Gunung Lokon Terbakar! Asap Putih Selimuti Kota Tomohon
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
- visibility 191
- comment 0 komentar
- print Cetak

Asap putih terlihat menyelimuti kawasan Gunung Lokon di Kota Tomohon saat kebakaran terjadi pada Selasa (13/10/2026). Foto: Pantauan PRONEWS5.COM.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOMOHON, PRONEWS5.COM — Kebakaran melanda kawasan Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Selasa (13/10/2026), sekitar pukul 09.20 WITA. Kobaran api dilaporkan terus meluas, sementara asap putih terlihat menyelimuti kawasan gunung hingga tampak dari sejumlah titik di Kota Tomohon.
Pemerintah Kota Tomohon telah mengerahkan armada pemadam kebakaran untuk menangani kejadian tersebut. Upaya pemadaman turut mendapat dukungan dari tim pemadam kebakaran Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong dan PDAM Kota Tomohon.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Tomohon, Jusak S. T. Pandeirot, S.Pd., M.M., yang akrab disapa Toar Pandeirot, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut saat dikonfirmasi PRONEWS5.COM.
Menurut Pandeirot, titik api diduga berada tidak jauh dari kawasan kawah Gunung Lokon. Namun, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui dan masih memerlukan penelusuran lebih lanjut.
“Gunung Lokon terbakar sekitar pukul 09.00 WITA tadi,” ujar Pandeirot saat memberikan keterangan kepada PRONEWS5.COM.
Berdasarkan pantauan media ini, kobaran api terlihat terus meluas di kawasan gunung. Asap putih juga membumbung dan tampak menutupi sebagian pemandangan Gunung Lokon dari udara.
Kondisi tersebut turut terlihat dari kawasan Auditorium Bukit Inspirasi di Kakaskasen, Tomohon Utara. Dari lokasi yang diperkirakan berjarak sekitar 9,3 kilometer dari Gunung Lokon, asap putih tampak menyelimuti bagian gunung.
Untuk mengantisipasi kemungkinan api menjalar ke kawasan permukiman, Satpol PP Kota Tomohon telah meminta para lurah di wilayah sekitar Gunung Lokon melakukan langkah-langkah penanganan awal secara mandiri sesuai kondisi di lapangan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi agar kebakaran tidak meluas hingga mengancam lingkungan tempat tinggal warga. Meski demikian, perkembangan situasi di sekitar lokasi kebakaran masih perlu dipantau, termasuk arah pergerakan api dan potensi dampaknya terhadap kawasan sekitar.
Pandeirot berharap proses pemadaman dapat berjalan lancar sehingga api segera dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lain.
“Kita doakan agar api cepat dipadamkan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran, luas area yang terdampak, serta kemungkinan adanya dampak terhadap warga belum diperoleh secara terkonfirmasi.
Informasi mengenai perkembangan pemadaman dan kondisi terkini di kawasan Gunung Lokon masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak terkait.
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar