Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Satgas Cartenz Ungkap Serangkaian Kasus Kekerasan, 28 Orang Diamankan

Satgas Cartenz Ungkap Serangkaian Kasus Kekerasan, 28 Orang Diamankan

  • account_circle rafael
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 335
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAYAPURA, PRONews5.com — Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan 28 orang dalam rangkaian operasi penegakan hukum di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, selama periode 10 hingga 21 Februari 2026. Dari jumlah tersebut, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga terlibat dalam sejumlah tindak pidana yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa penindakan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil patroli, pemetaan wilayah, dan identifikasi di lapangan.“Sejak 10 sampai 21 Februari 2026, kami telah mengamankan total 28 orang. Dari jumlah tersebut, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka melalui proses penyelidikan dan investigasi,” ujar Yusuf di Jayapura, Jumat (21/2/2026).

Ia merinci, dua orang diamankan pada 10 Februari pukul 07.30 WIT, dua orang pada 15 Februari pukul 22.20 WIT, dan dua orang lainnya pada 16 Februari pukul 07.30 WIT.

Selanjutnya, pada 20 Februari, aparat mengamankan delapan orang pada pukul 07.30 WIT, dua orang pada pukul 11.00 WIT, dan satu orang pada pukul 13.25 WIT. Pada 21 Februari pukul 07.00 WIT, sebanyak 11 orang kembali diamankan.

Sembilan tersangka tersebut diduga terlibat dalam berbagai kasus, antara lain pembakaran ruko Blok B pada 14 Februari 2026, pembakaran SMP Metanoya pada 7 Januari 2026, serta sejumlah aksi kekerasan, penembakan, pembunuhan, dan perusakan yang terjadi sepanjang 2022 hingga 2026.

Salah satu tersangka, Homi Heluka alias Serius Kobak, diduga terlibat dalam beberapa kasus besar, di antaranya penembakan anggota Brimob pada 2022, pembakaran mobil Satbinmas pada 2025, pembunuhan pendulang emas pada April 2025, penembakan anggota TNI pada Juni 2025, hingga penembakan sopir pada Februari 2026.

Selain itu, tersangka lainnya diduga terlibat dalam pembakaran kendaraan milik kepala desa, percobaan pembunuhan, penikaman terhadap warga yang sempat viral di media sosial, serta kasus pembunuhan pada 2025.“Untuk yang lainnya masih kami dalami keterlibatannya, apakah terkait dengan kejadian yang telah diungkap atau tindak pidana lain,” kata Yusuf.

Dalam operasi tersebut, aparat melakukan penggerebekan di enam lokasi dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa parang, tombak, panah, bendera berlambang tertentu, serta telepon genggam. Hingga saat ini, senjata api belum ditemukan.Seluruh terduga pelaku kini diamankan di Polres Yahukimo dengan pengamanan ketat oleh personel Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo, serta dukungan Sat Brimob Polda Papua.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, mengatakan meningkatnya aktivitas kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah tersebut tidak terlepas dari kaburnya salah satu pimpinan kelompok dari Lapas Wamena pada Februari 2025. “Pasca pelarian tersebut, kelompok kembali berkoordinasi dan merencanakan berbagai aksi kekerasan yang menyebabkan korban jiwa serta kerusakan fasilitas,” ujarnya.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan bahwa sembilan tersangka yang telah ditetapkan merupakan bagian dari jaringan KKB. Untuk mencegah gangguan keamanan, pihaknya menambah kekuatan personel, melakukan pemetaan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli secara berkelanjutan.

Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan akan terus meningkatkan langkah penegakan hukum secara terukur guna menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Yahukimo dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.

[**/IND]

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertahun-tahun Rusak, Jalan Tomohon–Tanawangko Jadi Bukti Buruknya Pengelolaan Infrastruktur

    Bertahun-tahun Rusak, Jalan Tomohon–Tanawangko Jadi Bukti Buruknya Pengelolaan Infrastruktur

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 512
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM — Kerusakan parah ruas jalan Tomohon–Tanawangko di kawasan Permesta Kolongan, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, yang berlangsung bertahun-tahun tanpa perbaikan menyeluruh, memunculkan sorotan serius terhadap pengelolaan infrastruktur di Provinsi Sulawesi Utara. Pantauan di lapangan, Senin (13/4/2026), menunjukkan kondisi badan jalan di segmen Kolongan–Kamasi dipenuhi lubang besar dengan kedalaman dan diameter bervariasi. Saat hujan […]

  • Aktivis BEM UI Hafidz Hernanda diduga dikeroyok

    Aktivis BEM UI Hafidz Hernanda diduga dikeroyok

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 55
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Tindak kekerasan fisik disertai ancaman pembunuhan mengguncang lingkungan akademisi. Koordinator Bidang Sosial dan Politik BEM Universitas Indonesia Hafidz Hernanda menjadi sasaran penganiayaan berat serta perampasan barang berharga oleh komplotan orang tidak dikenal di kawasan Tebet Jakarta Selatan pada Minggu malam (4/10/2026). Peristiwa yang sarat kejanggalan ini telah resmi bergulir ke meja kepolisian […]

  • Polri-PDRM Perkuat Kerja Sama Cegah Penyelundupan Narkotika Lintas Negara

    Polri-PDRM Perkuat Kerja Sama Cegah Penyelundupan Narkotika Lintas Negara

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 324
    • 0Komentar

    MALAYSIA, PRONEWS5.COM – Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri memperkuat kerja sama dengan Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik (JSJN) Polis Diraja Malaysia (PDRM) dalam upaya mencegah dan memberantas penyelundupan narkotika lintas negara. Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan bilateral yang digelar di Pahang, Malaysia, pada 2 hingga 4 September 2026. Pertemuan bilateral tersebut membahas sejumlah […]

  • Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Minut Reza dan Ipang Disebut Terkait Penampungan di Arimatea

    Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Minut Reza dan Ipang Disebut Terkait Penampungan di Arimatea

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 105
    • 0Komentar

    MINUT, PRONEWS5.COM — Solar subsidi diduga tak berhenti di SPBU. Informasi yang diterima redaksi mengarah pada dugaan adanya pola pembelian berulang menggunakan kendaraan yang disebut telah dimodifikasi, sebelum BBM tersebut diduga dibawa ke sebuah lokasi di wilayah Arimatea. Kepada wartawan media ini, sumber terpercaya mengatakan ada dua nama berinisial RZ alias Reza dan IP alias […]

  • Hanya di Minahasa! Prof. Jimly Sebut Kepala Desa Tak Feodal

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 608
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Pakar hukum tata negara terkemuka Indonesia, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H, menilai sistem kepemimpinan desa di wilayah Minahasa memiliki kekhasan yang tidak ditemukan di daerah lain di Indonesia. Ia menyebut, hanya di Minahasa kepala desa tidak memiliki akar feodalisme karena konsep kepemimpinannya menempatkan hukum sebagai otoritas tertinggi. Pernyataan tersebut disampaikan Jimly […]

  • INAKOR Apresiasi Presiden Prabowo Tak Pandang Bulu, Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Skandal MBG

    INAKOR Apresiasi Presiden Prabowo Tak Pandang Bulu, Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Skandal MBG

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 253
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Ketua LSM Independen Nasional Anti Korupsi (INAKOR) Sulawesi Utara, Rolly Wenas, mengapresiasi sikap Presiden Prabowo Subianto yang dinilai tidak pandang bulu dalam mendukung penegakan hukum terhadap kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Wenas, pencopotan sejumlah petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) yang kemudian berlanjut pada proses hukum oleh Kejaksaan Agung […]

expand_less