Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Paraguay Permalukan Jerman, Sang Juara Dunia Angkat Koper

Paraguay Permalukan Jerman, Sang Juara Dunia Angkat Koper

  • account_circle Red Pronews
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • visibility 300
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MASSACHUSETTS, PRONEWS5.COM – Kejutan terbesar kembali tersaji di babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026. Paraguay sukses menumbangkan salah satu raksasa sepak bola Eropa, Jerman, melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Stadion Gillette, Massachusetts, Selasa (30/6/2026).

Kemenangan tersebut memastikan La Albirroja melangkah ke babak 16 besar, sementara Die Mannschaft harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat meski tampil dominan sepanjang pertandingan.

Sejak peluit awal dibunyikan, Jerman menguasai jalannya laga. Tim asuhan mereka mendominasi penguasaan bola hingga 75 persen dan terus menekan pertahanan Paraguay melalui kreativitas Florian Wirtz serta kecepatan Leroy Sané. Namun dominasi tersebut gagal dikonversi menjadi gol.

Justru Paraguay yang lebih efektif memanfaatkan peluang. Pada menit ke-42, Matías Galarza mengirim umpan terobosan yang diselesaikan dengan tenang oleh Julio Enciso.

Gol sempat diperiksa melalui Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya disahkan wasit. Paraguay pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, Jerman meningkatkan intensitas serangan. Pergantian pemain dengan memasukkan Leon Goretzka menggantikan Felix Nmecha memberi keseimbangan baru di lini tengah.

Hasilnya datang pada menit ke-54. Florian Wirtz kembali menunjukkan kualitasnya dengan mengirim umpan matang kepada Kai Havertz yang sukses menaklukkan Orlando Gill dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Setelah gol tersebut, tekanan Jerman semakin deras. Jamal Musiala yang masuk pada menit ke-62 ikut menghidupkan variasi serangan.

Total 21 tembakan dilepaskan Jerman sepanjang laga, termasuk tujuh yang mengarah ke gawang.

Namun, disiplin lini belakang Paraguay yang dikomandoi Gustavo Gómez dan Júnior Alonso mampu meredam setiap ancaman. Hingga waktu normal berakhir, skor tetap tidak berubah.

Memasuki babak perpanjangan waktu, pertandingan berlangsung semakin ketat. Kedua tim sama-sama berhati-hati namun tetap bermain agresif.

Sejumlah pelanggaran keras memaksa wasit mengeluarkan kartu kuning, termasuk kepada Kai Havertz dan Jamal Musiala.

Meski kedua tim terus mencari gol kemenangan, tidak ada peluang yang mampu mengubah keadaan sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam babak yang penuh tekanan tersebut, Paraguay tampil lebih tenang. Kai Havertz menjadi penendang pertama Jerman yang gagal menjalankan tugasnya.

Setelah itu Joshua Kimmich, Jamal Musiala, dan Nadiem Amiri berhasil mencetak gol, tetapi kegagalan Nick Woltemade dan Jonathan Tah menjadi pukulan telak bagi tim Panser.

Di kubu Paraguay, Mauricio Magalhães, Gustavo Gómez, Matías Galarza, dan akhirnya José Canale sukses menjalankan tugas sebagai algojo. Meski Antonio Sanabria dan Fabián Balbuena gagal, Paraguay tetap unggul 4-3.

Eksekusi penentu José Canale memastikan kemenangan bersejarah Paraguay sekaligus mengirim Jerman pulang lebih awal dari turnamen.

Secara statistik, hasil pertandingan ini menunjukkan ironi besar.

Jerman mencatat 75 persen penguasaan bola, 699 operan sukses dengan akurasi mencapai 92 persen, serta melepaskan 21 tembakan berbanding tujuh milik Paraguay.

Namun efektivitas menjadi pembeda. Paraguay hanya memperoleh sedikit peluang, tetapi mampu memanfaatkannya dengan maksimal, termasuk menjaga ketenangan saat babak adu penalti.

Kekalahan ini menjadi salah satu hasil paling mengejutkan di Piala Dunia FIFA 2026.

Dominasi permainan Jerman tidak cukup untuk menghindarkan mereka dari eliminasi, sementara Paraguay membuktikan bahwa organisasi pertahanan yang solid, efektivitas serangan balik, dan mental kuat mampu meruntuhkan salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia.

Dengan hasil tersebut, Paraguay resmi melangkah ke babak 16 besar dan menjaga asa menciptakan kejutan lebih besar di Piala Dunia 2026, sedangkan Jerman harus angkat koper lebih awal setelah gagal memaksimalkan dominasi mereka di atas lapangan.

[**/VAN]

  • Penulis: Red Pronews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lelang Dua Proyek Rp24,8 Miliar di BWS Sulut Diduga Sarat Rekayasa dan Intervensi

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 627
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Proses lelang dua paket proyek senilai Rp24,8 miliar di Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I diduga bermasalah dan tidak transparan. Sejumlah pihak menyebut adanya indikasi rekayasa serta intervensi dalam penentuan pemenang melalui mekanisme e-katalog mini kompetisi. Dua paket proyek tersebut masing-masing Rehabilitasi D.I Sangkub (Paket 2) dengan nilai Rp14,65 miliar dan Rehabilitasi […]

  • Konferprov 31 Maret 2026: 297 Suara Penentu, Siapa Unggul di PWI Sulut?

    Konferprov 31 Maret 2026: 297 Suara Penentu, Siapa Unggul di PWI Sulut?

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle ARP
    • visibility 394
    • 0Komentar

    MANADO,PRONews5.com — Penetapan 297 Daftar Pemilih Tetap (DPT) oleh Persatuan Wartawan Indonesia Pusat menjadi titik krusial dalam pertarungan Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Sulawesi Utara 2026. Dengan jumlah suara yang terbatas, setiap pilihan kini bernilai strategis dan berpotensi menentukan arah kepemimpinan organisasi wartawan di daerah ini. Konferprov dijadwalkan berlangsung pada 31 Maret 2026 di Manado, berdasarkan surat […]

  • 347 Karya Jurnalistik Masuk AJP Award 2025, PWI Tegaskan Penjurian Ketat dan Transparan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 460
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com — Anugerah Jurnalistik PWI (AJP) Award 2025 resmi memasuki tahap penjurian dengan antusiasme tinggi dari insan pers nasional. Sebanyak 347 karya jurnalistik dari berbagai daerah di Indonesia dinyatakan lolos verifikasi dan kini dinilai oleh dewan juri profesional lintas platform media. Ketua Panitia AJP Award 2025, Eddy Iriawan, mengatakan jumlah karya yang masuk mencerminkan […]

  • Tangisan Bayi di Ring Road Manado Bongkar Dugaan Penelantaran Anak

    Tangisan Bayi di Ring Road Manado Bongkar Dugaan Penelantaran Anak

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle (RAND)
    • visibility 225
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM— Tangisan seorang bayi perempuan dari balik semak-semak di tepi Jalan Ring Road, tepatnya di seberang Dealer Wuling, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Senin (6/7/2026) malam, menyelamatkan nyawanya dari dugaan aksi penelantaran. Bayi yang diperkirakan berusia sekitar enam bulan itu ditemukan dalam kondisi masih hidup oleh dua warga yang melintas, sebelum akhirnya dilarikan ke RSUP […]

  • Presiden Ajak Investor Asing Investasi di Danantara untuk Proyek Hilirisasi

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 361
    • 0Komentar

    JAKARTA – Prabowo Subianto mengajak investor asing, Amerika Serikat untuk terlibat aktif dalam proyek hilirisasi nasional yang dijalankan melalui sovereign wealth fund Indonesia, Danantara. Ajakan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Forum Bisnis bersama US Chamber of Commerce di Washington, D.C. Dalam forum itu, Presiden menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi bilateral melalui penandatanganan […]

  • Mahfud MD Bongkar Tiga Skenario di Balik Pengalihan Kasus Febrie Adriansyah

    Mahfud MD Bongkar Tiga Skenario di Balik Pengalihan Kasus Febrie Adriansyah

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 306
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD melontarkan kritik tajam terhadap pengalihan penyidikan dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dari Bareskrim Polri kepada Kejaksaan Agung. Menurut Mahfud, mekanisme tersebut berpotensi melemahkan proses penegakan hukum […]

expand_less