Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SOROTAN » PETI Ihis Belang Diduga Hidup Lagi, Nama Rangga dan Ko Herry Mencuat

PETI Ihis Belang Diduga Hidup Lagi, Nama Rangga dan Ko Herry Mencuat

  • account_circle Red Pronews
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MINAHASA TENGGARA, PRONews5.com – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Ihis, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, kembali menjadi sorotan setelah beredarnya foto dan video di media sosial yang menampilkan alat berat excavator yang beroperasi di lokasi penambangan.

Sejumlah warga menyebut aktivitas tersebut masih berlangsung hingga Selasa (23/6/2026), meski sebelumnya dikabarkan terdapat operasi penertiban terhadap penambangan ilegal di kawasan itu.

Informasi yang dihimpun PRONews5.com dari sejumlah sumber menyebutkan, beberapa pengusaha tambang sebelumnya memilih menghentikan aktivitas karena khawatir alat berat mereka disita aparat penegak hukum.

Namun, dalam beberapa hari terakhir, aktivitas pengerukan lahan dengan menggunakan excavator kembali terlihat di lokasi yang diduga merupakan kawasan PETI.

“Postingan yang viral itu benar. Kami juga melihat langsung aktivitas alat berat di lokasi,” ujar beberapa warga Minahasa Tenggara yang meminta identitas mereka tidak dipublikasikan.

Berdasarkan keterangan sejumlah sumber, aktivitas pertambangan tersebut diduga melibatkan sejumlah pihak yang sudah lama dikenal dalam bisnis pertambangan rakyat di wilayah tersebut. Nama RL alias Rangga dan seorang pengusaha yang dikenal dengan nama Ko Herry disebut-sebut oleh sumber sebagai pihak yang diduga berada di balik operasional tambang tersebut.

Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat pernyataan resmi dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait yang membenarkan atau menjelaskan dugaan keterlibatan kedua nama tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak-pihak tersebut masih terus dilakukan.

Data dan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber menunjukkan aktivitas pertambangan di kawasan Ihis telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.

Penggunaan alat berat secara terbuka menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan terhadap aktivitas yang diduga tidak mengantongi izin resmi sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan sektor pertambangan.

Selain aspek legalitas, warga juga turut merasakan dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Pembukaan lahan dan pengerukan tanah dalam skala besar berpotensi mengurangi tutupan vegetasi serta menurunkan kemampuan tanah menyerap air hujan.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko banjir maupun longsor di wilayah sekitar.

“Alat berat sebesar itu bekerja hampir setiap hari. Masyarakat tentu bertanya mengapa belum ada tindakan tegas,” kata seorang warga.

Keluhan serupa disampaikan seorang pengusaha yang mengaku aktivitasnya pernah dihentikan dalam operasi penertiban sebelumnya.

Ia berharap penegakan hukum dilakukan secara merata terhadap seluruh aktivitas pertambangan yang tidak memiliki izin.

“Kalau yang lain dihentikan, maka yang ini juga harus ditindak. Penegakan aturan harus berlaku sama bagi semua pihak,” ujarnya.

Sejumlah aktivis lingkungan dan pegiat antikorupsi di Sulawesi Utara juga meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap aktivitas PETI di Ihis, termasuk menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam lembaga maupun operasional tambang.

Mereka menilai penegakan hukum yang konsisten diperlukan untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas sekaligus memastikan pengelolaan sumber daya alam berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga kini, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari aparat terkait terhadap aktivitas pertambangan yang kembali menunjukkan di kawasan tersebut.

[**/MERAH]

  • Penulis: Red Pronews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPBU Matali Diduga Jadi Sarang Mafia Solar, Masyarakat Minta Polres Kotamobagu Bertindak Tegas

    SPBU Matali Diduga Jadi Sarang Mafia Solar, Masyarakat Minta Polres Kotamobagu Bertindak Tegas

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 307
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONews5.com — Dugaan praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar di wilayah Kota Kotamobagu kembali menuai keresahan warga. Aktivitas pengisian solar bersubsidi oleh kendaraan diduga telah dimodifikasi disebut berlangsung bebas di sejumlah SPBU, termasuk di kawasan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur. Pantauan warga dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan antrean truk diduga milik pelangsir […]

  • Di Depan Prabowo Kiai Hasan Persilakan Santri Kritik dan Demo Jika Hidup Mewah

    Di Depan Prabowo Kiai Hasan Persilakan Santri Kritik dan Demo Jika Hidup Mewah

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 96
    • 0Komentar

    PONOROGO, PRONEWS5.COM — Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), KH Hasan Abdullah Sahal, menyampaikan pesan tegas tentang kesederhanaan dan keterbukaan seorang pemimpin saat berbicara di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto. Pesan itu disampaikan dalam Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Dalam pidatonya, […]

  • Inggris dan Argentina Dijagokan Menang, Portugal Diprediksi Diuji Kolombia

    Inggris dan Argentina Dijagokan Menang, Portugal Diprediksi Diuji Kolombia

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 186
    • 0Komentar

    PRONEWS5.COM, PRONEWS5.COM– Tiga pertandingan penentuan fase grup Piala Dunia FIFA 2026 diprediksi menyajikan cerita berbeda pada Minggu (28/6/2026) dini hari hingga pagi WIB. Berdasarkan gabungan analisis pasar prediksi, simulasi statistik, dan bursa taruhan internasional, Inggris dan Argentina diperkirakan meraih kemenangan meyakinkan, sementara duel Kolombia kontra Portugal diprediksi berlangsung ketat. Inggris menjadi tim dengan peluang kemenangan […]

  • Investor Malaysia Laporkan Kombes F ke Bareskrim Terkait Dugaan Penipuan Investasi Tambang Emas Rp58,5 Miliar di Sulut

    Investor Malaysia Laporkan Kombes F ke Bareskrim Terkait Dugaan Penipuan Investasi Tambang Emas Rp58,5 Miliar di Sulut

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 130
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Seorang investor asal Malaysia berinisial S melaporkan seorang perwira menengah Polri aktif berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) berinisial F ke Bareskrim Polri. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penipuan dan/atau penggelapan investasi pertambangan emas di Sulawesi Utara dengan nilai kerugian yang dilaporkan mencapai Rp58,5 miliar. Laporan itu tercatat di Sentra Pelayanan Kepolisian […]

  • Roycke Harry Langie Naik Bintang Tiga Yudho Hermanto Jadi Kapolda Sulut

    Roycke Harry Langie Naik Bintang Tiga, Yudho Hermanto Jadi Kapolda Sulut

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 102
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi besar-besaran di tubuh Polri. Sebanyak 344 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) tercatat masuk dalam daftar mutasi terbaru, termasuk perubahan posisi strategi di tingkat Mabes Polri dan Polda Sulawesi Utara. Mutasi tersebut tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri. Salah satunya, ST/1877/VIII/KEP./2026 […]

  • Sekolah Rakyat Diperkuat, Akses Pendidikan Inklusif bagi Siswa Kian Luas

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Surabaya – Kepedulian Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, terhadap siswa Sekolah Rakyat (SR) terus ditunjukkan secara konsisten melalui berbagai kegiatan sosial di sejumlah daerah. Hingga pelaksanaan terbaru, tercatat sembilan Sekolah Rakyat telah terlibat, mulai dari Bangkalan, Kediri, Lamongan, Pamekasan, Mojokerto, Banyuwangi, Tuban, Jombang, hingga Gresik, dan jumlah ini dipastikan akan terus bertambah. Dalam setiap […]

expand_less