Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » APH Jangan Tutup Mata! Dugaan Tambang Ilegal Rio Koyong di Ratatotok Diminta Diusut

APH Jangan Tutup Mata! Dugaan Tambang Ilegal Rio Koyong di Ratatotok Diminta Diusut

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 382
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RATATOTOK, PRONEWS5.COM – Sejumlah warga dan pegiat lingkungan mendesak aparat penegak hukum (APH), khususnya Polda Sulawesi Utara dan Polres Minahasa Tenggara, segera mengusut dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang disebut masih berlangsung di wilayah Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara.

Dalam informasi yang dihimpun redaksi, aktivitas tersebut diduga dikelola oleh Rio Koyong dan berlangsung di kawasan yang disebut berada di sekitar hutan lindung.

Desakan tersebut muncul setelah beredar informasi bahwa aktivitas penambangan diduga masih menggunakan sedikitnya empat unit alat berat jenis excavator untuk mengeruk material yang mengandung emas.

Kegiatan itu disebut berlangsung siang dan malam dengan metode pengolahan menggunakan bak rendaman berkapasitas besar.

Seorang tokoh masyarakat Ratatotok yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan demi alasan keamanan mengatakan penegakan hukum terhadap dugaan aktivitas tambang ilegal harus dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu.

“Kami mendesak Polda Sulut bersama Polres Mitra segera bertindak terhadap dugaan aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan.

Jika terus dibiarkan, kami akan menyampaikan persoalan ini kepada pemerintah pusat melalui Satgas Penertiban Kawasan Hutan,” ujarnya kepada PRONEWS5.COM, pada Rabu (15/7/2026) di Manado.

Pernyataan senada disampaikan warga lainnya. Menurutnya, aktivitas penambangan yang diduga berlangsung di kawasan hutan berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan yang lebih luas apabila tidak segera dihentikan.

Warga mengaku khawatir terhadap dampak ekologis yang dapat ditimbulkan, mulai dari kerusakan kawasan hutan, pencemaran aliran sungai, hingga meningkatnya potensi longsor dan banjir yang dapat mengancam permukiman masyarakat di sekitar lokasi.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, hingga pertengahan Juli 2026 aktivitas penambangan tersebut diduga masih berlangsung. Sejumlah sumber menyebutkan sedikitnya empat unit excavator masih beroperasi di lokasi yang disebut berada di kawasan Royal Hill Ratatotok.

Informasi yang dihimpun juga menyebut material hasil galian diduga diproses menggunakan dua bak penampungan berkapasitas sekitar 3.000 dan 2.000 dengan sistem rendaman sebelum dilakukan proses lanjutan. Namun, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari instansi yang berwenang.

Sebelumnya, Polres Minahasa Tenggara bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara diketahui telah memasang baliho larangan melakukan aktivitas pertambangan di kawasan Kebun Raya Megawati Soekarnoputri Ratatotok.

Meski demikian, sejumlah warga mengklaim aktivitas penambangan diduga masih terus berlangsung.

Para pegiat lingkungan menilai apabila lokasi tersebut benar merupakan kawasan hutan lindung, maka penegakan hukum harus dilakukan secara menyeluruh sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mereka juga meminta aparat menyelidiki status kawasan, legalitas aktivitas pertambangan, serta pihak-pihak yang diduga terlibat.

Pemerintah pusat sendiri telah membentuk Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melalui Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 sebagai bagian dari upaya penertiban pelanggaran pemanfaatan kawasan hutan.

Secara hukum, aktivitas pertambangan tanpa izin dapat dikenai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba), apabila unsur-unsur tindak pidananya terbukti berdasarkan proses penyelidikan dan penyidikan.

Hingga berita ini diterbitkan, PRONEWS5.COM masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Rio Koyong, Polda Sulawesi Utara, dan Polres Minahasa Tenggara terkait informasi dugaan aktivitas PETI tersebut.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Drag Race di Kotamobagu Berujung Maut, Mobil Peserta Hantam Penonton, 6 Orang Dilaporkan Tewas

    Tragedi Drag Race Kotamobagu, Jangan Hanya Pembalap: Panitia dan Pemberi Izin Perlu Diperiksa

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 624
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM – Tragedi maut dalam ajang Open Tournament Tidar Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 di Sirkuit Non-Permanen Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Minggu (9/8/2026), menyisakan pertanyaan serius mengenai aspek keselamatan dan tanggung jawab penyelenggaraan kegiatan. Sedikitnya enam orang dilaporkan meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah mobil peserta balapan […]

  • Paraguay Permalukan Jerman, Sang Juara Dunia Angkat Koper

    Paraguay Permalukan Jerman, Sang Juara Dunia Angkat Koper

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 299
    • 0Komentar

    MASSACHUSETTS, PRONEWS5.COM – Kejutan terbesar kembali tersaji di babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026. Paraguay sukses menumbangkan salah satu raksasa sepak bola Eropa, Jerman, melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Stadion Gillette, Massachusetts, Selasa (30/6/2026). Kemenangan tersebut memastikan La Albirroja melangkah ke babak […]

  • Banyak yang Tak Tahu, Ternyata Osco Sudah Berbuat untuk Tomohon

    Banyak yang Tak Tahu, Ternyata Osco Sudah Berbuat untuk Tomohon

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 632
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM– Maraknya baliho bergambar pengusaha nasional Osco Olfriady Letunggamu yang terpasang di berbagai ruas jalan Kota Tomohon akhirnya mendapat penjelasan dari sejumlah pihak. Kehadiran baliho tersebut disebut sebagai bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026, bukan sebagai aktivitas politik. Penjelasan itu disampaikan oleh Nisia Moraya Tewu, Asisten Konsul Kehormatan Belanda […]

  • Pengukuhan PneT di Bogor Diperkuat Aksi Sosial untuk Generasi Tombulu

    Pengukuhan PneT di Bogor Diperkuat Aksi Sosial untuk Generasi Tombulu

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle (**/ML)
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BOGOR, PRONEWS5.COM — Pengukuhan Pengurus Besar Pinaesaan ne Tombulu (PneT) di Bogor tidak sekadar menjadi agenda organisasi. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bakti sosial di Panti Asuhan Yayasan Kami Satu, Citeureup, Bogor, sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian keluarga besar Tombulu terhadap sesama. Rangkaian kegiatan berlangsung pada Sabtu akhir pekan lalu dan diikuti Dewan Pembina, Dewan Penasihat, […]

  • Lahan Perhutanan Sosial Siap Digarap untuk Hilirisasi Perkebunan Berbasis Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah menyiapkan ratusan ribu hektare lahan perhutanan sosial untuk mendukung pengembangan hilirisasi perkebunan berbasis masyarakat. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan, memperkuat ekonomi lokal, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani dan kelompok usaha perhutanan sosial. Kementerian Kehutanan mencatat, sebanyak 390 ribu hektare lahan perhutanan sosial telah dipetakan […]

  • Prediksi Mengarah ke Inggris, Akankah Norwegia Menciptakan Kejutan Terbesar?

    Prediksi Mengarah ke Inggris, Akankah Norwegia Menciptakan Kejutan Terbesar?

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 178
    • 0Komentar

    FLORIDA, PRONEWS5.COM – Tim Nasional Inggris datang sebagai favorit saat menghadapi Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia FIFA 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Hard Rock, Florida, Amerika Serikat, Minggu (12/7/2026) pukul 05.00 WITA. Berdasarkan analisis statistik terbaru, Inggris memiliki peluang kemenangan sebesar 50,2 persen, sedangkan Norwegia berada di angka 24 persen, sementara peluang […]

expand_less