Bangkit dari Jurang, Argentina Singkirkan Mesir 3-2
- account_circle (**/VAN)
- calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
- visibility 265
- comment 0 komentar
- print Cetak

Lionel Messi bersama Enzo Fernández dan rekan-rekan setim Argentina merayakan gol kemenangan dramatis pada masa injury time yang memastikan Albiceleste membalikkan keadaan untuk menaklukkan Mesir 3-2 sekaligus mengamankan tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2026. (Foto:Dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ATLANTA, PRONEWS5.COM – Argentina menunjukkan mental juara yang sesungguhnya. Sempat tertinggal dua gol, Albiceleste membalikkan keadaan dan menundukkan Mesir 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, memastikan satu tiket ke perempat final dalam laga yang dipenuhi drama hingga detik terakhir.
Kemenangan dramatis itu diraih setelah Argentina tampil dominan sepanjang pertandingan, namun justru lebih dulu dikejutkan dua gol Mesir.
Kebangkitan dimulai pada 11 menit terakhir pertandingan melalui Cristian Romero, disusul gol penyeimbang Lionel Messi, sebelum Enzo Fernández menjadi pahlawan lewat gol kemenangan pada masa injury time.
Sejak peluit awal dibunyikan, Argentina langsung mengambil alih penguasaan bola dan menekan pertahanan Mesir. Namun efektivitas serangan balik membuat wakil Afrika itu mampu mencuri keunggulan lebih dahulu.
Gol pembuka lahir pada menit ke-15. Memanfaatkan umpan Marwan Attia, Yasser Ibrahim sukses menaklukkan Emiliano Martínez dan membawa Mesir unggul 1-0.
Argentina sebenarnya memiliki peluang emas menyamakan kedudukan lima menit kemudian setelah mendapat hadiah penalti.
Namun eksekusi Lionel Messi berhasil dibaca dengan sempurna oleh kiper Mostafa Shobier.
Penyelamatan itu membuat Mesir mempertahankan keunggulan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pelatih Argentina meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan Lautaro Martínez dan Nicolás González guna menambah daya dobrak.
Namun skenario justru semakin sulit ketika Mostafa Ziko menggandakan keunggulan Mesir pada menit ke-67 melalui serangan balik cepat. Skor berubah menjadi 2-0 dan membuat Argentina berada di ambang eliminasi.
Dalam kondisi tertekan, Argentina menunjukkan karakter sebagai tim besar.
Cristian Romero membuka harapan lewat gol pada menit ke-79 setelah memanfaatkan situasi bola mati. Gol tersebut membangkitkan kepercayaan diri para pemain Argentina.
Hanya empat menit berselang, Lionel Messi menebus kegagalannya dari titik penalti dengan mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2 melalui penyelesaian klinis yang membuat pertandingan kembali hidup.
Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Argentina melancarkan satu serangan terakhir.
Pada menit 90+2, Enzo Fernández muncul tanpa pengawalan dan melepaskan penyelesaian yang gagal dihentikan Mostafa Shobier.
Gol tersebut memastikan comeback luar biasa Argentina sekaligus mengakhiri perlawanan sengit Mesir dengan skor 3-2.
Peluit panjang kemudian dibunyikan, disambut selebrasi para pemain dan pendukung Argentina yang memenuhi Stadion Mercedes-Benz.
Secara statistik, Argentina memang tampil lebih dominan dibanding Mesir.
Tim asuhan Lionel Scaloni menguasai bola hingga 61 persen, melepaskan 17 tembakan dengan tujuh mengarah tepat ke gawang, serta mencatat akurasi operan mencapai 91 persen.
Sebaliknya, Mesir lebih mengandalkan efektivitas serangan balik. Dari empat tembakan yang dilepaskan, dua di antaranya berhasil menjadi gol.
Penampilan gemilang Mostafa Shobier yang melakukan empat penyelamatan hampir membawa Mesir menciptakan kejutan besar sebelum akhirnya harus menyerah di penghujung laga.
Kemenangan ini mengantarkan Argentina ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Selanjutnya, Albiceleste akan menghadapi pemenang pertandingan Swiss melawan Kolombia dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia.
- Penulis: (**/VAN)



Saat ini belum ada komentar