Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Hampir Rp12 Miliar Pasar Kayu Bulan Malalayang Tak Terpakai

Hampir Rp12 Miliar Pasar Kayu Bulan Malalayang Tak Terpakai

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 247
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANADO, PRONEWS5.COM — Proyek pembangunan Pasar Restorasi di Kayu Bulan, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara, menyisakan pertanyaan serius terkait pemanfaatan fasilitas yang dibangun menggunakan anggaran belasan miliar rupiah.

Bangunan pasar tersebut disebut belum dimanfaatkan secara optimal, sementara berdasarkan data pengadaan yang beredar, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan nilai pekerjaan mencapai hampir Rp12 miliar.

Informasi yang dihimpun PRONEWS5.COM pada Selasa (1/9/2026), paket pembangunan tahap pertama tercatat sekitar Rp9,850 miliar. Pekerjaan kemudian berlanjut pada tahap kedua dengan nilai sekitar Rp2 miliar.

Selain dua paket pekerjaan fisik tersebut, terdapat pula anggaran sekitar Rp100 juta untuk jasa konsultan pengawas.

Jika seluruh nilai paket tersebut dijumlahkan, anggaran yang tercatat mencapai kurang lebih Rp11,95 miliar.

Besarnya nilai belanja daerah itu menjadi alasan penting untuk mempertanyakan sejauh mana fasilitas pasar tersebut memberikan manfaat sebagaimana tujuan awal pembangunannya.

Seorang sumber yang mengetahui kondisi di lapangan mengatakan, pembangunan pasar semestinya didasarkan pada perencanaan yang jelas, mulai dari kebutuhan pedagang, potensi aktivitas perdagangan, akses masyarakat hingga pola pengelolaannya.

“Pembangunan pasar seharusnya memiliki tujuan yang jelas, yakni menyediakan ruang bagi pedagang sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Ketika fasilitas yang sudah dibangun justru tidak digunakan, tentu perlu dilihat kembali efektivitas pembangunannya,” ujar sumber tersebut kepada PRONEWS5.COM.

Sumber meminta identitasnya tidak dipublikasikan karena alasan tertentu.

Persoalan tersebut kemudian mendapat perhatian aktivis Sulawesi Utara, Eddy Rompas dari Lembaga Investigasi Nasional (LIN) Sulut.

Menurut Eddy, pemerintah perlu menjelaskan secara terbuka apakah sebelum pembangunan telah dilakukan kajian yang memadai mengenai kebutuhan pasar dan kesiapan pengelolaannya.

“Publik berhak mengetahui apakah sejak awal sudah dilakukan kajian mengenai kebutuhan pedagang, jumlah pengguna, aksesibilitas, pengelolaan pasar hingga kesiapan fasilitas pendukung,” kata Eddy.

Ia menilai pembangunan fasilitas publik tidak cukup hanya dilihat dari berdirinya bangunan dan selesainya pekerjaan fisik.

“Pembangunan fisik tanpa kepastian pemanfaatan berpotensi membuat fasilitas publik kehilangan fungsi dan manfaatnya,” ujarnya.

Karena itu, Eddy meminta Pemerintah Kota Manado memberikan penjelasan mengenai status pasar tersebut, termasuk siapa yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan apa yang menjadi kendala sehingga fasilitas itu belum dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Menurut Eddy, apabila dalam proses pembangunan ditemukan indikasi pelanggaran hukum, penyimpangan anggaran atau persoalan lain yang berpotensi merugikan keuangan negara/daerah, maka Aparat Penegak Hukum (APH) dapat melakukan penyelidikan sesuai kewenangan dan berdasarkan bukti yang tersedia.

“Kalau memang terdapat indikasi pelanggaran, tentu aparat penegak hukum perlu melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah ada atau tidaknya unsur pelanggaran. Tetapi semuanya harus berdasarkan data dan bukti,” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan alasan pembangunan dilakukan dalam dua tahap dengan nilai pekerjaan yang secara keseluruhan mencapai miliaran rupiah.

“Jangan sampai anggaran besar berakhir menjadi bangunan kosong. Pemerintah Kota Manado perlu membuka secara terang kondisi proyek tersebut kepada masyarakat,” kata Eddy.

Menurutnya, transparansi penting karena pembangunan tersebut menggunakan uang negara yang pada akhirnya harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Ini menyangkut efektivitas penggunaan uang publik. Hampir Rp12 miliar telah dikucurkan,” pungkasnya.

PRONEWS5.COM masih melakukan upaya konfirmasi kepada Pemerintah Kota Manado dan pihak-pihak terkait untuk memperoleh penjelasan mengenai proses pembangunan, nilai kontrak, tahapan pekerjaan, sumber anggaran, hasil pekerjaan serta rencana pemanfaatan pasar tersebut.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Pangan Tetap Stabil di Tengah Ancaman Inflasi Global

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah terus menjaga stabilitas harga pangan nasional di tengah dinamika ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian. Berbagai langkah strategis ditempuh guna memastikan ketersediaan pasokan tetap aman dan harga kebutuhan pokok terkendali, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun ini. Sejumlah indikator menunjukkan tekanan inflasi pangan relatif […]

  • Pengawasan Diperketat, Harga dan Stok Sembako Jelang Lebaran Tetap Stabil

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 301
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah pusat dan daerah kompak menggencarkan pengawasan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok (sembako) selama bulan suci Ramadan 1447 H. Instruksi mengalir dari tingkat tertinggi hingga ke lapangan pasar, demi memastikan masyarakat tidak terbebani lonjakan harga di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah memberikan arahan tegas kepada Menteri Koordinator Bidang […]

  • Maroko Kejutkan Brasil! Gol Saibari Dibalas Vinicius Jr, Skor 1-1 Saat Turun Minum

    Maroko Kejutkan Brasil! Gol Saibari Dibalas Vinicius Jr, Skor 1-1 Saat Turun Minum

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 275
    • 0Komentar

    NEW YORK, PRONews5.com – Timnas Brasil dan Timnas Maroko masih bermain imbang 1-1 hingga turun minum dalam laga Grup C Piala Dunia 2026 yang berlangsung di New York/New Jersey Stadium, Minggu (14/6/2026) WIB. Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal. Maroko tampil berani dengan permainan menyerang dan sempat mendominasi penguasaan bola, sementara Brasil mengandalkan kecepatan serangan […]

  • Pengawasan Anggaran MBG Diperketat, BGN Gandeng Kejagung

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat komitmennya dalam memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan transparan dan akuntabel. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam pengawasan anggaran program tersebut. Kolaborasi ini menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam menjaga setiap rupiah anggaran negara agar tepat sasaran […]

  • Rico Disebut Tak Kapok Timbun Solar Bersubsidi di Tomohon dan Tondano

    Rico Disebut Tak Kapok Timbun Solar Bersubsidi di Tomohon dan Tondano

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 458
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM — Dugaan praktik penimbunan dan penyalahgunaan solar bersubsidi kembali mencuat di wilayah Tomohon dan Tondano. RR alias Rico disebut masih menjalankan aktivitas yang diduga berkaitan dengan penampungan dan pembelian solar bersubsidi, meski sebelumnya aktivitas tersebut disebut telah beberapa kali ditertibkan. Informasi tersebut disampaikan sumber kepada PRONEWS5.COM, Senin (24/8/2026). Sumber menyebut, aktivitas Rico diduga […]

  • Kantor Dinas Pertanian Bolmong Terbakar Diduga Korsleting Listrik

    Sudah Diwarning Bupati Kantor Dinas Pertanian Bolmong Malah Terbakar

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 278
    • 0Komentar

    BOLMONG, PRONEWS5.COM — Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terbakar pada Jumat (25/9/2026) siang. Kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting arus listrik saat sebagian besar pegawai sedang meninggalkan kantor untuk istirahat makan siang dan melaksanakan salat Jumat. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan sejumlah bagian kantor Dinas Pertanian Bolmong […]

expand_less