber-AC. Tarif yang ditawarkan berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp500 ribu, tergantung fasilitas seperti pendingin ruangan dan kamar mandi.
Tak hanya itu, Kanzo Beach juga menawarkan beragam menu kuliner khas dengan harga terjangkau. Pengunjung dapat menikmati hidangan seperti ikan woku, ikan bakar, rahang tuna, ayam goreng hingga tinutuan. Selain makanan berat, tersedia pula aneka minuman seperti kopi, jus buah, lemon tea hingga es cokelat.

Fenomena meningkatnya kunjungan ke Kanzo Beach juga dinilai sebagai dampak positif dari tren wisata berbasis alam terbuka pascapandemi. Wisatawan kini cenderung memilih lokasi yang tidak hanya indah, tetapi juga menyediakan fasilitas lengkap dan mendukung kebutuhan spiritual.
Dengan kombinasi panorama alam, fasilitas lengkap, serta sentuhan layanan yang memperhatikan kebutuhan pengunjung, Kanzo Beach berpotensi menjadi salah satu destinasi unggulan baru di Sulawesi Utara. Pengelola pun membuka layanan pemesanan tempat dan katering untuk mendukung berbagai kegiatan wisata maupun acara keluarga.
- Penulis: (**/VIC)



Saat ini belum ada komentar