Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Polri » Polri Raih Rekor MURI Penanaman Bawang Putih Serentak di Lahan 279,53 Ha

Polri Raih Rekor MURI Penanaman Bawang Putih Serentak di Lahan 279,53 Ha

  • account_circle (**/BEN)
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • visibility 120
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LOMBOK TIMUR, PRONEWS5.COM – Upaya Polri mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional mencatatkan prestasi melalui perolehan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk “Penanaman Bawang Putih secara Serentak di Lahan Terluas”.

Rekor tersebut diraih melalui penanaman bawang putih serentak pada lahan seluas 279,53 hektare (ha) yang tersebar di 59 Polres pada 14 Polda.

Penanaman serentak dipusatkan di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (19/8/2026), dan menjadi bagian dari rangkaian Penanaman Bawang Putih Serentak, Panen Raya Bawang Putih, serta Groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri.

Kapolri menegaskan bahwa gerakan penanaman bawang putih tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian pangan nasional di tengah situasi global yang tidak menentu.

“Bapak Presiden selalu menekankan bahwa di tengah situasi eskalasi global yang tidak menentu seperti ini, kita semua harus mandiri, khususnya di bidang ketahanan pangan. Oleh karena itu, ini menjadi perintah dari beliau yang harus kita tindak lanjut sehingga program ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Kapolri.

Kapolri mengatakan upaya tersebut menjadi tantangan bersama untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bawang putih. Saat ini, sekitar 90–95 persen kebutuhan bawang putih nasional masih dipenuhi melalui impor, sementara produksi dalam negeri baru berkisar 39–40 ribu ton per tahun dibandingkan kebutuhan nasional yang telah mencapai lebih dari 600 ribu ton per tahun.

“Ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk bagaimana kita mengulang kejayaan yang pernah terjadi saat itu. Kita telah mencapai swasembada bawang putih saat itu dan tentunya saat ini Bapak Presiden memerintahkan hal yang sama,” kata Kapolri.

Karena itu, Polri berkomitmen mendukung target Presiden RI untuk mewujudkan swasembada bawang putih dalam tiga tahun ke depan. Dukungan tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, kelompok tani, dan berbagai mitra strategis.

Sejauh ini, dari target lahan seluas 4.840 hektare yang diberikan Kementerian Pertanian, telah terverifikasi 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda dan 66 Polres. Dari luasan tersebut, 927,6 hektare telah ditanami dengan melibatkan 117 kelompok tani dan 2.257 petani.

Kapolri mendorong agar potensi lahan tersebut dapat terus diperluas sehingga pelaksanaan program swasembada bawang putih dapat semakin optimal.

“Kita memiliki potensi luas lahan sebesar 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda. Dan ini kalau memang ada kebijakan lanjut untuk memperluas luasan ini, tentunya kita mengharapkan luasan ini bisa bertambah sehingga kemudian apa yang menjadi cita-cita dari Bapak Presiden betul-betul bisa kita eksekusi dengan baik,” ujar Kapolri.

Khusus dalam penanaman serentak hari ini, sebanyak 110 kelompok tani yang beranggotakan 2.174 petani terlibat menggarap lahan seluas 279,53 hektare. Penanaman tersebut memiliki potensi produksi mencapai sekitar 2.795 ton bawang putih.

Kapolri menyebut penanaman serentak tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas sentra produksi bawang putih di berbagai wilayah Indonesia.

“Untuk hari ini, kita akan melaksanakan penanaman bersama di luasan lahan 279,5 hektare yang tersebar di hampir seluruh wilayah. Ini sebagai pemanasan untuk Polda-Polda lain,” kata Kapolri.

Selain penanaman serentak, di Sembalun juga dilaksanakan panen raya bawang putih pada lahan seluas 105 hektare yang melibatkan sembilan kelompok tani dengan 287 petani. Panen tersebut memiliki potensi hasil mencapai 1.050 ton bawang putih.

Penguatan produksi dari sisi hulu turut didukung dengan penyerahan berbagai alat dan mesin pertanian serta sarana produksi kepada kelompok tani. Bantuan tersebut antara lain 90 unit hand tractor, satu unit traktor roda empat, 24 unit pompa air, serta 17 ton pupuk Phonska Nitroku yang berasal dari Polri, Kementerian Pertanian, dan PT Pupuk Indonesia.

Kapolri berharap dukungan sarana produksi tersebut dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani.

“Sehingga kemudian hasilnya betul-betul bisa optimal dan ini yang tentunya menjadi harapan kita semua, kita bisa melaksanakan swasembada, masyarakat kita, petani kita juga sejahtera dan Indonesia betul-betul memiliki kedaulatan di negeri sendiri,” tegas Kapolri.

Sementara dari sisi hilir, dilakukan groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di atas lahan seluas 1.013 meter persegi yang dihibahkan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Gudang dengan luas bangunan 250 meter persegi dan kapasitas penyimpanan mencapai 300 ton tersebut didukung anggaran pembangunan sebesar Rp1,4 miliar dari Pemerintah Provinsi NTB.

Keberadaan gudang dipersiapkan untuk mendukung pengelolaan pascapanen dan menjaga kualitas bawang putih. Selanjutnya, hasil panen akan diserap oleh Bulog untuk memenuhi kebutuhan bibit yang akan ditanam kembali, sehingga peningkatan produksi dapat berjalan beriringan dengan kepastian pasar bagi petani.

Kapolri juga mendorong penguatan riset dan pengembangan bibit bawang putih agar budidaya dapat diperluas ke wilayah dengan ketinggian yang lebih rendah.

“Kalau ini bisa berhasil, artinya di bawah ketinggian 900 meter pun kita bisa menanam. Kalau itu bisa berjalan, maka akselerasi swasembada pangan, khususnya bawang putih nasional, betul-betul bisa berjalan dengan sebaik-baiknya,” ujar Kapolri.

Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto juga memberikan apresiasi kepada Polri dan Kementerian Pertanian atas kerja keras dalam mendukung swasembada pangan, serta kepada Menko Pangan yang telah mengoordinasikan berbagai kementerian/lembaga sehingga program dapat berjalan secara sinergis.

Menurutnya, momentum penanaman serentak harus menjadi awal dari gerakan yang konsisten dan berkelanjutan. Swasembada bawang putih tidak cukup hanya dengan memperluas lahan dan meningkatkan produksi, tetapi harus diikuti pembangunan ekosistem yang kuat, kepastian penyerapan hasil panen, tata niaga yang sehat, serta peningkatan kesejahteraan petani.

Melalui pencapaian Rekor MURI Penanaman Bawang Putih secara Serentak di Lahan Terluas, Polri berharap gerakan tersebut semakin memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan produksi nasional, mengurangi ketergantungan terhadap impor, dan mempercepat terwujudnya swasembada bawang putih Indonesia.

“Terus semangat dan kita sama-sama tunjukkan bahwa Indonesia bisa swasembada, khususnya bawang putih,” tutup Kapolri. (sumber: mediahub.polri.go.id)

  • Penulis: (**/BEN)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Pacu PLTSa Lewat Danantara, Target 33 Proyek hingga 2029

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mendorong pengembangan program pengolahan sampah menjadi energi atau waste-to-energy sebagai solusi strategis atas kondisi darurat sampah nasional. Indonesia saat ini menghasilkan sekitar 56 juta ton sampah per tahun, namun baru sekitar 40 persen yang berhasil didaur ulang, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. […]

  • Pagar Pengaman di KM 20 Manado–Tomohon Rubuh, Warga Desak Menteri PU Dody Hanggodo Evaluasi Kinerja BPJN Sulut

    Pagar Pengaman di KM 20 Manado–Tomohon Rubuh, Warga Desak Menteri PU Dody Hanggodo Evaluasi Kinerja BPJN Sulut

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 296
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONews5.com – Kondisi titik rawan longsor di ruas Jalan Nasional Manado–Tomohon kembali menjadi sorotan. Pagar pengaman sementara yang terpasang di KM 20 dari Zero Point Manado, tepatnya di Kelurahan Tinoor Satu, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, dilaporkan rubuh dan ambruk ke arah lereng. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat dan pengguna jalan karena lokasi itu […]

  • Saksi di PN Tondano Buka Fakta: Gaji dan Pensiun Dua Pendeta GMIM Tak Dibayar Bertahun-tahun

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 1.471
    • 0Komentar

    TONDANO, PRONews5.com — Fakta mengejutkan terungkap dalam sidang gugatan perdata dua Pendeta GMIM melawan pimpinan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM di Pengadilan Negeri Tondano, Rabu (14/1/2025). Dalam persidangan tersebut, saksi penggugat membuka fakta bahwa hak gaji dan pensiun Pendeta Dr. Lientje Kaunang, Th.M., dan Pendeta Dr. Agustien Kaunang, M.Th., tidak dibayarkan selama bertahun-tahun meski […]

  • Resmob Minahasa Bekuk Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Tompaso

    Resmob Minahasa Bekuk Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Tompaso

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 178
    • 0Komentar

    MINAHASA | PRONews5.com — Tim Resmob Polres Minahasa menangkap seorang pria berinisial AK (21), tak terduga pelaku kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, di Kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Selasa (26/5/2026). Penangkapan dilakukan sekitar pukul 13.00 WITA dipimpin langsung Kanit Resmob Polres Minahasa, AIPDA Hendra Mandang, setelah polisi menerima laporan resmi dari pihak […]

  • Tiga Terduga Penyalahguna BBM Bersubsidi Diciduk URC Polres Kotamobagu

    Tiga Terduga Penyalahguna BBM Bersubsidi Diciduk URC Polres Kotamobagu

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 199
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kotamobagu mengamankan tiga orang terduga penyalahguna BBM bersubsidi dalam tiga penindakan terpisah di wilayah hukum Polres Kotamobagu sepanjang Agustus 2026. Dari rangkaian pengungkapan tersebut, polisi menyita 990 liter BBM, terdiri dari 675 liter pertalite dan 315 liter solar, yang diduga akan diangkut […]

  • Hadapi Arus Balik Lebaran, Pemerintah Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Pemerintah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pada arus balik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan terkendali di tengah tingginya mobilitas nasional. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada […]

expand_less