Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Oh Pantas! Enam Tahun Kasus Tas Minahasa Tak Tuntas, Calon Tersangka Disebut Sudah Ada. Siapa Sebenarnya?

Oh Pantas! Enam Tahun Kasus Tas Minahasa Tak Tuntas, Calon Tersangka Disebut Sudah Ada. Siapa Sebenarnya?

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MINAHASA, PRONEWS5.COM — Enam tahun sudah berlalu, namun aroma tak sedap dari dugaan penyalahgunaan anggaran pengadaan tas belanja ramah lingkungan tahun 2020 di Kabupaten Minahasa belum juga menguap. Kasus yang menyeret ratusan kepala desa dan menyedot anggaran hingga miliaran rupiah ini seolah membentur tembok tebal, berputar-putar dalam labirin penegakan hukum yang lambat dan sarat teka-teki.

Meskipun perkaranya telah resmi dinaikkan ke tahap penyidikan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Minahasa bersama Polda Sulawesi Utara, pengusutan kasus ini terus dibayangi tanda tanya besar dari publik.

Penyidikan kasus ini secara resmi beralasan terkendala oleh masalah administrasi klasik.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Minahasa, Iptu Raudo Perdana, mengungkapkan bahwa salah satu batu sandungan utama yang dihadapi timnya adalah belum lengkapnya dokumen Laporan Pertanggungjawaban dari 227 Hukum Tua atau kepala desa yang terlibat.

Proses pengumpulan dokumen ini semakin pelit karena program tersebut digulirkan pada tahun 2020, sementara banyak pejabat kepala desa saat itu yang kini sudah purna tugas atau tidak lagi menduduki jabatannya.

Namun, di balik alotnya pemberkasan administrasi tersebut, aroma penggelembungan harga yang sangat fantastis justru terpapar makin jelas.

Program yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Minahasa pada masa kepemimpinan Bupati Royke Octavian Roring ini menguras Dana Desa dengan total anggaran mencapai Rp2,2 miliar hingga Rp2,5 miliar untuk pengadaan sekitar 150.000 unit tas.

Dalam pelaksanaannya, setiap desa dibebani harga Rp15.000 untuk per satu unit tas dari vendor penunjuk.

Padahal, penelusuran lapangan dan perbandingan harga pasar menunjukkan bahwa tas dengan bentuk serta kualitas serupa sebenarnya dipatok di bawah harga Rp5.000 per unit.

Selisih harga ekstrem yang melebihi 200 persen inilah yang diduga menjadi ladang bancakan dan berpotensi merugikan keuangan negara dalam jumlah sangat besar.

Yang paling mengejutkan, informasi dari sumber internal kepolisian membeberkan fakta bahwasanya sosok calon tersangka sebetulnya sudah teridentifikasi sejak awal masa pengusutan.

Kala itu, berkas LPJ dari desa-desa dilaporkan justru hampir rampung secara keseluruhan.

Namun, dinamika penyidikan mendadak melambat pasca-Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi yang memimpin pengusutan saat itu, Aipda Vicky Aristo Katiandagho, secara mengejutkan dimutasi ke Polres Kepulauan Talaud pada tahun 2024 sebelum akhirnya memilih langkah pensiun dini dari kepolisian.

Sorotan publik kini mengarah tajam pada satu nama wanita berinisial EM, yang diduga kuat masuk dalam daftar calon tersangka utama.

Pengusutan mengindikasikan bahwa EM bukanlah sosok sembarangan.

Ia disebut-sebut memiliki ikatan kekerabatan yang sangat dekat dengan mantan Bupati Minahasa periode 2018–2023, Royke Octavian Roring, yang saat ini menduduki posisi sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

Tidak berhenti di situ, EM juga ditengarai memiliki hubungan dekat dengan salah satu mantan pejabat utama di lingkungan Polda Sulawesi Utara.

Dugaan adanya “tangan-tangan tak terlihat” dan benteng kekuasaan inilah yang dicurigai menjadi penyebab alotnya penuntasan skandal tersebut.

Berlarut-larutnya penanganan kasus ini merembet menjadi gelombang desakan dari berbagai elemen masyarakat.

Aktivis Lembaga Investigasi Negara Sulawesi Utara, Eddy Rompas, secara tegas meminta agar proses hukum berjalan transparan dan tanpa pandang bulu.

Gelombang desakan ini bahkan kini meluas hingga ke tingkat nasional, di mana Komisi III DPR RI diminta segera memanggil Kapolda Sulawesi Utara dan Kapolres Minahasa dalam Rapat Dengar Pendapat untuk membongkar misteri mutasi penyidik serta kepastian status calon tersangka berinisial EM.

Masyarakat Minahasa kini menaruh harapan besar pada kepemimpinan baru kepolisian dan perhatian langsung dari Kapolri agar skandal anggaran desa ini tidak menguap begitu saja dan memperoleh kepastian hukum yang adil.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebelum Kericuhan Tinju Liga Pelajar Manado Pecah Ternyata Ketua Pertina Sulut Sudah Ingatkan

    Sebelum Kericuhan Tinju Liga Pelajar Manado Pecah Ternyata Ketua Pertina Sulut Sudah Ingatkan

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 616
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM  — Kericuhan yang mewarnai pertandingan Tinju Liga Pelajar Manado di Youth Center Manado, Sabtu (5/9/2026), ternyata telah diantisipasi oleh Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulawesi Utara. Sebelum digelarnya pertandingan, Ketua Umum Pertina Sulut Hendra Jacob, SIP, mengaku sudah mengingatkan seluruh wasit, hakim, pelatih, dan ofisial agar menjaga profesionalisme, sportivitas, serta berperilaku […]

  • Tanpa Tes, 230 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Jadi Penuh Waktu pada 2027

    Tanpa Tes, 230 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Jadi Penuh Waktu pada 2027

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 113
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, memastikan sebanyak 230.000 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu akan diangkat menjadi berstatus penuh waktu tanpa tes yang dibiayai penuh melalui APBN 2027. Langkah ini merupakan komitmen awal DPR dan pemerintah dalam memperjelas status sekaligus meningkatkan kesejahteraan para guru honorer di […]

  • Pemerintah Serap 4 Juta Ton untuk Perkuat Fondasi Swasembada Pangan Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 476
    • 0Komentar

    Pemerintah menegaskan komitmennya dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan melalui penguatan serapan gabah dan beras nasional pada 2026. Target serapan ditetapkan mencapai 4 juta ton, didukung penambahan anggaran sebesar Rp39 triliun. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan bahwa target tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga dan ditopang oleh kondisi produksi […]

  • JEPANG HANTAM TUNISIA 4-0

    JEPANG HANTAM TUNISIA 4-0

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 188
    • 0Komentar

    MONTERREY, PRONEWS5.COM– Jepang Tampil Tanpa Ampun, Lumat Tunisia 4-0 di Grup F.  Tim nasional menunjukkan superioritas penuh saat menghancurkan dengan skor telak 4-0 pada lanjutan Grup F Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion BBVA, Monterrey. Pertandingan ini menjadi panggung dominasi Jepang sejak menit awal hingga peluit akhir dibunyikan. Sejak laga dimulai, Jepang langsung mengambil inisiatif […]

  • DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Nasib Pesangon Buruh Berubah

    DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Nasib Pesangon Buruh Berubah

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle (**/VAN)
    • visibility 197
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia resmi menyepakati Rancangan Undang-Undang tentang Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-9 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Langkah konstitusional ini diambil guna memulihkan hak-hak pekerja yang sebelumnya tergerus serta menjalankan amanat Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 yang […]

  • Sekolah Garuda Hadir dengan Skema Beasiswa Penuh di Tahun Pertama

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah resmi menghadirkan Sekolah Garuda atau SMA Unggul Garuda Baru sebagai bagian dari strategi memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Pada tahun pertama penyelenggaraannya, Sekolah Garuda memberikan beasiswa penuh atau 100 persen kepada seluruh murid yang diterima. Kebijakan ini diharapkan membuka akses seluas-luasnya bagi talenta muda terbaik bangsa untuk memperoleh pendidikan menengah berkualitas […]

expand_less