Iran Gagal Menang, Selandia Baru Paksa Berbagi Poin di Grup G
- account_circle Red Pronews
- calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
- visibility 184
- comment 0 komentar
- print Cetak

Penjaga gawang tim nasional Iran terbang menghalau bola dari serangan pemain Selandia Baru dalam laga babak penyisihan Grup G Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion SoFi, California, Amerika Serikat, Selasa (16/6/2026). Laga sengit tersebut berakhir sama kuat dengan skor 2-2. (Foto: Tangkapan Layar)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CALIFORNIA, PRONews5.com – Tim Nasional Iran gagal mengamankan kemenangan pada laga perdana Grup G Piala Dunia 2026 setelah ditahan imbang 2-2 oleh Selandia Baru dalam pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion SoFi, California, Selasa (16/6/2026).
Hasil ini membuat kedua tim harus puas mengoleksi satu poin pada klasemen sementara Grup G. Pertandingan berlangsung terbuka sejak menit awal dengan jual beli serangan yang menghasilkan empat gol dan sejumlah peluang berbahaya dari kedua kubu.
Selandia Baru tampil mengejutkan dengan langsung menekan sejak peluit awal dibunyikan. Baru enam menit laga berjalan, Elijah Just sukses membawa All Whites unggul 1-0 setelah memaksimalkan umpan matang dari kapten tim Chris Wood.
Gol cepat tersebut memaksa Iran keluar dari tekanan. Tim asuhan Amir Ghalenoei meningkatkan tempo permainan dan mulai mendominasi serangan dari sektor sayap. Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-31 ketika bek senior Ramin Rezaeian berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Skor imbang bertahan hingga turun minum meski kedua tim terus menciptakan peluang.
Memasuki babak kedua, Selandia Baru kembali menunjukkan efektivitas serangannya. Elijah Just kembali menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan Iran setelah mencetak gol keduanya pada menit ke-54. Lagi-lagi, Chris Wood berperan penting dengan mencatatkan assist keduanya dalam pertandingan tersebut.
Namun keunggulan Selandia Baru hanya bertahan sembilan menit. Iran merespons cepat melalui gelandang serang Mohammad Mohebi yang berhasil menaklukkan penjaga gawang Max Crocombe pada menit ke-63 dan mengubah skor menjadi 2-2.
Setelah gol penyama kedudukan tersebut, intensitas pertandingan semakin meningkat. Iran berusaha memburu gol kemenangan melalui sejumlah pergantian pemain, sementara Selandia Baru mengandalkan serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan pertahanan lawan.
Meski tercipta sejumlah peluang emas di sisa pertandingan, kedua tim gagal menambah gol hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Secara statistik, pertandingan berlangsung relatif seimbang. Selandia Baru unggul dalam penguasaan bola dengan 53 persen berbanding 47 persen milik Iran. Iran mencatatkan 17 tembakan, sementara Selandia Baru menghasilkan 13 percobaan. Dari sisi efektivitas, Selandia Baru lebih tajam dengan delapan tembakan tepat sasaran dibanding empat milik Iran.
Sorotan utama pertandingan jatuh kepada Elijah Just yang mencetak dua gol sekaligus menjadi pemain paling berbahaya di lini depan Selandia Baru. Sementara Chris Wood tampil sebagai kreator serangan dengan dua assist yang berujung gol.
Hasil imbang ini membuat persaingan Grup G semakin terbuka. Pada pertandingan lainnya, Belgia dan Mesir juga bermain sama kuat 1-1 sehingga seluruh kontestan grup sama-sama mengoleksi satu poin.
Pada laga berikutnya yang dijadwalkan berlangsung 22 Juni 2026, Iran akan menghadapi Belgia, sementara Selandia Baru bertemu Mesir. Hasil pertandingan tersebut diprediksi menjadi penentu awal peta persaingan menuju babak gugur.
[**/VAN]
- Penulis: Red Pronews



Saat ini belum ada komentar