Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Banjir Bandang Terjang Padang 672 Warga Mengungsi

Banjir Bandang Terjang Padang 672 Warga Mengungsi

  • account_circle (**/NOX)
  • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PADANG, PRONEWS5.COM — Banjir dan banjir bandang yang melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatera Barat, sejak Sabtu (10/10/2026), memaksa 672 warga mengungsi hingga Minggu (11/10/2026).

Bencana yang dipicu hujan berintensitas tinggi tersebut merendam sekitar 120 rumah, mengganggu akses jalan, dan mendorong pengerahan tim gabungan untuk mengevakuasi warga serta menyalurkan bantuan darurat.

Data sementara yang dilaporkan otoritas penanggulangan bencana menunjukkan, wilayah terdampak meliputi Kecamatan Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo. Luapan sungai, termasuk Sungai Lubuk Minturun, serta jebolnya tanggul di aliran Sungai Lapau Munggu disebut menjadi faktor yang memperparah genangan di sejumlah permukiman.

Meski dampak banjir cukup luas, laporan hingga Minggu menyebutkan belum ada korban jiwa.

Petugas masih melakukan pendataan dan pemantauan kondisi lapangan untuk memastikan kebutuhan warga terdampak serta mengantisipasi kemungkinan bertambahnya jumlah pengungsi.

Tim SAR gabungan dilaporkan telah mengevakuasi 238 orang dari kawasan yang terdampak banjir. Sebagian warga lainnya mencari tempat aman di sejumlah lokasi pengungsian, terutama di Kecamatan Kuranji.

Beberapa titik penampungan yang digunakan antara lain Tenda Lapau Munggu, Musala Ar Ridwan, dan Warung Jembatan Guo. Lokasi tersebut menjadi tempat sementara bagi warga yang rumahnya terendam atau berada di kawasan yang dinilai berisiko.

Proses evakuasi dan pendataan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi genangan, akses menuju permukiman, serta keselamatan warga. Jumlah pengungsi masih dapat berubah mengikuti perkembangan situasi dan hasil verifikasi petugas.

Pemerintah bersama instansi terkait menyalurkan kebutuhan dasar bagi warga yang meninggalkan rumah. Bantuan yang dilaporkan meliputi 500 bungkus nasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 100 selimut dari BPBD Kota Padang, serta mi instan, kasur, dan perlengkapan keluarga melalui Dinas Sosial Kota Padang.

Pemenuhan kebutuhan pangan, tempat berlindung, dan perlengkapan sehari-hari menjadi prioritas selama warga berada di pengungsian. Pendataan yang akurat diperlukan agar distribusi bantuan menjangkau keluarga terdampak sesuai kebutuhan dan tidak terkonsentrasi hanya pada satu lokasi.

Di sisi lain, Polda Sumatera Barat menyiagakan 250 personel gabungan untuk melakukan patroli keamanan di lingkungan permukiman yang ditinggalkan penghuninya.

Langkah ini bertujuan menjaga keamanan rumah warga selama mereka menjalani masa pengungsian sekaligus mengantisipasi potensi tindak kriminal.

Hujan berintensitas tinggi menjadi pemicu utama banjir yang melanda Padang. Ketika volume air meningkat, sungai dapat meluap dan menggenangi permukiman yang berada di dataran rendah atau berdekatan dengan aliran air. Kerusakan tanggul turut meningkatkan risiko masuknya air ke kawasan yang dilindungi struktur tersebut.

Dengan potensi hujan yang masih perlu diantisipasi, masyarakat diminta mengikuti informasi cuaca dan peringatan resmi dari instansi berwenang.

Warga yang berada di dekat sungai, saluran air, dan wilayah rawan banjir maupun longsor perlu segera berpindah ke tempat aman apabila kondisi memburuk.

BPBD juga melakukan evaluasi terhadap sistem peringatan dini sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi. Informasi mengenai perkembangan cuaca, ketinggian air, kondisi tanggul, dan jalur evakuasi menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko bagi masyarakat.

Pemerintah dan petugas gabungan masih perlu memperbarui data jumlah pengungsi, kerusakan bangunan, serta kebutuhan logistik seiring perkembangan penanganan di lapangan.

Bagi warga terdampak, penanganan darurat tidak hanya menyangkut pemindahan ke lokasi aman, tetapi juga kepastian tersedianya kebutuhan dasar dan perlindungan selama masa pengungsian.

Sementara itu, evaluasi penyebab luapan sungai dan kerusakan tanggul diperlukan sebagai dasar untuk mengurangi risiko kejadian serupa pada masa mendatang.

  • Penulis: (**/NOX)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kobis Bongkar Dugaan Oknum APH Main Proyek di Tomohon, Siap Lapor KPK

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 1.184
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONews5.com – Dugaan keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH) dalam proyek-proyek pemerintah di Kota Tomohon mulai mencuat. Pemerhati anti korupsi Tomohon, Danny Tular yang akrab disapa Kobis, mengaku telah mengantongi sejumlah nama aparat yang diduga ikut bermain dalam proyek daerah dan siap melaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pernyataan tersebut disampaikan Kobis saat diwawancarai […]

  • Voucke Lontaan Resmi Nahkodai SMSI Sulut 2026–2030, Ini Struktur Lengkap Pengurusnya

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 636
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Drs. Voucke Lontaan resmi menjabat Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sulawesi Utara periode 2026–2030 setelah menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari Ketua Umum SMSI Firdaus di Hotel Millennium, Jakarta, Sabtu (7/3/2026). Penyerahan SK tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 SMSI. SK bernomor 052/KPTS/SMSI–PUSAT/III/2026 itu menetapkan struktur lengkap […]

  • Pengawasan Diperketat, Harga dan Stok Sembako Jelang Lebaran Tetap Stabil

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 301
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah pusat dan daerah kompak menggencarkan pengawasan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok (sembako) selama bulan suci Ramadan 1447 H. Instruksi mengalir dari tingkat tertinggi hingga ke lapangan pasar, demi memastikan masyarakat tidak terbebani lonjakan harga di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah memberikan arahan tegas kepada Menteri Koordinator Bidang […]

  • NasDem Sulut Bergerak! Massa Desak Tempo Klarifikasi dan Minta Maaf

    NasDem Sulut Bergerak! Massa Desak Tempo Klarifikasi dan Minta Maaf

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 486
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Ratusan kader dan simpatisan Partai NasDem Sulawesi Utara menggelar aksi damai di NasDem Tower Sulut, Manado, Rabu (15/04/2026), sebagai bentuk protes terhadap pemberitaan Majalah Tempo edisi 12–19 April 2026 yang dinilai tidak berimbang dan merugikan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. Aksi yang dipusatkan di lantai 5 gedung tersebut berlangsung tertib sejak […]

  • Sebarkan Postingan “Wartawan Hoax”, Akun Facebook Elsavo Siap Dilaporkan ke Polres Tomohon

    Sebarkan Postingan “Wartawan Hoax”, Akun Facebook ELshavo Siap Dilaporkan ke Polres Tomohon

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 125
    • 0Komentar

    TOMOHON, PRONEWS5.COM – Polres Tomohon didesak mengusut sebuah unggahan di media sosial Facebook yang diduga menyerang profesi wartawan melalui penyebutan istilah “wartawan hoax”. Unggahan tersebut dinilai berpotensi mencederai kehormatan profesi jurnalistik dan menimbulkan keresahan apabila terbukti mengandung unsur pelanggaran hukum. Unggahan yang menjadi perhatian itu berasal dari akun Facebook ELshavo, admin Grup Facebook Tomohon Tangguh. Dalam […]

  • Kabur Usai Aniaya Remaja, Pemuda di Talaud Ditangkap Polisi—Ternyata Buronan Kasus Lain

    Kabur Usai Aniaya Remaja, Pemuda di Talaud Ditangkap Polisi—Ternyata Buronan Kasus Lain

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle DIO
    • visibility 352
    • 0Komentar

    TALAUD – Seorang pemuda berinisial AM alias Andre (22) ditangkap personel Polsek Melonguane setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang remaja perempuan berinisial BR (17), di Kompleks Jalan Belakang PLN, Kelurahan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Jumat (27/3/2026). Pelaku yang sempat melarikan diri akhirnya diringkus di kawasan Pantai SWM, dan terungkap merupakan target kepolisian di wilayah lain. […]

expand_less