SPBU Kawangkoan Viral, Diduga Layani Pengisian Solar Lewat Pintu Kendaraan
- account_circle (**/VIC)
- calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
- visibility 460
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tangkapan layar video viral dugaan pengisian BBM melalui pintu kendaraan di SPBU Kawangkoan, Minahasa, Rabu (13/5/2026), yang menuai kecaman di media sosial.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA|PRONews5.com — Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, mendadak viral di media sosial setelah video dugaan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui pintu kendaraan tersebar luas, Rabu (13/5/2026).
Aktivitas yang dinilai tidak lazim memicu kecaman di media sosial dan menimbulkan dugaan adanya praktik praktik distribusi BBM bersubsidi.
Dalam video yang beredar, terlihat aktivitas pengisian BBM yang diduga dilakukan tidak sesuai prosedur standar operasional SPBU. Rekaman tersebut langsung menuai reaksi keras dari pengguna media sosial yang pengamatan pengawasan pihak pengelola SPBU maupun aparat terkait dengan distribusi subsidi BBM di daerah tersebut.
Sejumlah kalangan menilai praktik itu berpotensi membuka ruang subsidi surya yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan sektor tertentu sesuai peraturan pemerintah.
Dugaan permainan distribusi BBM subsidi kembali mencuat di tengah maraknya kasus mafia solar di sejumlah wilayah Sulawesi Utara.
“Kalau benar ada pengisian lewat pintu kendaraan dan bukan melalui tangki sebagaimana mestinya, ini harus diusut.
Jangan sampai ada praktik penimbunan atau permainan BBM subsidi,” tulis salah satu akun media sosial yang ikut membacakan video viral tersebut.
Tokoh masyarakat meminta aparat penegak hukum (APH) dan pihak Pertamina turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap SPBU tersebut.
Mereka menilai pengawasan distribusi subsidi BBM harus diperketat agar tidak terjadi kebocoran yang merugikan masyarakat dan negara.
“APH dan Pertamina jangan tutup mata. Jika ada pelanggaran, harus ditindak tegas. Subsidi BBM adalah hak masyarakat kecil, bukan untuk dipermainkan,” ujar salah satu tokoh Minahasa.
Kasus dugaan mencakup subsidi BBM belakangan menjadi perhatian karena dinilai merugikan negara dan masyarakat.
Pengawasan distribusi BBM pun didesak diperketat, termasuk pemeriksaan rekaman CCTV, pengisian data transaksi, serta kendaraan yang diduga terlibat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Kawangkoan maupun Pertamina terkait video viral tersebut.
Mungkin persoalan itu tidak berhenti sebatas viral di media sosial, tetapi ditindaklanjuti secara serius untuk mengungkap tidak adanya pelanggaran prosedur maupun dugaan praktik mencakup subsidi BBM.
- Penulis: (**/VIC)



Saat ini belum ada komentar