Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Habis Bambu Terbitlah Beton! Tanggul 3 Kilometer di Cilincing Bikin Nelayan Bertanya Tanya

Habis Bambu Terbitlah Beton! Tanggul 3 Kilometer di Cilincing Bikin Nelayan Bertanya Tanya

  • account_circle (**/VIC)
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 551
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONEWS5.COM— Tanggul beton sepanjang lebih dari tiga kilometer yang membentang di kawasan pesisir Cilincing, Jakarta Utara, memicu perhatian nelayan tradisional. Struktur pembatas laut yang kini berdiri kokoh di kawasan tersebut dinilai mengubah wajah pesisir sekaligus menimbulkan pertanyaan mengenai akses perahu, kondisi perairan, dan keberlangsungan aktivitas nelayan.

Keberadaan tanggul tersebut ramai diperbincangkan setelah video yang diunggah akun media sosial KaptenCak beredar luas. Dalam rekaman itu, seorang nelayan terlihat melintas di sisi dinding beton yang memanjang ke arah laut. Unggahan tersebut dibubuhi narasi, “Habis Bambu Terbitlah Beton!”, yang kemudian mengundang beragam reaksi warganet.

Bagi nelayan yang setiap hari menggantungkan penghasilan dari laut, perubahan konstruksi di kawasan pesisir bukan sekadar persoalan bentuk bangunan.

Mereka mempertanyakan bagaimana struktur beton tersebut akan memengaruhi jalur perahu kecil, arus air hingga wilayah yang selama ini digunakan untuk mencari ikan.

“Dulu pakai bambu, sekarang tiba-tiba jadi beton sepanjang ini. Kami heran dan bingung, dampak ke jalur perahu dan tangkapan ikan nantinya bakal seperti apa,” ujar seorang nelayan setempat.

Pembangunan struktur pengaman pantai pada dasarnya dapat menjadi bagian dari upaya menghadapi abrasi dan banjir rob yang selama ini menjadi persoalan kawasan pesisir Jakarta Utara.

Namun, keberadaan struktur beton yang membentang panjang juga perlu dilihat dari sisi masyarakat yang beraktivitas langsung di perairan.

Bagi nelayan tradisional dengan perahu berukuran kecil, perubahan garis pantai maupun akses menuju laut dapat berpengaruh terhadap pola aktivitas mereka.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah akses perahu.

Jika terdapat bagian tanggul yang membatasi jalur keluar-masuk perahu, nelayan berpotensi harus menempuh rute berbeda dibandingkan sebelumnya.

Selain akses, perubahan karakter perairan juga menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Struktur pantai berukuran besar dapat memengaruhi pola gelombang dan arus di sekitar lokasi. Dampaknya terhadap aktivitas nelayan tentu membutuhkan kajian teknis, bukan sekadar asumsi.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah kondisi ekosistem. Perubahan kawasan pesisir dan aktivitas konstruksi berpotensi memengaruhi habitat biota laut serta wilayah yang selama ini dimanfaatkan nelayan untuk mencari ikan.

Di tengah ramainya pembicaraan mengenai tanggul tersebut, informasi mengenai tujuan pembangunan, pelaksana proyek, dasar perencanaan, spesifikasi konstruksi, serta kajian dampaknya terhadap aktivitas nelayan menjadi penting untuk diketahui masyarakat.

Pemerintah dan pihak terkait diharapkan memberikan penjelasan secara terbuka mengenai fungsi tanggul, batas pembangunan, akses nelayan, serta langkah mitigasi apabila keberadaan struktur tersebut berdampak terhadap aktivitas masyarakat pesisir.

Nelayan tidak serta-merta menolak pembangunan infrastruktur perlindungan pantai.

Yang mereka butuhkan adalah kepastian bahwa fungsi perlindungan terhadap abrasi dan banjir rob dapat berjalan beriringan dengan kepentingan masyarakat yang menggantungkan hidup dari laut.

Karena itu, dialog langsung dengan nelayan serta kajian mengenai dampak terhadap arus, akses perahu dan ekosistem pesisir menjadi penting sebelum muncul persoalan baru di kemudian hari.

  • Penulis: (**/VIC)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Siapkan Gerakan Indonesia ASRI untuk Atasi Persoalan Sampah

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Jakarta — Presiden Republik Indonesia menegaskan komitmen kuat pemerintah terhadap pelestarian lingkungan melalui rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI, singkatan dari aman, sehat, resik, dan indah. Penegasan tersebut disampaikan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Dalam forum tersebut, Presiden menekankan bahwa persoalan sampah nasional harus ditangani […]

  • Judi Daring Ancaman Serius bagi Keluarga dan Stabilitas Sosial

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Jakarta – Fenomena judi daring dinilai kian menjadi ancaman serius, tidak hanya bagi individu, tetapi juga terhadap ketahanan keluarga dan stabilitas sosial di Indonesia. Praktik perjudian berbasis digital tersebut terus mendapat perhatian pemerintah karena dampaknya yang meluas pada aspek sosial, ekonomi, dan psikologis masyarakat. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan bahwa judi online […]

  • Tambang Ilegal di Sangihe Disorot, Diduga Libatkan WNA, ESDM Janji Turun Tangan

    Tambang Ilegal di Sangihe Disorot, Diduga Libatkan WNA, ESDM Janji Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle (**/Frank)
    • visibility 270
    • 0Komentar

    SANGIHE, PRONews5.com — Dugaan aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, kembali mencuat. Tambang tersebut diduga melibatkan warga negara asing (WNA) asal China, memicu desakan keras dari aktivis dan masyarakat agar pemerintah provinsi serta aparat penegak hukum (APH) segera bertindak tegas. Sorotan ini mencuat setelah sejumlah informasi lapangan mengungkap adanya aktivitas pertambangan […]

  • Wapang TNI Dampingi Menhan RI dalam Rapat Kerja Bersama Komisi I DPR RI

    Wapang TNI Dampingi Menhan RI dalam Rapat Kerja Bersama Komisi I DPR RI

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 179
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Wakil Panglima (Wapang) TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. Mewakili Panglima TNI  Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama para Kepala Staf Angkatan mendampingi Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI membahas Program Kerja dan Anggaran tahun 2027 yang digelar secara tertutup di Ruang Rapat Komisi I, […]

  • Hashim Djojohadikusumo “Pulang Kampung” ke Manado, Hadiri Paskah Nasional 2026

    Hashim Djojohadikusumo “Pulang Kampung” ke Manado, Hadiri Paskah Nasional 2026

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 423
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Hashim Djojohadikusumo tiba di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Selasa (7/4/2026), dalam rangka menghadiri Paskah Nasional 2026. Adik kandung Presiden Prabowo Subianto itu hadir sebagai utusan khusus pemerintah pusat sekaligus menyumbangkan Rp2 miliar untuk mendukung pelaksanaan kegiatan religius berskala nasional tersebut. Kedatangan Hashim ke Sulawesi Utara bukan sekadar kunjungan resmi kenegaraan. Bagi banyak […]

  • Kanada Menggila! Hancurkan Qatar 6-0, Jonathan David Cetak Hat-trick

    Kanada Menggila! Hancurkan Qatar 6-0, Jonathan David Cetak Hat-trick

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 199
    • 0Komentar

    VANCOUVER, PRONews5.com – Tim Nasional Kanada menunjukkan kekuatan sesungguhnya di hadapan pendukungnya sendiri setelah menghancurkan Qatar dengan skor telak 6-0 dalam laga lanjutan Grup B Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion BC Place, Vancouver, Jumat (19/6/2026). Kemenangan besar tersebut menjadi salah satu hasil paling mencolok pada fase grup sejauh ini. Kanada tampil dominan sejak menit […]

expand_less