Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Perlindungan Anak Diperkuat, Akses Medsos Dibatasi

Perlindungan Anak Diperkuat, Akses Medsos Dibatasi

  • account_circle rafael
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 359
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONews5.com – Pemerintah menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai upaya melindungi generasi muda dari berbagai risiko di ruang digital, mulai dari kecanduan gawai hingga paparan konten berbahaya.Kebijakan tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP Tunas yang mengatur tata kelola sistem elektronik dalam rangka perlindungan anak di ruang digital.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa kebijakan ini tidak bertujuan melarang anak menggunakan teknologi, melainkan memastikan mereka memiliki kesiapan mental dan psikologis sebelum mengakses media sosial.“Usia yang dinilai paling tepat untuk mulai mengakses media sosial adalah sekitar 16 tahun. Ini bukan keputusan sepihak pemerintah, tetapi hasil diskusi panjang dengan para psikolog, pemerhati tumbuh kembang anak, serta berbagai penelitian mengenai dampak media sosial terhadap perkembangan anak,” ujar Meutya dalam kegiatan Kelas Digital Sahabat Tunas: Tunggu Anak Siap di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Menurut Meutya, pemerintah menerima banyak masukan dari masyarakat terkait meningkatnya risiko penggunaan media sosial bagi anak. Risiko tersebut meliputi kecanduan digital, paparan konten negatif, perundungan siber, hingga penipuan daring yang kerap menyasar pengguna usia muda.“Pemerintah hadir agar orang tua tidak lagi bertarung sendirian menghadapi kekuatan algoritma,” katanya.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) juga memperbesar tantangan di ruang digital karena memungkinkan manipulasi konten yang semakin sulit dibedakan dari informasi asli.“Dengan perkembangan AI, konten digital akan makin sulit dibedakan antara yang asli dan yang dimanipulasi. Anak-anak tentu akan semakin kesulitan memilah mana informasi yang benar dan mana yang tidak,” jelasnya.

Melalui kebijakan bertajuk “Tunggu Anak Siap”, pemerintah menekankan bahwa akses penuh ke media sosial sebaiknya diberikan secara bertahap sesuai tingkat kesiapan anak.

Dukungan dari Kalangan PendidikanPendiri Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan, Najeela Shihab, menilai kebijakan dalam PP Tunas merupakan langkah penting untuk memperkuat perlindungan anak di era digital.

Ia menyebut regulasi tersebut lahir dari proses panjang yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari peneliti, pemerhati pendidikan, hingga komunitas perlindungan anak.“Yang diatur bukan penggunaan teknologi secara keseluruhan. Anak-anak tetap bisa menggunakan internet untuk belajar atau berkreasi. Yang dibatasi adalah platform dengan risiko tinggi seperti media sosial atau permainan daring tertentu,” ujarnya.

Menurut Najeela, berbagai penelitian menunjukkan penggunaan media sosial secara berlebihan dapat berdampak pada meningkatnya kecanduan gawai, kekerasan daring, hingga menurunnya konsentrasi belajar.

Sementara itu, salah seorang siswa SMAN 3 Jakarta, Yasser Baihaqi Balny, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan penundaan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.

Menurutnya, banyak pelajar seusianya mulai terpapar konten yang tidak sesuai ketika menggunakan media sosial.“Kadang muncul juga konten yang sebenarnya tidak pantas dilihat oleh anak di bawah 16 tahun. Karena itu menurut saya aturan ini memang perlu diterapkan,” ujarnya.

Yasser menilai kebijakan tersebut bukan untuk membatasi kebebasan anak, melainkan sebagai bentuk perlindungan agar generasi muda dapat memanfaatkan teknologi secara lebih sehat.“Kalau melihat pengalaman sendiri dan teman-teman di sekitar, aturan ini sebenarnya sangat positif,” katanya.

Dalam kegiatan Kelas Digital Sahabat Tunas tersebut, sekitar 500 pelajar tingkat SMP hingga SMA hadir untuk berdiskusi mengenai keamanan digital serta penggunaan teknologi secara sehat.

Pada kesempatan itu, Menteri Komunikasi dan Digital juga mengajak para pelajar menjadi “Duta Tunas” di sekolah maupun lingkungan keluarga guna menyebarkan pesan penggunaan teknologi yang lebih bijak. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya.

[**/IND]

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMSI Sulut Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara, Titip Harapan Besar untuk Polri

    SMSI Sulut Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara, Titip Harapan Besar untuk Polri

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 219
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyampaikan ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada Rabu, 1 Juli 2026. Momentum delapan dekade pengabdian Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diharapkan menjadi tonggak penguatan profesionalisme serta semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini mengusung tema “80 […]

  • Kelompok Tani Sehati, Monobox dan Girian Jaya Farm Panen 20 Ton Jagung Hibrida di Bitung

    Kelompok Tani Sehati, Monobox dan Girian Jaya Farm Panen 20 Ton Jagung Hibrida di Bitung

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 257
    • 0Komentar

    BITUNG, PRONews5.COM – Kelompok Tani Sehati bersama Monobox dan Girian Jaya Farm berhasil memanen sekitar 20 ton jagung hibrida unggul jenis GK 817 di Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Selasa (9/6/2026). Panen yang mengusung tema “Maju Terus Pertanian Indonesia, Tanah Adalah Ibu, Petani Adalah Penjaganya” tersebut menjadi bukti keberhasilan pengembangan bibit jagung unggul […]

  • Romo Jadi Pembeda, Meksiko Tumbangkan Korea Selatan 1-0 di Guadalajara

    Romo Jadi Pembeda, Meksiko Tumbangkan Korea Selatan 1-0 di Guadalajara

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 190
    • 0Komentar

    GUADALAJARA, PRONews5.com – Tim nasional Meksiko meraih kemenangan krusial setelah menundukkan Korea Selatan dengan skor tipis 1-0 pada laga matchday kedua Grup A Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Akron, Guadalajara, Kamis malam waktu setempat atau Jumat pagi WIB (19/6/2026). Gol tunggal Luis Romo pada awal babak kedua menjadi penentu tiga poin penting bagi tuan […]

  • Korea Selatan Beri Kejutan, Tekuk Ceko 2-1

    Korea Selatan Beri Kejutan, Tekuk Ceko 2-1

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 316
    • 0Komentar

    GUADALAJARA, PRONews5.com— Tim nasional Korea Selatan sukses memberikan kejutan pada laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Ceko dengan skor 2-1 di Estadio Guadalajara, Jumat (12/6/2026) waktu setempat. Sempat tertinggal lebih dulu, Korea Selatan bangkit dan memastikan kemenangan lewat dua gol balasan di babak kedua. Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Korea Selatan […]

  • Braien Waworuntu dan Melisa Gerungan Ajak Warga Sukseskan TIFF 2026

    Braien Waworuntu dan Melisa Gerungan Ajak Warga Sukseskan TIFF 2026

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 341
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari Daerah Pemilihan Minahasa–Kota Tomohon, Braien R.L. Waworuntu, bersama Melisa Gerungan, mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara dan para pendukung untuk bersama-sama menyukseskan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 yang akan digelar pada 7–12 Agustus 2026 di Kota Tomohon. Ajakan tersebut disampaikan Braien Waworuntu kepada PRONEWS5.COM, Senin (29/6/2026). […]

  • Operasi Pasar Perkuat Stabilitas Harga di Bulan Suci Ramadan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah menegaskan ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Neraca pangan hingga April 2026 menunjukkan sembilan komoditas strategis dalam posisi surplus produksi, yakni beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Amran […]

expand_less