500 Dosis Vaksin HPV Dibagikan di Tomohon, PKW Jakarta Dorong Perlindungan Perempuan Sejak Dini
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Senin, 13 Apr 2026
- visibility 371
- comment 0 komentar
- print Cetak

Proses penyuntikan vaksin HPV kepada salah satu peserta dalam kegiatan bakti sosial yang digelar Persatuan Perempuan Kawanua (PKW) Jakarta di Kota Tomohon, Senin (13/4/2026), disaksikan panitia dan peserta lainnya. (Foto: Ist/Nal)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOMOHON, PRONEWS5.COM — Persatuan Perempuan Kawanua (PKW) Jakarta menggelar bakti sosial (baksos) berupa pemberian vaksin Human Papillomavirus (HPV) kepada masyarakat di Kota Tomohon, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menyasar ibu-ibu, pemuda, remaja hingga anak-anak perempuan sebagai bagian dari upaya pencegahan kanker serviks sejak dini.
Sebanyak 500 dosis vaksin HPV disiapkan oleh panitia PKW Jakarta bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI selaku sponsor utama, dengan dukungan Pemerintah Kota Tomohon. Selain vaksinasi, panitia juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga.

Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G.A. Rumajar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai program vaksinasi HPV merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kanker serviks.
“Pemerintah Kota Tomohon menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Kesehatan dan Persatuan Perempuan Kawanua Jakarta yang telah melaksanakan bakti sosial vaksin HPV bagi masyarakat,” ujar Sendy.
Ia menegaskan, vaksinasi ini menjadi bentuk perlindungan jangka panjang, khususnya bagi generasi muda perempuan.
“Kita ingin memberikan perlindungan sejak dini. Ini adalah investasi kesehatan untuk menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan produktif,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PKW Jakarta, Poppy Suhandinata Tumengkol, menjelaskan bahwa kegiatan di Tomohon merupakan bagian dari rangkaian program sosial yang telah berlangsung sejak Desember 2025.
“Bakti sosial ini adalah penutup dari rangkaian kegiatan kami selama beberapa bulan terakhir. Sebelumnya kami juga telah melakukan kunjungan kasih dan bantuan ke sejumlah gereja,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan di Sulawesi Utara berlangsung selama tiga hari dengan berbagai agenda sosial yang melibatkan pengurus dan anggota PKW Jakarta.
Ketua Panitia, Greetty Tielman Iskandar, berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Puji syukur kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. Kami berharap apa yang dilakukan selama tiga hari ini bisa menjadi berkat bagi masyarakat Sulawesi Utara,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen PKW Jakarta untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam mendukung program kesehatan dan sosial di daerah.
Sebagai informasi, vaksin HPV merupakan imunisasi yang bertujuan mencegah infeksi virus penyebab utama kanker serviks, kanker anus, kutil kelamin, serta berbagai kanker genital lainnya. Vaksin ini bekerja dengan merangsang pembentukan antibodi sebelum infeksi terjadi.
Pemberian vaksin HPV paling efektif dilakukan pada usia 9 hingga 14 tahun sebelum seseorang aktif secara seksual. Namun demikian, vaksin ini tetap dianjurkan bagi perempuan hingga usia 45 tahun serta laki-laki yang belum pernah menerima vaksin.
Program vaksinasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan kanker sejak dini, sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi warga.
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar