Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » ASTAGA! Ambulans Bantuan Steven Kandouw Diduga Suplai Solar ke Galian C Kasuang

ASTAGA! Ambulans Bantuan Steven Kandouw Diduga Suplai Solar ke Galian C Kasuang

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 717
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MINAHASA, PRONEWS5.COM – Dugaan aktivitas galian C yang beroperasi secara tersembunyi di kawasan Kasuang, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, kini memunculkan sejumlah pertanyaan serius. Bukan hanya soal legalitas kegiatan penggalian material, tetapi juga dugaan penggunaan sebuah mobil ambulans yang disebut-sebut merupakan kendaraan bantuan dari mantan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw, untuk mengangkut dan menyuplai bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ke lokasi tersebut.

Informasi yang diterima PRONEWS5.COM, Kamis (27/8/2026), menyebutkan aktivitas galian C tersebut diduga baru berlangsung sekitar satu pekan. Lokasi kegiatan disebut berada di kawasan yang relatif tersembunyi, jauh dari permukiman, serta minim akses komunikasi.

Di lokasi itu, sedikitnya dua unit excavator disebut telah beroperasi melakukan penggalian material.

Namun, perhatian kini tertuju pada dugaan pergerakan sebuah ambulans yang menurut sumber digunakan untuk mengambil solar dari sejumlah SPBU di wilayah Minahasa dan Tomohon, kemudian membawa BBM tersebut menuju lokasi galian C di Kasuang.

“Ambulans itu diduga dipakai untuk mengambil solar di sejumlah SPBU. Solar kemudian dibawa ke lokasi galian C di Kasuang,” ujar sumber kepada PRONEWS5.COM.

Sumber menyebut dua excavator yang beroperasi di lokasi tersebut diduga berkaitan dengan NH alias Hendrik, warga Kelurahan Tataaran II, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa.

Sumber mengklaim aktivitas penggalian dilakukan secara tertutup sehingga tidak banyak diketahui masyarakat maupun pihak luar.

“Lokasinya di hutan dan cukup tersembunyi. Jaringan telekomunikasi juga tidak ada. Mereka beroperasi diam-diam sehingga sulit dilacak,” ungkap sumber.

Pertanyaan besarnya kemudian muncul: bagaimana aktivitas yang melibatkan dua excavator, membutuhkan pasokan solar dan melakukan penggalian material dapat berlangsung sekitar satu pekan tanpa diketahui atau terpantau oleh pihak berwenang?

Selain dugaan penggunaan ambulans, aspek paling penting yang perlu segera diperiksa adalah legalitas kegiatan pertambangan atau penggalian material tersebut.

Apakah lokasi Kasuang tersebut memiliki perizinan yang sah? Siapa pemegang izin? Apa jenis material yang digali? Siapa pemilik atau pengelola kegiatan? Dari mana material tersebut dipasarkan dan ke mana hasil produksinya dibawa?

Jika benar beroperasi di lokasi tersebut, aparat dan instansi berwenang dapat menelusuri identitas pemilik atau penyewa alat berat, dokumen penggunaannya serta hubungan alat berat tersebut dengan kegiatan penggalian.

Dugaan penggunaan ambulans untuk mengangkut solar juga tidak bisa dianggap sebagai persoalan biasa.

Jika kendaraan tersebut benar merupakan ambulans bantuan yang diperuntukkan bagi pelayanan kemanusiaan, maka perlu dijelaskan siapa pemilik atau pengelolanya, status kendaraan, dasar penggunaannya, serta apakah penggunaan kendaraan untuk mengangkut BBM tersebut sesuai dengan peruntukannya.

Demikian pula dengan solar yang disebut dibeli dari sejumlah SPBU.

Perlu ditelusuri siapa pembelinya, berapa volume BBM yang dibeli, bagaimana mekanisme pembeliannya, untuk siapa BBM tersebut diperuntukkan, serta bagaimana BBM itu kemudian dibawa ke lokasi galian.

Apabila seluruh proses tersebut legal, maka dokumen dan keterangannya tentu dapat menjadi penjelasan yang terang.

Terpisah, aktivis antikorupsi Sulawesi Utara dari Lembaga Investigasi Negara (LIN) Sulut menilai informasi tersebut patut ditelusuri secara serius.

Menurutnya, keberadaan dua excavator, pasokan solar dan aktivitas penggalian material dalam satu lokasi merupakan rangkaian kegiatan yang semestinya dapat diperiksa oleh instansi berwenang.

“Bagaimana mungkin aktivitas yang melibatkan dua unit excavator, membutuhkan pasokan solar dan melakukan penggalian material dapat berlangsung selama sekitar satu pekan tanpa terpantau?” demikian pertanyaan yang disampaikan aktivis tersebut.

LIN Sulut juga menilai dugaan penggunaan ambulans harus diperiksa secara objektif, termasuk status kendaraan dan pihak yang menggunakan maupun mengoperasikannya.

Jika benar kendaraan tersebut digunakan di luar fungsi pelayanan kemanusiaan, maka dasar penggunaannya perlu dijelaskan.

Atas rangkaian informasi tersebut, aparat penegak hukum dan instansi teknis terkait dinilai perlu melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi.

Pemeriksaan tidak cukup hanya terhadap kendaraan yang diduga digunakan mengangkut solar.

Legalitas lokasi, dokumen perizinan, status lahan, pemilik atau pengelola kegiatan, identitas pemilik atau pengguna excavator, sumber BBM serta distribusi material juga perlu ditelusuri.

Sebab, persoalan ini bukan semata-mata mengenai dugaan sebuah ambulans mengangkut solar.

Ada dugaan rangkaian aktivitas yang saling berkaitan: kendaraan pengangkut BBM, pasokan solar, dua unit excavator dan kegiatan penggalian material di lokasi yang disebut beroperasi secara tersembunyi.

Jika kegiatan tersebut memiliki izin lengkap, maka seluruh pihak terkait patut menunjukkan dan menjelaskan legalitasnya.

Sebaliknya, apabila ditemukan pelanggaran, aparat diminta tidak ragu mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Saat media ini mendatangi lokasi yang dimaksud pada Kamis (27/8/2026), benar saja terlihat sejumlah alat berat, termasuk excavator, berada dan beroperasi di kawasan tersebut. Temuan di lapangan ini menjadi bagian penting yang perlu ditelusuri lebih lanjut, terutama terkait aktivitas penggalian material dan legalitas kegiatan yang berlangsung di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi PRONEWS5.COM masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk pihak yang disebut sebagai pemilik atau pengelola kegiatan, pemilik maupun pengguna alat berat, serta pihak yang berkaitan dengan kendaraan ambulans yang disebut dalam informasi tersebut.

Redaksi juga masih berupaya memperoleh penjelasan dari instansi teknis dan aparat penegak hukum terkait status perizinan kegiatan, penggunaan lahan, aktivitas alat berat, serta dugaan distribusi solar ke lokasi tersebut.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WFA Jadi Strategi Pemerintah Kelola Arus Balik

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 225
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah menjadikan kebijakan Work From Anywhere (WFA) sebagai langkah strategis untuk mengelola arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 agar tidak menumpuk dalam satu waktu. Kebijakan ini diterapkan pada pertengahan hingga akhir Maret 2026, dengan harapan mampu mengurai kepadatan lalu lintas serta menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di berbagai daerah. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi […]

  • Ini Daftar Korban Sementara Tragedi Drag Race Kotamobagu

    Ini Daftar Korban Sementara Tragedi Drag Race Kotamobagu

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 382
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM – Ajang Open Tournament TDR Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 berakhir dengan kecelakaan maut. Sebuah mobil peserta kehilangan kendali dan menghantam sejumlah penonton di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Sulawesi Utara, Minggu (9/8/2026). Berdasarkan data sementara yang diterima, empat korban dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut. Keempat korban tersebut yakni: 1. Januni […]

  • Les Éléphants Menggila di Akhir Laga, Ekuador Tumbang

    Les Éléphants Menggila di Akhir Laga, Ekuador Tumbang

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 152
    • 0Komentar

    PHILADELPHIA, PRONews5.com – Gol telat Amad Diallo pada menit ke-89 memastikan kemenangan dramatis Pantai Gading atas Ekuador 1-0, dalam laga pembuka Grup E Piala Dunia 2026 di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Senin 15 Juni 2026 waktu setempat. Kemenangan ini langsung menempatkan Les Éléphants di puncak klasemen sementara Grup E dengan tiga poin krusial sebagai modal […]

  • Prabowo Percayakan Bahlil Pimpin Satgas Transisi Energi

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 403
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Transisi Energi guna mempercepat penggunaan energi bersih dan terbarukan sekaligus memperkuat kedaulatan energi nasional. Kebijakan tersebut dibahas dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/3/2026). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan dirinya ditunjuk sebagai Ketua Satgas untuk mengoordinasikan pelaksanaan […]

  • Kodaeral XII Ikuti Press Conference dan Pemusnahan 93 Ribu Batang Rokok Ilegal

    Kodaeral XII Ikuti Press Conference dan Pemusnahan 93 Ribu Batang Rokok Ilegal

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle (**/BEN)
    • visibility 223
    • 0Komentar

    MEMPAWAH, PRONEWS5.Com – Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XII mengikuti secara virtual kegiatan Press Conference dan pemusnahan barang bukti rokok ilegal hasil tangkapan Tim Gabungan Kodaeral XI dan Bea Cukai Merauke. Kegiatan Vicon dilaksanakan di Mako Kodaeral XII, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Panglima Koarmada RI, Gubernur Papua Selatan, Pangdam […]

  • Gubernur Yulius Pimpin Pelepasan Jenazah Darwin Muksin, Suasana Haru Menyelimuti Rumah Duka

    Gubernur Yulius Pimpin Pelepasan Jenazah Darwin Muksin, Suasana Haru Menyelimuti Rumah Duka

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle (**/VAN)
    • visibility 397
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Suasana duka menyelimuti Rumah Duka Teling, Manado, Minggu (9/8/2026), saat jenazah Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Utara, Alm. Darwin Muksin, S.Sos., MM., dilepas dalam upacara penghormatan terakhir. Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, SE bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam prosesi tersebut. Kehadiran orang nomor satu di Sulawesi Utara itu menjadi […]

expand_less