Pahlawan WTP Gerardus Mogi Tutup Era dengan 8 WTP
- account_circle rafael
- calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
- visibility 624
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOMOHON, PRONews5.com — Delapan kali berturut-turut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI bukan pencapaian biasa. Drs. Gerardus Emanuel Mogi, MAP menutup masa jabatannya sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon dengan prestasi ini, menjadikannya figur ikonik dalam pengelolaan keuangan daerah.
Serah terima jabatan kepada Danny Ruddy Liuw, SKom, MM digelar Selasa, 6 Januari 2026, menandai berakhirnya era “Pahlawan WTP” dan membuka lembaran baru tata kelola keuangan daerah Tomohon.
Rekor WTP dan Maknanya bagi Tomohon
Prestasi delapan WTP berturut-turut bukan sekadar angka. Berdasarkan laporan BPK, WTP diberikan karena laporan keuangan Pemkot Tomohon dinilai wajar secara material, memiliki sistem pengendalian internal memadai, dan patuh terhadap regulasi.
Artinya, seluruh aliran APBD dikelola dengan disiplin, transparan, dan akuntabel.
“Tidak banyak birokrat yang mampu mempertahankan standar tinggi ini lintas kepemimpinan kepala daerah,” ungkap Eddy Rompas, aktivis anti korupsi dari Lembaga Investigasi Negara (LIN) Sulut.
Capaian Mogi melintasi tiga rezim kepala daerah:
- Era Wali Kota Jimmy F. Eman – Wakil Wali Kota Syerly Adelin Sompotan (2017–2021): Mogi memulai karier sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah, memperkuat fondasi tata kelola keuangan dengan fokus pada pengawasan internal, pembenahan sistem pelaporan, dan kepatuhan regulasi.
- Era Wali Kota Caroll J. A. Senduk – Wakil Wali Kota Wenny Lumentut (2021–2024): Tradisi WTP berlanjut di tengah meningkatnya standar audit BPK dan tuntutan transparansi publik. Mogi menjadi motor teknokratis yang menjaga disiplin anggaran di seluruh OPD.
- Era Wali Kota Caroll J. A. Senduk – Wakil Wali Kota Sendy Rumajar (2025): Konsistensi tata kelola tetap terjaga hingga Tomohon mencatat WTP ke-12 secara keseluruhan sebelum Mogi mengakhiri masa jabatannya.
Strategi dan Integritas
Sumber internal BPKPD menjelaskan, Mogi selalu menekankan tiga prinsip utama: ketelitian administrasi, kepatuhan regulasi, dan keterbukaan informasi publik.
Setiap audit rutin BPK disikapi sebagai momentum pembelajaran dan penguatan sistem.
“Beliau selalu menekankan, WTP bukan tujuan akhir, tapi indikator bahwa kita bisa dipercaya mengelola uang rakyat dengan profesional,” kata seorang pejabat senior BPKPD yang enggan disebutkan namanya.
Dengan purna bakti Mogi, tantangan baru bagi Pemkot Tomohon adalah mempertahankan dan meningkatkan integritas pengelolaan keuangan di tengah dinamika kebutuhan publik, proyek pembangunan, dan transparansi digital yang semakin tinggi.
Selain pergantian kepala BPKPD, dilakukan juga serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit BPKPD dari Ny. Serli Mogi-Tubongkasi kepada Ny. Merlike Liuw-Elias, menegaskan kesinambungan organisasi pendukung birokrasi.
Profil Singkat Gerardus Mogi
- Nama: Drs. Gerardus Emanuel Mogi, MAP
- Julukan: Pahlawan WTP
- Tempat/Tgl Lahir: Tomohon, 15 Desember 1965
- Pendidikan: Magister Administrasi Publik, Universitas Negeri Manado
- Karier: Kepala BPKPD (2017–2026), berbagai posisi fungsional dan struktural di Pemkot Tomohon
- Prestasi: 8 kali WTP berturut-turut, julukan Pahlawan WTP
- Keluarga: Istri Ny. Serli Meiske Tubongkasi, dua putri
Refleksi dan Harapan
Era Gerardus Mogi membuktikan bahwa pengelolaan keuangan yang baik memerlukan konsistensi, integritas, dan strategi jangka panjang.
Dengan pejabat baru, Tomohon diharapkan tidak hanya mempertahankan WTP, tetapi juga menerapkan transparansi digital, memperkuat pengawasan publik, dan memastikan APBD benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
[**/ARP]
- Penulis: rafael



Saat ini belum ada komentar