Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » WNA China Diduga Beraktivitas di Tambang Emas Ilegal Tanoyan, Imigrasi Jangan Tutup Mata

WNA China Diduga Beraktivitas di Tambang Emas Ilegal Tanoyan, Imigrasi Jangan Tutup Mata

  • account_circle (**/NOX)
  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • visibility 257
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOLMONG, PRONEWS5.COM – Keberadaan sejumlah Warga Negara Asing (WNA) asal China di Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), menjadi perhatian dan sorotan masyarakat setempat.

Warga mendesak Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu segera melakukan pendataan, pemeriksaan, dan pengawasan terhadap keberadaan para WNA tersebut.

Desakan itu muncul setelah beredar dugaan bahwa sejumlah WNA asal China terlibat dalam aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kinali, Desa Tanoyan Selatan.

Menurut keterangan warga, para WNA tersebut diduga tidak hanya berada di lokasi tambang, tetapi juga terlibat dalam pembangunan fasilitas pengolahan material emas berupa tong pengolahan yang berada di kawasan pertambangan.

“Kami melihat sendiri para WNA itu berada di lokasi tambang Kinali dan sedang membangun tong pengolahan material emas.

Karena itu kami berharap Imigrasi segera turun melakukan pemeriksaan terhadap status keberadaan maupun aktivitas mereka,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Warga menilai keberadaan WNA di wilayah mereka harus mendapat perhatian serius dari instansi terkait, mengingat Desa Tanoyan dikenal sebagai salah satu kawasan yang memiliki potensi sumber daya mineral emas.

Selain mempertanyakan legalitas aktivitas para WNA tersebut, warga juga mengaku heran karena keberadaan mereka disebut tidak diketahui oleh pemerintah desa.

“Setahu kami mereka tidak pernah melapor kepada pemerintah desa.

Padahal informasi yang beredar, ada oknum warga yang diduga membawa mereka masuk ke wilayah Tanoyan,” ungkap warga lainnya.

Sementara itu, Sangadi Desa Tanoyan Selatan membenarkan bahwa hingga saat ini pemerintah desa belum pernah menerima laporan resmi terkait keberadaan maupun aktivitas WNA asal China tersebut.

“Saya memang sudah mendengar informasi ada WNA China yang bekerja di wilayah tambang Kinali.

Namun sampai hari ini mereka tidak pernah melapor kepada saya selaku pemerintah desa mengenai maksud dan tujuan keberadaan mereka di sini,” katanya.

Atas kondisi tersebut, masyarakat meminta Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan pemeriksaan lapangan untuk memastikan legalitas dokumen keimigrasian maupun aktivitas para WNA tersebut.

“Kalau memang keberadaan mereka tidak sesuai dengan ketentuan atau izin tinggalnya bermasalah, tentu harus ditindak sesuai aturan yang berlaku.

Jangan sampai ada kesan pembiaran terhadap aktivitas WNA di kawasan tambang,” tegas warga.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kotamobagu masih terus dilakukan.

  • Penulis: (**/NOX)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trans Sulawesi Lumpuh Total di Hari Minggu, Proyek BPJN Sulut Picu Kemacetan 5 Kilometer dan Seret Ambulans ke Tengah Antrean

    Trans Sulawesi Lumpuh Total di Hari Minggu, Proyek BPJN Sulut Picu Kemacetan 5 Kilometer dan Seret Ambulans ke Tengah Antrean

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 341
    • 0Komentar

    BOLMONG, PRONews5.com – Ruas Jalan Trans Sulawesi Kaiya-Kotamobagu lumpuh total pada Minggu (14/6/2026) akibat pekerjaan Jembatan Muntoi di Desa Muntoi, Kecamatan Passi Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow. Tidak adanya jalur alternatif maupun sistem buka-tutup lalu lintas membuat ratusan kendaraan terjebak dalam antrean panjang yang mencapai sekitar lima kilometer dari dua arah. Kemacetan terjadi saat pekerjaan jembatan […]

  • PRABOWO SUBIANTO DAN MINAHASA–SULAWESI UTARA

    Prabowo Subianto dan Minahasa–Sulawesi Utara

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Oleh: Markus Wauran Presiden Prabowo Subianto (selanjutnya ditulis Prabowo) adalah keturunan Jawa–Minahasa. Ayah Prabowo bernama Sumitro Djojohadikusumo, asal Kebumen, Jawa Tengah, dan ibunya bernama Dora Marie Sigar, asal Langowan, Minahasa, Sulawesi Utara. Saat Prabowo menjadi calon Presiden R.I. periode 2024–2029, muncul rasa kebanggaan dari rakyat Minahasa–Sulawesi Utara, karena dalam sejarah Republik Indonesia sesudah merdeka, baru […]

  • Viral! Kado Ulang Tahun dari Wenny Lumentut untuk Preman Pinokalan Tuai Pujian Warganet

    Viral! Kado Ulang Tahun dari Wenny Lumentut untuk Preman Pinokalan Tuai Pujian Warganet

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 352
    • 0Komentar

    BITUNG, PRONEWS5.COM – Konten kreator lokal asal Kota Bitung, Indra Dunggio atau yang lebih dikenal dengan julukan “Preman Pinokalan”, kembali menjadi perbincangan warganet Sulawesi Utara. Kali ini bukan karena aksi komedinya di media sosial, melainkan momen ulang tahunnya yang mendapat kejutan berupa hadiah dari tokoh masyarakat dan pengusaha Sulawesi Utara, Wenny Lumentut. Video penyerahan hadiah […]

  • Komisi IX DPR RI Desak Transparansi Pengelolaan Plasma dan Darah Donor

    Komisi IX DPR RI Desak Transparansi Pengelolaan Plasma dan Darah Donor

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 133
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Komisi IX DPR RI akan segera menjadwalkan Rapat Kerja (Raker) khusus dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menindaklanjuti dugaan komersialisasi dan penyalahgunaan pengelolaan plasma darah mandiri. Raker tersebut akan meminta penjelasan komprehensif Menteri Kesehatan terkait tata kelola plasma darah, efektivitas aturan turunan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, hingga skema kerja sama […]

  • Bersama Pengurus Provinsi, Ketua PWI Kotamobagu Silaturahmi Dengan Kapolres AKBP Irwanto

    Bersama Pengurus Provinsi, Ketua PWI Kotamobagu Silaturahmi Dengan Kapolres AKBP Irwanto

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 260
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM – Ketua terpilih Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Kotamobagu, Konni Balamba, bersama jajaran Pengurus PWI Provinsi Sulawesi Utara melakukan silaturahmi dengan Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, S.I.K., M.H., di Mapolres Kotamobagu, Senin (29/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai agenda strategis untuk memperkuat sinergitas antara PWI dan Polres Kotamobagu melalui kemitraan yang profesional, […]

  • Johannes Juman Budiman Buka Rahasia 44 Tahun Jadi Advokat: Sejak 1982 Saya Bela Klien Tanpa Honor

    Johannes Juman Budiman Buka Rahasia 44 Tahun Jadi Advokat: Sejak 1982 Saya Bela Klien Tanpa Honor

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 281
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Pengacara senior asal Sulawesi Utara, Johannes Juman Budiman, S.H., menegaskan bahwa pengabdian memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma bukanlah hal baru baginya. Jauh sebelum isu bantuan hukum gratis ramai digaungkan berbagai organisasi kemasyarakatan maupun lembaga swadaya masyarakat, dirinya telah menjalankan pembelaan hukum tanpa honor sejak tahun 1982 sebagai bagian dari gerakan moral profesi […]

expand_less