Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Kisah Pahit di Balik Pilkada 2024 Yulius Selvanus Mengaku Pernah Ditolak Masuk Gereja

Kisah Pahit di Balik Pilkada 2024 Yulius Selvanus Mengaku Pernah Ditolak Masuk Gereja

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
  • visibility 364
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANADO, PRONEWS5.COM— Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling mengungkap pengalaman pribadi yang disebutnya membekas hingga kini. Ia mengaku pernah ditolak masuk ke gereja ketika hendak beribadah pada masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Pengakuan tersebut disampaikan Yulius saat memberikan sambutan dalam pembukaan Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) ke-82 Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) di Grand Ballroom Manado Convention Center (MCC), Manado, Kamis (24/9/2026).

Di hadapan ratusan pelayan khusus dan peserta persidangan GMIM, Yulius menceritakan pengalaman tersebut sebagai refleksi atas pentingnya menjaga pelayanan gereja agar tidak terseret ke dalam kepentingan politik praktis.

Menurut Yulius, pengalaman ketika Pilkada 2024 membuat dirinya merasa diperlakukan secara tidak semestinya ketika datang untuk menjalankan ibadah.

Ia menyebut kejadian itu meninggalkan kesan mendalam dan membuatnya lebih selektif dalam menentukan tempat untuk beribadah.

Yulius mengatakan saat ini dirinya lebih sering beribadah di sejumlah gereja tertentu, di antaranya GMIM Sario, Kakas dan Bumi Beringin.

Pernyataan itu kemudian dikaitkan Yulius dengan tanggung jawab para pelayan gereja dalam memberikan pelayanan kepada jemaat.

Ia meminta agar pengalaman masa lalu menjadi bahan evaluasi sehingga gereja tetap menjadi ruang yang terbuka bagi seluruh umat tanpa membedakan pilihan politik.

Ia juga mengingatkan para pelayan khusus dan pengurus GMIM agar tidak menjadikan perbedaan pilihan politik sebagai alasan untuk membatasi pelayanan maupun doa kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Yulius dalam momentum SMSI ke-82 yang mengusung tema “Jesus at the Center”.

Persidangan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 24 hingga 26 September 2026, dengan salah satu agenda utama membahas serta merevisi Tata Gereja GMIM 2021.

Revisi tersebut diarahkan untuk menyesuaikan tata kelola pelayanan GMIM dengan perkembangan kehidupan masyarakat dan tantangan pelayanan pada masa kini, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah keberagaman.

Pembukaan persidangan dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt. Dr. Adolf Katuuk Wenas, M.Th. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Sulawesi Utara, anggota BPMS GMIM, para pendeta dan pelayan khusus serta utusan dari berbagai wilayah pelayanan GMIM.

Panitia pelaksana SMSI ke-82 dipimpin Recky Langie sebagai ketua umum dan Dolfie Angkouw sebagai sekretaris umum.

Persidangan juga diikuti ratusan utusan dan perwakilan jemaat dari berbagai wilayah pelayanan GMIM.

Di tengah penyampaian pengalaman pribadinya, Yulius menempatkan persoalan tersebut sebagai evaluasi bersama.

Ia menekankan bahwa pelayanan gereja semestinya tidak berhenti pada perbedaan pilihan politik, tetapi tetap hadir untuk mendoakan dan melayani seluruh masyarakat.

Sikap tersebut sejalan dengan keterlibatan Yulius dalam sejumlah kegiatan GMIM sepanjang 2026.

Sebelumnya, ia tercatat mengikuti berbagai kegiatan gerejawi, termasuk HAPSA Pria Kaum Bapa GMIM serta pelayanan di GMIM Eben Haezer Bumi Beringin.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sendiri menyatakan dukungan terhadap peran lembaga keagamaan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Hubungan antara Pemprov Sulut dan GMIM juga terlihat dalam sejumlah agenda keagamaan yang melibatkan pemerintah daerah dan BPMS GMIM.

Bagi Yulius, momentum SMSI ke-82 bukan sekadar membahas aturan internal organisasi gereja.

Persidangan tersebut juga menjadi ruang untuk mengevaluasi kembali bagaimana pelayanan gereja dapat tetap menjadi tempat yang terbuka, merangkul seluruh masyarakat dan tidak terpecah hanya karena perbedaan pilihan politik.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Alasan Neiby Lomban Maju Calon Hukum Tua Kayuroya: Tegaskan Panggilan Melayani, Bukan Berkuasa

    Ini Alasan Neiby Lomban Maju Calon Hukum Tua Kayuroya: Tegaskan Panggilan Melayani, Bukan Berkuasa

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 836
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM — Kontestasi Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Desa Kayuroya, Kecamatan Lembean Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, mulai menghangat dengan munculnya sejumlah bakal calon. Salah satu yang menyita perhatian publik adalah Neiby Emsye Lomban (NEL), yang resmi mendaftarkan diri pada Sabtu (18/4/2026) sore. Kehadiran Neiby di lokasi pendaftaran sekitar pukul 17.30 WITA berlangsung penuh haru. […]

  • Buaya Besar yang Resahkan Pantai Tinggian Kombi Minahasa Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 694
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONews5.com — Seekor buaya berukuran besar yang sempat meresahkan warga dan wisatawan akhirnya berhasil ditangkap nelayan di pesisir Pantai Tinggian, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa, Minggu (22/2/2026) sore. Penangkapan dilakukan setelah kemunculan reptil predator itu berulang kali terlihat di sekitar area pantai yang kerap dipadati pengunjung, terutama pada akhir pekan. Kehadirannya memicu kekhawatiran karena lokasi […]

  • Populasi Ikan Sapu-Sapu Kian Tak Terkendali di Danau Tondano, Nelayan Desak Aksi Cepat Pemkab Minahasa

    Populasi Ikan Sapu-Sapu Kian Tak Terkendali di Danau Tondano, Nelayan Desak Aksi Cepat Pemkab Minahasa

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 568
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM — Populasi ikan sapu-sapu dilaporkan meledak di Danau Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, dan kini menjadi ancaman serius bagi ekosistem perairan serta mata pencaharian nelayan. Fenomena ini terungkap dari hasil tangkapan nelayan yang hampir setiap hari mendapati ikan invasif tersebut tersangkut di jaring. Sejumlah nelayan mengungkapkan, keberadaan ikan sapu-sapu kini semakin tidak terkendali. […]

  • Prabowo Pastikan Penanganan Bencana Sumatra Berjalan Sistematis

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mempercepat penanganan pascabencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dengan pendekatan terstruktur, sistematis, dan masif guna memastikan pemulihan menyeluruh bagi masyarakat terdampak. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak boleh dilakukan secara parsial, melainkan harus menyentuh seluruh aspek […]

  • Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle rafael
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • Gasak Sound System di Tomohon, Pelaku Curanik Diringkus Polisi

    Gasak Sound System di Tomohon, Pelaku Curanik Diringkus Polisi

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 624
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM – Polres Tomohon mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curanik) yang terjadi di Kelurahan Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara. Seorang pria berinisial F.A.L (29), yang berprofesi sebagai sopir, ditangkap setelah diduga mencuri peralatan sound system milik warga. Pengungkapan kasus ini disampaikan langsung oleh Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, S.I.K. dalam konferensi pers yang digelar di […]

expand_less