Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Usai Dilantik, Hukum Tua Desa Mokupa Fanny Runtuwene Ajak Warga Bersatu, Siapkan Digitalisasi Layanan dan Desa Wisata

Usai Dilantik, Hukum Tua Desa Mokupa Fanny Runtuwene Ajak Warga Bersatu, Siapkan Digitalisasi Layanan dan Desa Wisata

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TOMBARIRI, PRONEWS5.COM – Baru dilantik sebagai Hukum Tua Desa Mokupa, Kecamatan Tombariri, Fanny Mikhael Runtuwene (FMR) langsung bergerak cepat menyiapkan arah pembangunan desa. Usai dilantik bersama 128 hukum tua terpilih oleh Bupati Minahasa di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Selasa (14/7/2026), FMR mengajak seluruh masyarakat bersatu dan meninggalkan perbedaan yang muncul selama proses Pemilihan Hukum Tua (Pilhut).

Menurut FMR, seluruh tahapan demokrasi telah selesai sehingga kini saatnya seluruh warga kembali menjadi satu keluarga besar yang memiliki tujuan bersama membangun Desa Mokupa.

“Perbedaan pilihan dalam demokrasi adalah hal yang biasa. Kontestasi telah selesai, kompetisi telah berakhir.

Sekarang saatnya kita kembali menjadi satu keluarga besar masyarakat Desa Mokupa. Tidak ada lagi istilah pendukung atau bukan pendukung.

Yang ada adalah masyarakat Mokupa yang memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun desa yang kita cintai agar semakin maju. Mari kita akhiri segala perbedaan dan saling menghormati serta menghargai,” ujar FMR.

Ia menegaskan akan menjalankan amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

Pada tahap awal kepemimpinannya, fokus utama diarahkan pada menjaga stabilitas pemerintahan desa, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, serta memetakan seluruh potensi desa sebagai dasar penyusunan program pembangunan yang tepat sasaran.

“Saya akan menjalankan amanah ini sebaik-baiknya. Fokus awal adalah merangkul seluruh masyarakat, berdialog, dan menggali setiap potensi desa sehingga program pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Salah satu program prioritas yang akan segera diwujudkan adalah digitalisasi pelayanan desa melalui pengembangan Sistem Informasi dan Pelayanan Desa berbasis aplikasi.

Melalui inovasi tersebut, masyarakat nantinya dapat mengakses berbagai layanan administrasi kependudukan dan pelayanan pemerintahan secara lebih mudah melalui telepon genggam tanpa harus datang ke kantor desa.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, efisien, dan transparan. Dengan sistem digital, masyarakat cukup mengakses layanan melalui ponsel sehingga proses administrasi menjadi lebih praktis,” jelasnya.

Menurut FMR, transformasi digital tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga menjadi fondasi bagi pengembangan ekonomi desa melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan, FMR juga berkomitmen mengembangkan Desa Mokupa sebagai desa wisata dengan memanfaatkan potensi kawasan pesisir yang dimiliki.

Ia menilai keindahan pantai dan letak strategis Desa Mokupa merupakan aset yang dapat dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Potensi pesisir yang dimiliki Mokupa sangat besar. Kami ingin mengembangkannya menjadi desa wisata yang mampu meningkatkan pemberdayaan masyarakat, membuka peluang usaha baru, serta menarik investor untuk bersama-sama membangun desa,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Pemerintah Desa Mokupa juga akan memprioritaskan pembangunan sarana olahraga, peningkatan infrastruktur desa, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia aparatur pemerintah desa.

Menurutnya, seluruh program pembangunan akan disusun berdasarkan skala prioritas agar pelaksanaannya lebih efektif, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Program pembangunan harus memiliki fokus yang jelas. Dengan skala prioritas yang tepat, hasil pembangunan akan lebih maksimal dan benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Di akhir penyampaiannya, FMR menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa hanya dapat dicapai melalui sinergi antara pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat.

“Hukum tua tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi seluruh masyarakat.

Mari kita bergandengan tangan membangun Desa Mokupa menjadi desa yang lebih maju. Kalau bukan kita, siapa lagi. Kalau bukan sekarang, kapan lagi,” pungkasnya.

FMR juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Mokupa yang telah berpartisipasi dalam proses Pilhut serta menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif hingga seluruh tahapan pemilihan berjalan dengan baik.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kinerja ASN Jadi Sorotan, Pemkot Kotamobagu Siapkan Revisi Perwako

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 404
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONews5.com — Pemkot Kotamobagu memastikan akan melakukan pembaruan regulasi internal melalui revisi Perwako yang mengatur kinerja dan disiplin ASN. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Kotamobagu untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan akuntabel. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, menyampaikan bahwa pengaturan disiplin ASN sebenarnya telah diatur […]

  • Geliat Investasi Hulu Migas Jaga Asa Ketahanan Energi Nasional

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk mendorong investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) melalui pembukaan wilayah kerja baru. Salah satu agenda yang disiapkan adalah rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka lelang 10 wilayah kerja (WK) migas dalam Indonesia Bid Round 2026, yang ditujukan untuk memperluas kegiatan eksplorasi […]

  • Heboh “Hadiah” untuk Sony Sonjaya, Nanik Deyang Pilih Diam

    Heboh “Hadiah” untuk Sony Sonjaya, Nanik Deyang Pilih Diam

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 279
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Misteri mengenai kata “hadiah” yang muncul dalam unggahan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, hingga kini belum terjawab. Kepala BGN Nanik S. Deyang memilih tidak memberikan keterangan saat ditanya wartawan mengenai maksud tulisan tersebut di tengah penyidikan dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Unggahan Sony menjadi perbincangan setelah […]

  • SMSI Gandeng Mahkamah Agung, Apa Saja Isi Kerja Sama yang Dibahas?

    SMSI Gandeng Mahkamah Agung, Apa Saja Isi Kerja Sama yang Dibahas?

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 192
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) mengambil langkah strategis dalam mendukung reformasi sistem peradilan dengan mengusulkan kerja sama kepada Mahkamah Agung (MA) RI untuk mencetak ribuan mediator bersertifikat dari kalangan media di seluruh Indonesia. Gagasan tersebut disampaikan dalam audiensi antara pengurus SMSI dan Mahkamah Agung yang berlangsung di Gedung MA, Jakarta, Selasa (17/6/2026), […]

  • Kapolres AKBP Abdul Kholik Datangi Kantor DPRD Kotamobagu, Ada Apa?

    Kapolres AKBP Abdul Kholik Datangi Kantor DPRD Kotamobagu, Ada Apa?

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 268
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM– Pasca resmi menjabat sebagai Kapolres Kotamobagu, AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., terus melakukan kunjungan silaturahmi ke berbagai pimpinan lembaga dan institusi di Kota Kotamobagu. Setelah mengunjungi rumah dinas Wali Kota dr. Weny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendi Mangkat, Kejaksaan Negeri, Kodim 1303/Bolaang Mongondow, serta Pengadilan Negeri Kotamobagu, pada Jumat (17/7/2026) Kapolres […]

  • Warga Heran, Tim Mabes Polri Turun ke Mitra, Mengapa Belasan Bos PETI Disebut Masih Belum Tersentuh?

    Warga Heran, Tim Mabes Polri Turun ke Mitra, Mengapa Belasan Bos PETI Disebut Masih Belum Tersentuh?

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle (**/FRANK)
    • visibility 286
    • 0Komentar

    MITRA, PRONEWS5.COM – Tim Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Mabes Polri kembali melakukan pemantauan terhadap aktivitas pertambangan di wilayah Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, Selasa (28/7/2026). Kedatangan tim tersebut turut menjadi perhatian dan ramai diperbincangkan setelah diberitakan sejumlah media di Sulawesi Utara. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi aktivitas pertambangan yang berlangsung […]

expand_less