Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Wartawan Media Online di Medan Mengaku Diintimidasi, Dipaksa Buat Video Klarifikasi

Wartawan Media Online di Medan Mengaku Diintimidasi, Dipaksa Buat Video Klarifikasi

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 260
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEDAN, PRONews5.com — Dugaan intimidasi terhadap kerja jurnalistik kembali mencuat di Kota Medan, Sumatera Utara. Seorang wartawan media online mengaku mengalami tekanan psikologis, perampasan telepon genggam hingga dipaksa membuat video klarifikasi oleh sejumlah pria yang diduga oknum aparat.

Peristiwa itu dialami Sigit, wartawan media Metro Investigasi, usai melakukan peliputan terkait dugaan persoalan minyak kondensat di Kabupaten Langkat.

Insiden tersebut disebut terjadi di kawasan Jalan Tempuling, Kelurahan Sidorejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, Selasa malam, 28 April 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban awalnya dihubungi seorang oknum wartawan yang mengajaknya bertemu di Kafe DWS Tembung. Namun setibanya di lokasi, dua pria berpakaian preman disebut mendatanginya dan langsung melakukan tindakan intimidatif.

Menurut pengakuan korban, salah satu pria diduga merampas telepon genggam miliknya dan memelintir tangannya ke belakang. Korban juga mengaku diinterogasi terkait pemberitaan yang sedang ia dalami mengenai dugaan praktik minyak kondensat di Langkat.

Tidak berhenti di situ, korban mengaku kemudian dibawa menggunakan mobil Toyota Innova Reborn warna hitam berkeliling ke sejumlah lokasi di kawasan Medan Tembung.

Di dalam kendaraan tersebut, korban mengaku mendapat tekanan psikologis agar membuat video klarifikasi.

Dalam video itu, korban diminta menyatakan tidak ada keterlibatan oknum TNI dalam kasus yang tengah ia liput.

Namun rekaman pertama disebut dianggap tidak memuaskan sehingga korban diminta mengulang pembuatan video di lokasi berbeda.

“Saya diminta membuat video bahwa tidak ada oknum TNI, padahal diduga memang ada,” ujar Sigit seperti dikutip dari pemberitaan Tribun Medan.

Kasus ini langsung memicu reaksi keras dari kalangan jurnalis. Sejumlah wartawan menilai tindakan dugaan intimidasi dan pemaksaan terhadap jurnalis merupakan ancaman serius terhadap kebebasan pers dan independensi media.

Mereka menegaskan, jika terdapat pihak yang merasa dirugikan atau keberatan terhadap suatu pemberitaan, mekanisme yang benar adalah menggunakan hak jawab, klarifikasi, atau meminta media melakukan koreksi sesuai Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik.
Bukan sebaliknya, dengan cara tekanan, intimidasi, apalagi pemaksaan terhadap wartawan di lapangan.

Dalam praktik jurnalistik profesional, media memang wajib melakukan koreksi apabila ditemukan informasi yang tidak akurat. Koreksi dilakukan dengan memperbaiki isi berita, memperbarui data yang benar, serta memberikan penjelasan kepada publik terkait bagian yang keliru.

Jika terdapat pihak yang merasa dirugikan, media juga berkewajiban memberikan ruang hak jawab dan, bila diperlukan, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Selain dugaan intimidasi, sejumlah wartawan juga menyoroti adanya tekanan terhadap korban untuk membuka arah peliputan dan sumber informasi. Dalam dunia pers, perlindungan terhadap narasumber merupakan bagian penting dari kerja jurnalistik.

Wartawan memiliki hak tolak untuk melindungi identitas sumber berita, terutama bila narasumber meminta kerahasiaan demi faktor keamanan maupun kepentingan tertentu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tuduhan yang disampaikan korban.

 

 

 

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BREAKING NEWS: Dua Kakak Beradik Warga Bintau Tewas di Lubang Tambang Ilegal Tanoyan Selatan

    BREAKING NEWS: Dua Kakak Beradik Warga Bintau Tewas di Lubang Tambang Ilegal Tanoyan Selatan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 764
    • 0Komentar

    BOLMONG, PRONEWS5.COM – Aktivitas tambang tanpa izin di Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), kembali menelan korban jiwa. Dua penambang dilaporkan tewas di dalam lubang tambang saat tengah melakukan aktivitas pengambilan material, Senin (20/4/2026). Kedua korban diketahui merupakan kakak beradik, masing-masing berinisial RO dan RA, warga Desa Bintau, Kecamatan Passi, Kabupaten Bolmong. […]

  • Bupati Minahasa Konsultasi ke Kemenag RI, Perkuat Sinergi Pembinaan Umat KristenTeras Berita

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 442
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com — Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP, bersama Ketua TP-PKK Minahasa Ny. Martina W. Dondokambey Lengkong, SE, didampingi Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS, melakukan konsultasi strategis dengan Sekretaris Ditjen Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, Pdt. Johni Tilaar, S.Th, MSi, di Jakarta, Jumat (9/1/2026), guna memperkuat sinergi pembinaan kehidupan keagamaan Kristen di Minahasa. […]

  • Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang wafat akibat serangan jantung. Ketua SMSI Sulut Voucke Lontaan menyebut dunia pers kehilangan tokoh besar.

    Ketua SMSI Sulut Voucke Lontaan Sampaikan Duka atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 375
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Dunia pers Indonesia berduka. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB di RS Budi Kemuliaan, Jakarta, akibat serangan jantung. Kabar duka ini mendapat respons dari berbagai kalangan, termasuk Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Utara, Drs. Voucke Lontaan, yang menyebut […]

  • Insentif SPPG–MBG Dibayar Sesuai Hari Operasional

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Jakarta—Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan mekanisme insentif bagi mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dibayarkan secara adil dan terukur, mengikuti hari operasional. Skema ini dinilai memperkuat kepastian layanan, menjaga kesiapan dapur gizi, sekaligus memastikan uang negara bekerja efektif untuk kebutuhan anak Indonesia. Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya menjelaskan, operasional […]

  • Pakar Hukum Pidana Desak Polisi Usut Pemilik dan Korporasi KM Barcelona

    Pakar Hukum Pidana Desak Polisi Usut Pemilik dan Korporasi KM Barcelona

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 278
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Pengacara senior sekaligus pakar hukum pidana, Dr. Santrawan Paparang, SH, MH, MKn, mendesak aparat penegak hukum tidak menghentikan proses pidana hanya terhadap nakhoda dan anak buah kapal (ABK) dalam tragedi kebakaran KM Barcelona V. Menurutnya, penyidik perlu mendalami kemungkinan pertanggungjawaban pidana pemilik kapal hingga korporasi yang mengoperasikan kapal apabila ditemukan adanya unsur […]

  • JK Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim, Tuduhan Dana Isu Ijazah Jokowi Dinilai Fitnah

    JK Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim, Tuduhan Dana Isu Ijazah Jokowi Dinilai Fitnah

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle [**/WIL]
    • visibility 421
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla, resmi melaporkan ahli digital forensik, Rismon Hasiholan Sianipar, ke Bareskrim Polri. Laporan ini dilayangkan setelah JK merasa dirugikan atas tudingan yang menyebut dirinya mendanai pihak tertentu untuk mempersoalkan keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/135/IV/SPKT Bareskrim Polri […]

expand_less