Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Tambang Emas Ilegal di Bolmut Menggila, Warga Desak Kapolda Sulut Turun Tangan

Tambang Emas Ilegal di Bolmut Menggila, Warga Desak Kapolda Sulut Turun Tangan

  • account_circle rafael
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 494
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOLMUT, PRONews5.com — Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Huntuk, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, dilaporkan semakin tak terkendali. Warga minta Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie, S.I.K, M.H.,.turun tangan langsung menindak tambang ilegal yang diduga beroperasi terbuka selama lebih dari satu tahun tanpa penegakan hukum tegas.

Sejak Januari 2025 hingga akhir Januari 2026, aktivitas tambang emas ilegal tersebut disebut terus berlangsung tanpa jeda.

Operasi pertambangan dilakukan siang dan malam dengan menggunakan puluhan alat berat di kawasan yang diduga masuk wilayah hutan lindung dan aliran sungai, meski telah berulang kali dikeluhkan warga dan disorot media.

Berdasarkan pantauan lapangan dan penelusuran tim media, lokasi tambang berada sekitar 20 kilometer dari Desa Huntuk, kawasan yang secara hukum dilarang untuk aktivitas pertambangan. Namun di lapangan, ekskavator terlihat bebas menggali tanah dan membongkar alur sungai demi mengejar emas bernilai tinggi.

Seorang warga Desa Bohabak mengungkapkan bahwa aktivitas tersebut bukan lagi tambang rakyat berskala kecil.

Menurutnya, jumlah alat berat terus bertambah dari waktu ke waktu. “Awalnya sekitar sembilan unit, sekarang terus bertambah. Pekerjanya puluhan orang,” ujarnya.

Sungai yang selama ini menjadi sumber air bersih digali dan dialihkan, menyebabkan air berubah keruh dan berlumpur.

Warga kini kesulitan memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari. Kerusakan ini dikhawatirkan menimbulkan dampak jangka panjang terhadap ekosistem dan kesehatan masyarakat.

Selain kerusakan sungai, aktivitas keluar-masuk alat berat juga merusak jalan perkebunan warga. Akses petani terganggu, hasil kebun terancam, dan keresahan sosial meningkat akibat tidak adanya kepastian penindakan hukum.

Masifnya penggunaan alat berat memunculkan dugaan keterlibatan investor bermodal besar, bahkan disebut-sebut berasal dari luar daerah.

Warga menilai mustahil operasi tambang dengan skala sebesar ini dapat berjalan lama tanpa dukungan dana kuat dan dugaan adanya perlindungan tertentu. Kondisi tersebut memunculkan persepsi bahwa praktik PETI di wilayah ini seolah kebal hukum.

Tokoh masyarakat mendesak Polres Bolaang Mongondow Utara dan Polda Sulawesi Utara segera menghentikan seluruh aktivitas PETI di Desa Huntuk.

Mereka menegaskan penindakan tidak boleh berhenti pada pekerja lapangan, melainkan harus menyasar pemodal dan aktor intelektual yang diduga menjadi pengendali utama tambang ilegal.

Secara hukum, aktivitas PETI tersebut berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Undang-Undang Kehutanan jika terbukti beroperasi di kawasan hutan lindung.

Ancaman pidana meliputi hukuman penjara, denda hingga miliaran rupiah, serta perampasan alat berat sebagai barang bukti kejahatan lingkungan.

Terpisah, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Utara, Fransiskus Maindoka, menegaskan bahwa aktivitas tersebut ilegal. “Tahun 2025 kami sudah mengeluarkan surat edaran agar PETI ditutup. Tambang itu ilegal, tidak ada izin,” tegasnya.

Sebelumnya, Sangadi (Kepala Desa) Huntuk, Oldy Feri Kumolontang, kepada PRONews5.com menyatakan bahwa pemerintah desa tidak pernah mengizinkan adanya PETI di wilayah mereka. “Pemerintah desa sudah melarang. Semua sudah bergerak untuk penertiban. Silakan dikonfirmasi langsung ke kepolisian,” ujarnya.

Warga berharap keterlibatan langsung Kapolda dapat menghentikan praktik PETI yang marak di Sulawesi Utara, khususnya di Bolaang Mongondow Utara, agar tidak terus menjadi kejahatan lingkungan yang dibiarkan berlarut-larut.

[**/RED]

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Tegaskan Politik Nonblok, Putin Soroti Posisi Strategis Indonesia di Dunia

    Prabowo Tegaskan Politik Nonblok, Putin Soroti Posisi Strategis Indonesia di Dunia

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 424
    • 0Komentar

    RUSIA, PRONEWS5.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan posisi Indonesia terbuka untuk membangun hubungan dan kerja sama dengan semua negara, termasuk dengan berbagai kekuatan besar dunia. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Federasi Rusia, pada Kamis, 3 September 2026. Presiden Prabowo […]

  • Pemkab Minahasa Dukung Koperasi Merah Putih, tetapi Tolak Hibah dan Pinjam Pakai Lahan

    Pemkab Minahasa Dukung Koperasi Merah Putih, tetapi Tolak Hibah dan Pinjam Pakai Lahan

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 276
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONEWS5.COM– Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa terkait pembangunan Gerai/Gedung Koperasi Merah Putih memunculkan pertanyaan. Di satu sisi pemerintah menyatakan mendukung percepatan pembangunan koperasi, namun di sisi lain menegaskan bahwa permohonan hibah maupun pinjam pakai lahan milik daerah tidak dapat dilaksanakan. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa tertanggal 20 Mei 2026 yang […]

  • Prabowo Percepat Pemulihan Huntara dan Layanan Dasar Warga

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah memandang serius penanganan bencana dan berkomitmen meringankan beban warga. Presiden juga mengapresiasi inisiatif Danantara dalam percepatan pembangunan huntara, serta meminta koordinasi dijalankan ketat agar penanganan berjalan tertib. “Saya terima kasih sama Danantara yang telah melakukan suatu pekerjaan yang saya lihat baik. Ini membangun hunian dalam waktu singkat itu […]

  • Terungkap Detik Terakhir Purbaya Sebelum Dicopot Prabowo

    Terungkap Detik Terakhir Purbaya Sebelum Dicopot Prabowo

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 147
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM – Pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa oleh Presiden Prabowo Subianto berlangsung secara mendadak ketika Purbaya masih menjalankan agenda resmi pemerintahan. Beberapa jam sebelum kursinya dicopot, Purbaya masih menghadiri Rapat Kerja Komite IV DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2026). Rapat tersebut bahkan menjadi agenda terakhir Purbaya sebagai Menteri Keuangan. Berdasarkan […]

  • Jelang Spanyol vs Belgia, Satu Fakta Ini Diprediksi Jadi Penentu Lolos ke Semifinal

    Jelang Spanyol vs Belgia, Satu Fakta Ini Diprediksi Jadi Penentu Lolos ke Semifinal

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 208
    • 0Komentar

    LOS ANGELES, PRONEWS5.COM – Perempat final Piala Dunia 2026 menghadirkan laga sarat gengsi antara Spanyol dan Belgia di SoFi Stadium, Inglewood, Los Angeles, Amerika Serikat, Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB. Duel yang akan disiarkan langsung itu diprediksi menjadi panggung dominasi La Furia Roja, yang datang dengan rekor pertahanan terbaik sepanjang turnamen. Berdasarkan berbagai indikator statistik […]

  • PWI Sulut Berduka Pitres Sombowadile Meninggal Dunia

    PWI Sulut Berduka Pitres Sombowadile Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle (**/VAN)
    • visibility 160
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Kabar duka menyelimuti keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara. Wartawan dan penulis Pitres Sombowadile meninggal dunia pada Jumat (18/9/2026) pagi. Ucapan duka disampaikan Ketua PWI Sulut Sintya NC Bojoh kepada sejumlah wartawan di Manado, Minggu (20/9/2026). “Segenap keluarga besar PWI Sulut turut berduka. Almarhum Pitres semasa hidupnya, sejak era […]

expand_less