Dari Balik Jeruji, Sekolah Alkitab Napiri Tanamkan Harapan Baru
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
- visibility 207
- comment 0 komentar
- print Cetak

Peresmian Sekolah Alkitab Napiri di Lapas Kelas IIB Bitung, Kamis (6/8/2026), sebagai bagian dari pembinaan rohani dan pembentukan karakter warga binaan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BITUNG, PRONEWS5.COM – Laskar Narapidana Mandiri membuka dan meresmikan Sekolah Alkitab Napiri (SAN) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bitung, Kamis (6/8/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari pembinaan kepribadian dan kerohanian bagi warga binaan, dengan menempatkan pendidikan Alkitab sebagai sarana pembentukan karakter, penguatan moral, serta penumbuhan pengharapan selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
Peresmian SAN di Lapas Kelas IIB Bitung dihadiri Ketua Umum Laskar Narapidana Mandiri Alfa Kaliey, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Utara Zulkarnain, A.Md.IP., S.H., M.H., yang hadir mewakili Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Utara Haposan Silalahi, A.Md.I.P., S.Sos., M.H.
Turut hadir Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Bitung H. Noval Besse, S.Ag., M.H., Kepala Lapas Kelas IIB Bitung Heddry Yadi, A.Md.IP., S.H., Sekretaris Laskar Narapidana Mandiri Victor R. Piri, Kepala Bidang Kerohanian Ev. Andreas Lantu, Panglima Laskar Narapidana Mandiri Marvil Pinontoan, serta tim pengajar Sekolah Alkitab Napiri.
Dalam sambutannya, Zulkarnain menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap penyelenggaraan Sekolah Alkitab Napiri di Lapas Kelas IIB Bitung.
Ia menilai pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam proses pemasyarakatan karena tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya membentuk karakter dan moral warga binaan.
Menurutnya, pembinaan tersebut diharapkan mampu membantu warga binaan membangun kesadaran untuk memperbaiki diri selama berada di lembaga pemasyarakatan.
Zulkarnain juga berharap SAN dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
Program tersebut diharapkan dapat membentuk pribadi yang memiliki iman, integritas, serta kesiapan untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Ketua Umum Laskar Narapidana Mandiri Alfa Kaliey menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kanwil Ditjenpas Sulawesi Utara yang telah memberikan dukungan terhadap pelayanan pembinaan rohani di lingkungan pemasyarakatan.
Apresiasi serupa disampaikan kepada Kepala Lapas Kelas IIB Bitung beserta jajaran yang dinilai telah memberikan ruang dan dukungan sehingga Sekolah Alkitab Napiri dapat diselenggarakan bagi warga binaan.
Alfa menegaskan, keberadaan SAN tidak hanya diarahkan sebagai tempat mempelajari Alkitab.
Lebih dari itu, SAN diharapkan menjadi wadah pembentukan karakter, pemulihan kehidupan, dan penumbuhan pengharapan bagi warga binaan.
Melalui pembelajaran yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan, warga binaan diharapkan memiliki kesempatan untuk memperkuat kehidupan rohani, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah kembali ke masyarakat.
Laskar Narapidana Mandiri berharap Sekolah Alkitab Napiri tidak berhenti pada kegiatan peresmian, tetapi dapat terus berjalan dan berkembang sebagai bagian dari pembinaan kerohanian di lingkungan pemasyarakatan.
Ke depan, program tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga binaan di berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Sulawesi Utara.
Kegiatan ini menempatkan pembinaan rohani sebagai salah satu ruang bagi warga binaan untuk melakukan refleksi, memperbaiki diri, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah menjalani masa pidana.
“Karena setiap manusia berharga di hadapan Tuhan, dan setiap kehidupan memiliki kesempatan untuk dipulihkan.”
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar