Kobis Kembali Ingatkan Oknum APH soal Dugaan Mafia Proyek Imbau Pejabat Tak Gentar
- account_circle [ARP]
- calendar_month Senin, 30 Mar 2026
- visibility 636
- comment 0 komentar
- print Cetak

Danny Tular (Kobis) saat menyampaikan pernyataan terkait dugaan keterlibatan oknum APH dalam praktik mafia proyek di Kota Tomohon. (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOMOHON — Tokoh masyarakat Kota Tomohon, Danny Tular yang dikenal dengan sapaan Kobis, mengimbau para pejabat pemerintah daerah agar tidak takut terhadap tekanan oknum aparat penegak hukum (APH) yang diduga terlibat dalam praktik mafia proyek.
Ia menegaskan siap membawa kasus ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah bukti dinyatakan lengkap.
Pernyataan tersebut disampaikan Kobis pada Senin (30/3/2026) di Tomohon.
Ia meminta seluruh pejabat tetap bekerja sesuai aturan dan tidak memberi ruang bagi pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan proyek pemerintah untuk kepentingan pribadi.
“Jangan takut. Kalau bekerja sesuai aturan, tidak ada yang perlu ditakuti. Kalau takut, patut diduga ada pelanggaran,” tegasnya.
Kobis mengaku telah mengantongi sejumlah bukti awal serta menerima berbagai laporan terkait dugaan keterlibatan oknum APH dalam pengaturan proyek.
Modus yang diungkap antara lain dengan menyiapkan perusahaan dan kontraktor tertentu untuk memenangkan proyek, sementara kendali tetap berada di tangan oknum.
“Seolah proyek itu milik kontraktor, padahal dikendalikan oleh oknum. Bahkan feenya diduga sudah diambil lebih dulu,” ungkapnya.
Meski demikian, Kobis belum membuka identitas oknum APH maupun institusi asalnya.
Ia menyatakan masih melakukan pendalaman guna memastikan seluruh data dan bukti memiliki kekuatan hukum sebelum dilaporkan.
“Saya masih lengkapi data dan informasi. Kalau sudah lengkap, pasti saya bawa ke KPK,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai tudingan tersebut.
- Penulis: [ARP]



Saat ini belum ada komentar