Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Lelang Dua Proyek Rp24,8 Miliar di BWS Sulut Diduga Sarat Rekayasa dan Intervensi

Lelang Dua Proyek Rp24,8 Miliar di BWS Sulut Diduga Sarat Rekayasa dan Intervensi

  • account_circle rafael
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • visibility 626
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANADO, PRONews5.com — Proses lelang dua paket proyek senilai Rp24,8 miliar di Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I diduga bermasalah dan tidak transparan. Sejumlah pihak menyebut adanya indikasi rekayasa serta intervensi dalam penentuan pemenang melalui mekanisme e-katalog mini kompetisi.

Dua paket proyek tersebut masing-masing Rehabilitasi D.I Sangkub (Paket 2) dengan nilai Rp14,65 miliar dan Rehabilitasi D.I Toraud senilai Rp10,23 miliar.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah kontraktor mengungkap adanya dugaan pengkondisian pemenang sejak awal proses lelang.

Salah satu kontraktor yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa pemenang proyek, yakni CV Bethesda, diduga telah diarahkan oleh pihak internal. Dugaan ini turut mengarah pada adanya campur tangan pejabat di lingkup BWS Sulawesi I.

“Diduga proyek sudah diarahkan ke salah satu penyedia jasa. Pemenangnya CV Bethesda,” ungkapnya.

Indikasi pelanggaran juga terlihat dari proses evaluasi yang dilakukan tim teknis bentukan Satuan Kerja PJPA BWS Sulawesi I. Proses tersebut diduga tidak sesuai dengan dokumen kompetisi yang menjadi acuan resmi dalam lelang.

Lebih serius lagi, tim teknis yang melakukan evaluasi diduga tidak memiliki sertifikat Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), yang merupakan syarat wajib sesuai regulasi pengadaan pemerintah.

Jika terbukti, hal ini berpotensi melanggar ketentuan dalam sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah, termasuk prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kompetensi pelaksana.

Aktivis anti korupsi Sulawesi Utara, Indri Montolalu, menegaskan bahwa dugaan permainan dalam proses lelang harus diusut secara serius karena berpotensi merugikan keuangan negara.

“Kalau sejak awal sudah ada permainan, maka ini berpotensi mengarah pada korupsi. Harus ditelusuri secara menyeluruh,” ujarnya.

Desakan lebih tegas juga datang dari aktivis anti korupsi Sulut, Eddy Rompas, yang meminta aparat penegak hukum (APH) segera turun tangan melakukan pemeriksaan.

Menurutnya, APH harus menelusuri seluruh tahapan lelang, termasuk legalitas tim teknis, mekanisme evaluasi, serta kemungkinan adanya intervensi dalam penentuan pemenang.

“APH harus segera memeriksa proses ini secara menyeluruh dan memastikan semua berjalan sesuai aturan pengadaan barang dan jasa. Jika ada pelanggaran, harus ditindak tegas,” tegas Rompas.

Sementara itu, Kepala BWS Sulawesi I, Sugeng Harianto, tidak berada di tempat saat dikonfirmasi.

Terpisah, Kasatker PJPA BWS Sulawesi I, Teddy Sorey, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait mekanisme evaluasi, dugaan intervensi, serta status sertifikasi tim teknis, belum memberikan tanggapan hingga berita ini ditayangkan.

Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada tim teknis Satker PJPA BWS Sulawesi I terkait dugaan tidak memiliki sertifikat PBJ dalam proses evaluasi. Namun hingga kini, belum ada jawaban resmi yang diberikan.

[**/ARP]

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Police Line Tak Bertahan Tambang Ilegal Bowone Kembali Beraktivitas Warga Minta Kapolda Turun Tangan

    Police Line Tak Bertahan Tambang Ilegal Bowone Kembali Beraktivitas Warga Minta Kapolda Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle (**/Frank)
    • visibility 107
    • 0Komentar

    SANGIHE, PRONEWS5.COM — Garis polisi atau police line ternyata belum sepenuhnya menghentikan dugaan aktivitas penambangan ilegal di wilayah Desa Bowone, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Sekitar dua bulan setelah operasi gabungan aparat penegak hukum (APH) dilakukan di kawasan tersebut, aktivitas yang diduga berkaitan dengan pertambangan kembali terpantau. Informasi tersebut diperoleh dari sejumlah warga Sangihe yang […]

  • Hilang Sejak 2021, Dua Bersaudara Ditemukan Tinggal Kerangka, Polisi Tangkap Dua Tersangka

    Hilang Sejak 2021, Dua Bersaudara Ditemukan Tinggal Kerangka, Polisi Tangkap Dua Tersangka

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 158
    • 0Komentar

    BANYUASIN, PRONEWS5.COM — Kepolisian Resor Banyuasin jajaran Polda Sumatera Selatan mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap dua bersaudara di Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Pengungkapan ini menjadi titik terang setelah keberadaan kedua korban yang dilaporkan hilang sejak 2021 akhirnya terungkap melalui penemuan kerangka manusia dan rangka sepeda motor pada Minggu, (6/9/2026). Kedua korban diketahui berinisial […]

  • Penguatan Skema Pembiayaan Subsidi Percepat Program 3 Juta Rumah

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah kembali menegaskan komitmennya mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah, yang menjadi agenda strategis utama dalam pembangunan sosial-ekonomi nasional. Sepanjang awal 2026, berbagai terobosan kebijakan dan sinergi antar pemangku kepentingan telah dilakukan untuk memperkuat skema pembiayaan subsidi dan memperluas akses hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Ini semakin mengokohkan arah kebijakan nasional […]

  • Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Rekayasa Kasus TPPO terhadap SME di Polda Metro Jaya hingga Terbit Red Notice Interpol

    Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Rekayasa Kasus TPPO terhadap Perempuan Asal Sulut di Polda Metro Jaya hingga Terbit Red Notice Interpol

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 459
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Kuasa hukum seorang perempuan asal Kota Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), berinisial SME mengungkap dugaan kejanggalan dalam proses penyidikan yang dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Mereka menilai penanganan perkara yang menjerat kliennya diduga tidak sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan Peraturan Kapolri Nomor 6 […]

  • Viral Penolakan Paralayang di Agotey, Wenny Lumentut Buka Fakta: “Ini Tanah Perkebunan, Bukan Hutan Lindung”

    Viral Penolakan Paralayang di Agotey, Wenny Lumentut Buka Fakta: “Ini Tanah Perkebunan, Bukan Hutan Lindung”

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 1.220
    • 0Komentar

    MANDOLANG, PRONEWS5.COM — Polemik rencana pembangunan objek wisata paralayang di Desa Agotey, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, yang viral di media sosial akhirnya mendapat klarifikasi langsung dari pengusaha sekaligus pemilik lahan, Wenny Lumentut (WL), Rabu (22/4/2026). WL menegaskan, lahan yang dipersoalkan warga bukan kawasan hutan lindung, melainkan tanah perkebunan milik pribadi yang sah secara hukum dan […]

  • Levita Supit Buka Jalan Investor, HIPPINDO Dukung Penuh TIFF 2026

    Levita Supit Buka Jalan Investor, HIPPINDO Dukung Penuh TIFF 2026

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 175
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM – Upaya Ketua Umum Panitia Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026, Levita G. Supit, SH., MH, membangun sinergi dengan dunia usaha nasional mulai menunjukkan hasil nyata. Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan TIFF 2026, sekaligus membuka peluang masuknya investor ke Kota Tomohon. Dukungan tersebut mengemuka dalam […]

expand_less