Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Membaca Peluang di Balik Krisis: Konflik Timur Tengah Bawa ‘Durian Runtuh’ bagi Pariwisata ASEAN?

Membaca Peluang di Balik Krisis: Konflik Timur Tengah Bawa ‘Durian Runtuh’ bagi Pariwisata ASEAN?

  • account_circle rafael
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • visibility 479
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONEWS5.COM– Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang telah berlangsung hampir sebulan memang membawa efek kejut bagi berbagai sektor industri global, tak terkecuali pariwisata. Namun, di balik awan mendung pembatalan penerbangan dan pesimisme pelaku industri travel, terselip secercah peluang besar bagi negara-negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

Mengutip laporan terbaru dari Travel Weekly Asia pada Sabtu (28/3/2026), dinamika geopolitik ini berpotensi mengubah peta rute perjalanan dunia, menjadikan ASEAN sebagai destinasi alternatif maupun pusat transit baru yang strategis.

Turunnya Minat Awal: Efek Kejut Bagi Negara ASEAN

Fakta di lapangan memang menunjukkan adanya penurunan minat traveling secara global di masa awal krisis. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Asosiasi Pariwisata ASEAN (ASEANTA) bersama konsultan perjalanan Pear Anderson terhadap 157 perusahaan travel di delapan negara Asia Tenggara, terdapat potensi penurunan minat perjalanan ke ASEAN hingga 74%.

Singapura menjadi negara yang paling terdampak pesimisme ini dengan proyeksi penurunan permintaan hingga 67% pada kuartal kedua 2026. Tren serupa membayangi negara-negara tetangga seperti Malaysia (64%), Indonesia (54%), Filipina (50%), dan Thailand (43%).

Data juga membeberkan bahwa sekitar 62% agensi melaporkan penundaan hingga pembatalan perjalanan dari wisatawan Timur Tengah. Bahkan, untuk turis asal Eropa, angka pembatalannya jauh lebih tinggi, yakni menyentuh 67%. Kondisi ini menjadi bukti betapa krusialnya peran hub atau pusat transit di Timur Tengah dalam menghubungkan Eropa dengan Asia Tenggara.

ASEAN Sebagai Poros Transit dan Destinasi Alternatif Baru

Kendati demikian, di tengah angka pembatalan tersebut, terbuka peluang emas ( opportunity ) yang siap dimanfaatkan oleh ASEAN. Gangguan penerbangan yang membelit rute Timur Tengah dan Eropa membuat para wisatawan global mulai memutar otak mencari rute alternatif.

Berdasarkan hasil survei yang sama, 64% pelaku bisnis meyakini bahwa kawasan ASEAN akan memanen keuntungan dari fenomena travel diversion atau pengalihan rute perjalanan ini.

Presiden ASEANTA, Eddy Soemawilaga, menanggapi fenomena ini secara positif. Menurutnya, industri pariwisata terbukti memiliki daya tahan (resilience) yang sangat kuat.

“Persentase yang tinggi pada perjalanan yang dialihkan ke Asia Tenggara menegaskan bahwa kita harus merapatkan barisan, bekerja sama sebagai satu kesatuan ASEAN untuk menopang ekosistem pariwisata dan perjalanan,” tegas Eddy.

Di sisi lain, Direktur Pear Anderson, Hannah Pearson, memproyeksikan pergeseran tren ini bisa menobatkan ASEAN sebagai pusat transit alternatif utama yang menghubungkan Australia dan Eropa. Situasi ini dinilai berpotensi kuat memicu pembukaan rute penerbangan langsung yang baru dan melahirkan berbagai peluang bisnis pariwisata yang belum pernah ada sebelumnya.

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Dugaan Solar Subsidi SPBU Tateli Cale dan Kiky Langsung Tiarap Tak Berkutik

    Viral Dugaan Solar Subsidi SPBU Tateli Cale dan Kiky Langsung Tiarap Tak Berkutik

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 172
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM — Dugaan penyimpangan penyaluran solar bersubsidi di SPBU 74.953.21 Tateli, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, kian menjadi perhatian setelah informasi terkait kasus tersebut ramai beredar di media sosial. Dua nama, Carles Calamu alias Cale dan Risky Supit alias Kiky, disebut oleh sumber warga diduga terkait dengan aktivitas pembelian solar bersubsidi di SPBU […]

  • Belgia Hancurkan AS 4-1, Tiket Perempat Final di Tangan Setan Merah

    Belgia Hancurkan AS 4-1, Tiket Perempat Final di Tangan Setan Merah

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle [**/VAN]
    • visibility 100
    • 0Komentar

    WASHINGTON, PRONEWS5.COM – Belgia memastikan tempat di babak perempat final Piala Dunia FIFA 2026 setelah menghancurkan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor meyakinkan 4-1 pada laga babak 16 besar yang berlangsung di Lumen Field, Washington, Selasa (7/7/2026). Kemenangan ini menjadi bukti efektivitas permainan Belgia. Meski kalah dalam penguasaan bola, Setan Merah tampil jauh lebih tajam […]

  • Polres Kotamobagu Gelar Press Conference PETI Bobungayon 12 Motor Diamankan

    Polres Kotamobagu Gelar Press Conference PETI Bobungayon 12 Motor Diamankan

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM – Polres Kotamobagu menggelar konferensi pers hasil operasi gabungan penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, tepatnya di hutan Bobungayon Bawah dan Bobungayon Atas, Desa Mengkang, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Selasa (13/10/2026). Konferensi pers yang berlangsung di Aula Lantai II Mapolres Kotamobagu tersebut dipimpin langsung […]

  • Osco ‘Kepung’ Tomohon dengan Baliho, Ternyata Ini Maksudnya

    Osco ‘Kepung’ Tomohon dengan Baliho, Ternyata Ini Maksudnya

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 795
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM – Maraknya baliho bergambar Osco Olfriady Letunggamu yang terpasang di berbagai ruas jalan Kota Tomohon akhirnya mendapat penjelasan. Kehadiran baliho dalam jumlah besar tersebut disebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026. Penjelasan itu disampaikan melalui Nisia Moraya Tewu, Asisten Konsul Kehormatan Belanda di Sulawesi, saat memberikan keterangan kepada […]

  • SPBU 74.957.25 Mongkonai Kembali Bikin Jalan Trans Sulawesi Macet

    SPBU 74.957.25 Mongkonai Kembali Bikin Jalan Trans Sulawesi Macet Polantas di Mana?

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle (**/YBR)
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM – Antrean kendaraan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali memicu kemacetan panjang di Jalan Trans Sulawesi Utara, tepatnya di sekitar SPBU 74.957.25 Mongkonai, Jalan AKD No. 1, Kelurahan Mongkonai, Kota Kotamobagu, Kamis (17/9/2026) pagi. Kemacetan terjadi pada waktu yang bertepatan dengan meningkatnya aktivitas warga menuju sekolah dan tempat kerja. Kendaraan yang mengantre […]

  • Dijuluki ‘Ratu Solar’, Ci Linda Diduga Kendalikan Distribusi Solar Subsidi di Wilayah Hukum Polres Minahasa

    Dijuluki ‘Ratu Solar’, Ci Linda Diduga Kendalikan Distribusi Solar Subsidi di Wilayah Hukum Polres Minahasa

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle (**/NAL)
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM – Dugaan praktik penguasaan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi di sejumlah SPBU di Kabupaten Minahasa mencuat setelah sejumlah narasumber menyampaikan informasi kepada media mengenai seorang perempuan berinisial YH yang dikenal dengan sapaan Ci Linda. Berdasarkan keterangan beberapa narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, Senin (3/8/2026), hampir seluruh pengepul solar subsidi disebut […]

expand_less