Kapolres Boltim Pastikan Tabligh Akbar UAS Dikawal Ketat
- account_circle Red Pronews
- calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
- visibility 280
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BOLTIM, PRONews5.com — Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) memastikan pengamanan maksimal dalam pelaksanaan Tabligh Akbar bersama pendakwah nasional Ustadz Abdul Somad yang dijadwalkan berlangsung di Lapangan Gogaluman, Desa Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Minggu 24 Mei 2026.
Kegiatan keagamaan yang digelar Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur itu diperkirakan akan dipadati ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Sulawesi Utara hingga luar daerah.
Aparat kepolisian pun mulai memetakan pola pengamanan guna mengantisipasi lonjakan massa, kemacetan, hingga potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Kapolres Boltim, Golfried Hasiholan Pakpahan, menegaskan seluruh personel telah disiagakan untuk mengawal jalannya kegiatan agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
“Pengamanan telah disiapkan, melibatkan personel gabungan dari Polres Boltim dan Polda Sulut,” ujar Kapolres, Rabu (20/5/2026).
Meski belum membeberkan jumlah personel yang diterjunkan, mantan anggota Densus 88 Anti Teror Mabes Polri itu memastikan pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, pengamanan lokasi acara, hingga pengawasan titik-titik keramaian yang diprediksi menjadi pusat konsentrasi jamaah.
Langkah pengamanan tersebut dinilai penting mengingat kehadiran UAS dikenal selalu menyedot antusiasme masyarakat dalam jumlah besar.
Aparat kepolisian pun memilih pendekatan humanis dengan mengedepankan pelayanan dan pengawalan kegiatan keagamaan agar masyarakat dapat mengikuti tabligh akbar dengan rasa aman dan nyaman.
“Pihak Kepolisian hanya membantu agar kegiatan Tabligh Akbar tidak terganggu,” katanya.
Di tengah meningkatnya mobilisasi massa menjelang kegiatan, Polres Boltim juga mengajak masyarakat menjaga stabilitas keamanan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan.
Kapolres menekankan bahwa Sulawesi Utara selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama dan hidup dalam semangat kebersamaan.
“Sulawesi Utara berdiri kokoh dalam damai, dipersatukan oleh budaya, dihiasi toleransi, dan dijaga oleh semangat slogan ‘Torang Samua Basudara’,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa terciptanya situasi kamtibmas yang aman bukan semata tanggung jawab aparat keamanan, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga pemerintah daerah.
Menurutnya, pendekatan persuasif dan sinergitas lintas elemen menjadi kunci menjaga stabilitas daerah, khususnya saat menghadapi kegiatan berskala besar yang menghadirkan ribuan massa.
“Keamanan dan kerukunan masyarakat adalah tanggung jawab bersama.
Melalui pendekatan humanis dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, Polri akan terus hadir di garda terdepan untuk memastikan situasi Kamtibmas di Sulawesi Utara, khususnya Bolaang Mongondow Timur, tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Menutup imbauannya, Kapolres meminta masyarakat tetap menjaga persaudaraan dan tidak memberi ruang bagi pihak-pihak yang mencoba menciptakan perpecahan maupun mengganggu stabilitas keamanan daerah.
“Dengan semangat Torang Samua Basudara, mari kita bersama-sama menjaga Bolaang Mongondow Timur dan Sulawesi Utara tetap menjadi tanah yang damai, aman, dan penuh senyuman,” pungkasnya.
[**/ARP]
- Penulis: Red Pronews



Saat ini belum ada komentar