Heboh! Nama Ketua SMSI Sulut Tercantum sebagai Pemred di ZonaLensa.com Tanpa Izin
- account_circle Red Pronews
- calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
- visibility 259
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tangkap layar box redaksi ZonaLensa.com yang mencantumkan nama Voucke Lontaan sebagai Pemimpin Redaksi. (Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, PRONews5.com– Dugaan pencatutan nama tanpa izin kembali mencuat di dunia pers Sulawesi Utara. Nama Voucke Lontaan, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Utara dan mantan Ketua PWI Sulut dua periode, tercantum sebagai Pemimpin Redaksi di media siber ZonaLensa.com tanpa persetujuan dirinya.
Voucke mengaku baru mengetahui namanya tercantum dalam susunan redaksi media yang berada di bawah naungan PT Berkah Lensa Jaya tersebut.
Media itu beralamat di Desa Sapa Timur, Jaga III, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan.
“Saya tidak tahu siapa pemilik media siber ZonaLensa.com. Kok nama saya tercantum dalam box redaksi sebagai Pemimpin Redaksi. Ini sudah jelas nama saya dicatut,” kata Voucke Lontaan saat dihubungi, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, selama ini ia tidak pernah memiliki hubungan kerja maupun keterlibatan dalam pengelolaan media tersebut.
Karena itu, ia menegaskan tidak bertanggung jawab atas seluruh produk jurnalistik yang diterbitkan ZonaLensa.com selama namanya dicantumkan tanpa izin.
“Segala isi berita yang terbit selama nama saya dicatut dalam media ini bukan tanggung jawab saya,” tegasnya.
Voucke yang saat ini menjabat Ketua SMSI Sulut menambahkan, dirinya tidak pernah memberikan persetujuan untuk dicantumkan sebagai Pemimpin Redaksi maupun bagian dari struktur perusahaan media tersebut.
Ia mengaku telah menghubungi salah satu anggota redaksi bernama Abdul untuk meminta penjelasan terkait pencantuman namanya.
“Saya sudah menelepon salah satu anggota redaksi bernama Abdul dan mempertanyakan hal ini. Mereka berjanji segera menghapus nama saya dari box redaksi,” ujarnya.
Meski demikian, Voucke menegaskan akan mempertimbangkan langkah hukum apabila persoalan tersebut tidak diselesaikan secara tuntas.
“Pencatutan nama ini akan saya laporkan kepada Aparat Penegak Hukum apabila persoalan ini tidak diselesaikan sebagaimana mestinya,” katanya.
Pihak Zona Lensa Akui Nama Dipasang Tanpa Persetujuan
Saat dikonfirmasi, pihak pengelola ZonaLensa.com tidak membantah bahwa nama Voucke Lontaan sempat tercantum sebagai Pemimpin Redaksi dalam box redaksi media tersebut.
Mereka mengakui pernah menghubungi Voucke dan menawarkan posisi Pemimpin Redaksi.
Namun, hingga saat itu belum ada jawaban atau persetujuan resmi dari yang bersangkutan.
“Kami memang pernah menghubungi Bapak Voucke Lontaan untuk menjadi Pemimpin Redaksi, tetapi belum mendapat jawaban.
Nama beliau sudah terlanjur kami pasang di box redaksi dan lupa menghapusnya.
Setelah menerima keberatan dari Pak Voucke, kami langsung menghapus nama beliau dari box redaksi ZonaLensa.com,” ujar salah satu pimpinan redaksi media tersebut saat dikonfirmasi.
Meski nama tersebut telah dihapus, pihak Voucke menyatakan tetap mempertimbangkan pelaporan ke Aparat Penegak Hukum guna memberikan kepastian hukum serta menjadi pembelajaran agar tidak ada lagi pencantuman identitas seseorang dalam struktur perusahaan media tanpa persetujuan yang sah.
Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut kredibilitas dan tanggung jawab hukum dalam pengelolaan perusahaan pers.
Dalam praktik jurnalistik profesional, pencantuman nama seseorang dalam struktur redaksi seharusnya dilakukan berdasarkan persetujuan dan penunjukan yang jelas, mengingat posisi tersebut memiliki konsekuensi hukum dan etik terhadap produk jurnalistik yang diterbitkan.
[**/ARP]
- Penulis: Red Pronews



Saat ini belum ada komentar