Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Runtuhnya Mitos Kebal Hukum “9 Naga Sulut”: Ketika KPK Mengguncang Marina Plaza

Runtuhnya Mitos Kebal Hukum “9 Naga Sulut”: Ketika KPK Mengguncang Marina Plaza

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
  • visibility 240
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Adrianus R. Pusungunaung

DERAP LANGKAH penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dikawal ketat personel Brimob bersenjata lengkap di kawasan Ruko Marina Plaza, Manado, pada Kamis, 24 September 2026, bukan sekadar drama penegakan hukum musiman.

Penggeledahan kantor PT Marga Dwita Guna milik kontraktor gaek Tony Tanos adalah tamparan keras yang membongkar kemuakan publik atas watak oligarkis di Sulawesi Utara.

Pusaran kekuasaan modal dan politik yang selama ini merasa aman di takhta eksklusif bumi Nyiur Melambai akhirnya dihantam hingga ke akar-akarnya.

Bagi masyarakat Sulawesi Utara, nama Tony Tanos dan narasi “9 Naga Sulut” bukan sekadar mitos, melainkan simbol cengkeraman ekonomi yang memuakkan.

Julukan tersebut telanjur memfosil secara kultural untuk menggambarkan sekelompok kecil konglomerat daerah yang merasa memiliki hak istimewa untuk mendikte proyek-proyek publik.

Sejak mendirikan perusahaannya pada tahun 1993, PT Marga Dwita Guna menancapkan kuku bisniskannya di lebih dari 100 proyek strategis, mulai dari jalan raya, jembatan, pelabuhan, hingga gedung pemerintahan.

Namun, kejayaan bisnis konstruksi raksasa ini nyatanya dibangun di atas pilar kemesraan transaksional dengan elit pengambil kebijakan yang kini berujung pada jerat hukum.

Langkah KPK menembus benteng Marina Plaza merupakan buntut langsung dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjaring Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, dengan indikasi nilai pemerasan dan komitmen fee proyek mencapai Rp11,14 miliar.

Operasi ini mengonfirmasi betapa bobrok dan telanjangnya modus korupsi di daerah: jatah pemotongan anggaran hingga 10% di dinas-dinas teknis yang dibarengi dengan skema plotting atau pengondisian pemenang lelang sejak awal.

Kehadiran penyidik di kantor Tony Tanos menandaskan bahwa KPK tidak lagi sekadar menyasar pejabat penerima suap yang tamak, tetapi mulai menguliti gurita swasta sebagai penyokong utama pemburu rente.

Tindakan tegas KPK pusat ini secara langsung menghancurkan narasi absurd too big to fail yang selama ini dipelihara oleh para elit lokal.

Julukan “Naga” atau konglomerat penguasa daerah yang seolah-olah kebal hukum dan tak tersentuh kini terbukti runtuh di hadapan penyidikan hukum yang objektif.

Peristiwa ini sekaligus menelanjangi kegagalan dan ketidakberdayaan sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di daerah yang selama puluhan tahun terkesan membiarkan praktik monopoli proyek APBD dan APBN jatuh ke tangan lingkaran yang itu-itu saja.

Penggeledahan di Marina Plaza harus menjadi pintu masuk untuk membongkar tuntas sarang penyamun anggaran di Sulawesi Utara, bukan sekadar panggung gimik politik sementara.

KPK dituntut konsisten mengusut alur aliran dana haram ini hingga ke aktor intelektual tertinggi tanpa pandang bulu dan tanpa kompromi.

Pembangunan infrastruktur yang dibiayai dari keringat dan pajak rakyat tidak boleh lagi dijadikan bancakan oleh persekutuan jahat antara pejabat yang korup dan pengusaha yang rakus.

Penulis: adalah wartawan hukum & investigasi Pronews5.com

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sintia Bojoh Cetak Sejarah, Perempuan Pertama Maju Calon Ketua PWI Sulut

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 872
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Sejarah baru tercipta dalam tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara. Wartawati televisi nasional, Sintya Nidya Christin Bojoh, resmi mendaftar sebagai calon Ketua PWI Sulut periode 2026–2031, Kamis (19/3/2026), di Kantor PWI Sulut, Jalan Sudirman, Manado. Ia menjadi perempuan pertama yang maju dalam kontestasi pemilihan ketua di tingkat provinsi tersebut. Kehadiran Sintia […]

  • Dituding Isu Tak Sedap Rahman Salehe Akhirnya Buka Suara

    Dituding Isu Tak Sedap Rahman Salehe Akhirnya Buka Suara

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 121
    • 0Komentar

    BOLTIM, PRONEWS5.COM — Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dari Fraksi PDI Perjuangan, Rahman Salehe, akhirnya angkat bicara terkait sejumlah tudingan yang belakangan diarahkan kepadanya. Rahman membantah isu yang mengaitkan dirinya dengan narkoba serta tudingan mengenai ketidakhadirannya di kantor DPRD Boltim. Klarifikasi tersebut disampaikan Rahman dalam konferensi pers yang digelar di ruang Fraksi PDI […]

  • Diduga Kebal Hukum, Tambang Ilegal Tounkuramber Minahasa Kembali Beroperasi

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 376
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONews5.com — Praktik tambang galian C (batuan) di Kelurahan Tounkuramber, Kecamatan Tondano Barat, kembali beroperasi setelah sempat berhenti pasca mencuat dalam pemberitaan. Kembalinya aktivitas ini memunculkan dugaan kuat adanya pembiaran, bahkan indikasi perlindungan terhadap praktik ilegal tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas tambang telah berjalan kembali hampir dua pekan. Meski sempat berhenti pada Jumat […]

  • Koperasi Merah Putih Perluas Akses Sembako Masyarakat Desa

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Pangkalpinang – Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyebutkan tiga dari 393 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah tersebut telah mulai beroperasi dan berperan dalam mendistribusikan kebutuhan pokok masyarakat, termasuk sembako dan LPG tiga kilogram. “Saat ini sudah ada tiga KDKMP sudah menjual berbagai kebutuhan pokok warga mulai beras, gula pasir, […]

  • Habis Bambu Terbitlah Beton! Tanggul 3 Kilometer di Cilincing Bikin Nelayan Bertanya Tanya

    Habis Bambu Terbitlah Beton! Tanggul 3 Kilometer di Cilincing Bikin Nelayan Bertanya Tanya

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 551
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM— Tanggul beton sepanjang lebih dari tiga kilometer yang membentang di kawasan pesisir Cilincing, Jakarta Utara, memicu perhatian nelayan tradisional. Struktur pembatas laut yang kini berdiri kokoh di kawasan tersebut dinilai mengubah wajah pesisir sekaligus menimbulkan pertanyaan mengenai akses perahu, kondisi perairan, dan keberlangsungan aktivitas nelayan. Keberadaan tanggul tersebut ramai diperbincangkan setelah video yang […]

  • Kenaikan Suku Bunga Global Picu Strategi Baru Perkuat Fundamental Domestik

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Jakarta – Dinamika perekonomian global yang ditandai dengan kenaikan suku bunga di negara-negara utama kembali memberi tekanan pada pasar keuangan dunia, termasuk Indonesia. Guncangan yang sempat terjadi di Bursa Efek Indonesia menjadi pengingat pentingnya memperkuat fondasi ekonomi domestik agar lebih tangguh menghadapi volatilitas eksternal. Sejumlah pemangku kepentingan menilai gejolak tersebut harus dimaknai sebagai momentum introspeksi […]

expand_less