Rahasia Takoyaki Autentik Jepang Ternyata Ada di Tomohon
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
- visibility 190
- comment 0 komentar
- print Cetak

Takoyaki autentik menjadi salah satu menu unggulan di Izakaya Kampai Tomohon dengan memadukan bahan baku hasil laut Sulawesi Utara dan bumbu khas Jepang.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOMOHON, PRONEWS5.COM – Hidangan khas Jepang, Takoyaki, kini menjadi salah satu menu unggulan di Izakaya Kampai Tomohon. Tidak sekadar menghadirkan cita rasa autentik Negeri Sakura, restoran tersebut mengusung konsep kolaborasi antara budaya kuliner Jepang dengan pemanfaatan hasil perikanan Sulawesi Utara melalui dukungan lembaga riset kelautan.
Konsep tersebut diperkenalkan sebagai upaya menghadirkan pengalaman bersantap bergaya Jepang (Japanese Dining Experience) sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas hasil laut lokal melalui pendekatan gastronomi.
Takoyaki merupakan makanan khas Kota Osaka yang dibuat dari adonan tepung, telur, dan kaldu dashi, kemudian diisi potongan gurita, daun bawang, tenkasu, serta jahe merah.
Setelah dipanggang dalam cetakan berbentuk bulat, hidangan ini disajikan dengan saus khas, mayones Jepang, taburan aonori, dan katsuobushi.
Di Izakaya Kampai Tomohon, menu tersebut dikembangkan menggunakan bahan baku hasil laut yang diperoleh melalui Base International Coelacanth Research Center and Marine Museum Bolaang Mongondow, yang sebelumnya dikenal sebagai Base Program Mitra Bahari Regional Center Sulawesi Utara.
Pemanfaatan bahan baku lokal tersebut menjadi bagian dari upaya hilirisasi hasil penelitian kelautan, sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya perikanan secara berkelanjutan.
Meski mengutamakan bahan baku lokal, sejumlah bumbu utama seperti saus takoyaki, aonori, hingga katsuobushi tetap didatangkan langsung dari Jepang.
Pengadaan bahan tersebut difasilitasi melalui jejaring kerja sama internasional yang dijembatani Yayasan Indonesia Coelacanth Center (YICC) guna menjaga karakter cita rasa asli kuliner Jepang.
Dari sisi sumber daya manusia, keaslian rasa juga didukung pengalaman juru masak yang pernah mengikuti pendidikan nonformal kuliner Jepang di beberapa daerah, antara lain Nagasaki, Sapporo (Hokkaido), dan Okinawa.
Setiap wilayah tersebut memiliki karakter kuliner berbeda.
Nagasaki dikenal dengan pengaruh kuliner internasional, Hokkaido identik dengan kekayaan hasil laut segar, sedangkan Okinawa terkenal dengan sajian sehat yang memadukan pengaruh Jepang, Tiongkok, dan Asia Tenggara.
Perpaduan pengalaman tersebut diterapkan dalam penyajian menu di Izakaya Kampai Tomohon agar tetap mempertahankan cita rasa autentik namun sesuai dengan lidah masyarakat Indonesia.
Lebih dari sekadar menyajikan makanan, konsep yang dibangun juga memperlihatkan sinergi antara penelitian, konservasi sumber daya laut, pendidikan, dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi bahari Sulawesi Utara.
Kehadiran Takoyaki di Izakaya Kampai Tomohon diharapkan tidak hanya memperkenalkan budaya kuliner Jepang kepada masyarakat, tetapi juga membuka peluang peningkatan nilai ekonomi produk perikanan lokal melalui inovasi kuliner yang berkualitas.
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar