Rem Diduga Bermasalah Saat Uji Terbang Sukhoi TNI AU Keluar Landasan di Makassar
- account_circle [**/WIL]
- calendar_month Senin, 24 Agt 2026
- visibility 331
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tangkapan layar video amatir memperlihatkan pesawat tempur Sukhoi Su-30MK2 milik TNI AU mengalami overrun hingga keluar dari ujung Runway 13 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, Senin (24/8/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAKASSAR, PRONEWS5.COM — Pesawat tempur Sukhoi Su-30MK2 milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) diduga mengalami overrun hingga keluar sekitar 30 meter dari ujung Runway 13 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (24/8/2026). Insiden terjadi dalam rangkaian test flight setelah pesawat menjalani pemeliharaan tingkat berat atau overhaul.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana menjelaskan, insiden bermula ketika pesawat menjalani tahapan pemeriksaan berupa simulasi take off di landasan.
Saat proses pengereman, sistem pengereman pesawat diduga mengalami kendala teknis sehingga tidak bekerja secara maksimal.
Akibatnya, pesawat tidak dapat berhenti dalam batas landasan yang seharusnya dan terus meluncur hingga melewati ujung Runway 13.
Jet tempur tersebut kemudian keluar dari area landasan sejauh kurang lebih 30 meter.
TNI AU memastikan seluruh awak pesawat dalam kondisi selamat.
Tidak ada laporan awak mengalami cedera dalam insiden tersebut.
Setelah pesawat berhasil dihentikan, proses penanganan dan evakuasi dilakukan oleh tim terkait.
Pesawat kemudian ditarik menuju hanggar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui kondisi teknis serta memastikan kesiapan pesawat sebelum kembali menjalani rangkaian test flight.
Insiden tersebut terjadi di sisi barat Bandara Sultan Hasanuddin, tepatnya Runway 13.
Posisi pesawat yang keluar dari ujung landasan sempat menarik perhatian pengguna jalan Poros Makassar-Maros.
Rekaman mengenai keberadaan pesawat di luar landasan juga beredar luas di media sosial.
Meski melibatkan pesawat tempur TNI AU, aktivitas penerbangan sipil di Bandara Sultan Hasanuddin tetap berlangsung.
PT Angkasa Pura Indonesia memastikan operasional bandara berjalan normal selama proses penanganan pesawat.
Untuk menjaga kelancaran penerbangan, lalu lintas pesawat komersial menggunakan Runway 03-21 yang berada di sisi utara-selatan bandara.
Dengan pengaturan tersebut, insiden pada Runway 13 tidak menghentikan aktivitas keberangkatan maupun kedatangan pesawat sipil.
Dari sisi keselamatan, penyebab yang disampaikan TNI AU saat ini mengarah pada kendala teknis sistem pengereman ketika pesawat menjalani simulasi take off.
Namun, pemeriksaan lebih lanjut tetap diperlukan untuk memastikan kondisi pesawat setelah insiden serta mengetahui secara menyeluruh faktor teknis yang menyebabkan sistem pengereman tidak bekerja optimal.
Pesawat Sukhoi Su-30MK2 tersebut merupakan salah satu jet tempur yang dioperasikan TNI AU melalui Skadron Udara 11 di Lanud Sultan Hasanuddin.
Setelah pemeriksaan dan perbaikan dinyatakan selesai, pesawat akan dipersiapkan untuk melanjutkan rangkaian test flight sesuai prosedur keselamatan penerbangan militer.
- Penulis: [**/WIL]



Saat ini belum ada komentar