Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Belajar Mencintai dari Baduy: PWI Gelar Kemah Budaya Jelang Puncak HPN 2026 di Banten

Belajar Mencintai dari Baduy: PWI Gelar Kemah Budaya Jelang Puncak HPN 2026 di Banten

  • account_circle rafael
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 396
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANTEN, PRONews5.com – Menjelang puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar pada 9 Februari di Provinsi Banten, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar Kemah Budaya di kawasan adat Baduy, Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, pada 16–17 Januari 2026.

Kegiatan bertema “Belajar Mencintai dari Baduy” ini diikuti puluhan wartawan dan sastrawan dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk refleksi jurnalistik yang berakar pada nilai budaya dan kearifan lokal.

Kegiatan ini melibatkan sekitar 50 peserta, mayoritas wartawati dan sastrawati (80 persen), yang berasal dari Kalimantan Timur, Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Banten, hingga DKI Jakarta. Kemah Budaya menjadi bagian dari rangkaian strategis HPN 2026 untuk mempertemukan insan pers dengan masyarakat adat yang hingga kini konsisten menjaga harmoni dengan alam dan tradisi leluhur.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, didampingi Sekretaris Jenderal Zulmansyah Sekedang, secara resmi melepas keberangkatan peserta pada Kamis sore (15/1/2026) di Kantor PWI Pusat, Jalan Kebon Sirih, Jakarta.

Dalam pesannya, Munir—akrab disapa Cak Munir—menegaskan pentingnya penghormatan terhadap kearifan lokal Baduy serta kejujuran dalam merekam pengalaman menjadi karya jurnalistik dan sastra.

“Kemah Baduy ini adalah kontribusi nyata PWI untuk Indonesia dan Banten sebagai tuan rumah HPN 2026. Catatlah apa yang dilihat dan dirasakan dengan jujur, hormati tradisi, dan jadikan pelestarian sebagai ruh karya,” ujar Cak Munir.

Disambut Pemkab Lebak, Tegaskan Etika dan Nurani Pers Pada Jumat (16/1/2026), rombongan peserta tiba di Rangkasbitung, pusat pemerintahan Kabupaten Lebak, dan disambut jajaran Pemerintah Kabupaten Lebak di Aula Museum Multatuli.

Hadir Asisten Daerah III Dr. Iyan Fitriyana, Kepala Dinas Kominfo Anik Sakinah, serta sejumlah pejabat daerah lainnya. Penyambutan ditandai dengan pengalungan syal dan ikat kepala Baduy sebagai simbol penerimaan budaya.

Dr. Iyan Fitriyana menyampaikan bahwa Baduy merupakan identitas dan kekuatan moral Kabupaten Lebak yang sarat nilai kejujuran, kesederhanaan, dan keseimbangan hidup.

“Tema Belajar Mencintai dari Baduy menjadi pengingat penting bagi insan pers untuk menjaga nurani, etika, dan tanggung jawab sosial,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Departemen Seni, Musik, Film, dan Budaya PWI Pusat, Ramon Damora, menekankan bahwa Kemah Budaya bukan agenda seremonial, melainkan ruang pembelajaran mendalam bagi wartawan.

“Baduy mengajarkan cinta pada kehidupan—alam, tradisi, dan sesama. Nilai ini harus hidup dalam karya jurnalistik agar tidak sekadar informatif, tetapi juga berempati,” kata Ramon.

Sejumlah pengurus PWI Pusat turut hadir, di antaranya Henny Murniati (Ketua KPWP), Kadirah (Wakil Ketua II Bidang Kerja Sama dan Kemitraan), Mercys Charles Loho (Wakil Direktur I Satgas Anti Hoaks), serta Kunni Masrohanti (Wakil Ketua II Departemen Seni, Musik, Film, dan Budaya).

Sebelum menuju kawasan adat, peserta diajak menyusuri Museum Multatuli yang dipandu langsung oleh Kepala Museum Ubaidillah Muchtar. Museum yang diresmikan pada 2018 ini menjadi pusat literasi antikolonialisme dan sejarah Lebak, termasuk karya monumental Max Havelaar (1860) karya Eduard Douwes Dekker (Multatuli).

Perjalanan berlanjut sekitar 2,5 jam menuju Ciboleger, dilanjutkan berjalan kaki ke Baduy Luar, Desa Kanekes. Rombongan disambut langsung oleh Jaro (Kepala Desa Kanekes) di Imah Jaro, rumah dinas adat Baduy. Di tengah sajian jajanan lokal dan kopi, peserta menyimak petuah tentang menjaga Baduy dan seluruh kearifan lokalnya.

Malam hari, peserta bermalam di rumah warga Baduy Luar, merasakan langsung kehidupan tanpa listrik, tidur di lantai bambu, makan bersama, serta berinteraksi akrab dengan tuan rumah. Keesokan harinya, peserta menjelajah kampung dan alam Baduy yang tengah musim buah, menikmati durian, manggis, rambutan, dan hasil hutan lainnya—sebuah pengalaman autentik tentang keberlanjutan alam.

Kemah Budaya Baduy ini akan bermuara pada karya buku. Wartawan menulis feature, sementara sastrawan menghasilkan esai, puisi, dan cerpen. Seluruh karya dikumpulkan hingga 21 Januari 2026, diedit, dicetak, dan direncanakan diluncurkan pada 8 Februari 2026, sehari sebelum puncak HPN di Banten.

Melalui Kemah Budaya ini, PWI menegaskan peran pers bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga penjaga nurani publik yang belajar dari akar budaya bangsa.

[**/ML]

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atasi Data Pemilih Ganda, Panja RUU Adminduk Dorong Pelayanan Capil Berbasis Desa

    Atasi Data Pemilih Ganda, Panja RUU Adminduk Dorong Pelayanan Capil Berbasis Desa

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle (**/IND)
    • visibility 103
    • 0Komentar

    SEMARANG, PRONEWS5.COM – Mekanisme pencatatan administrasi kependudukan seperti peristiwa kelahiran, kematian, hingga perpindahan domisili sebaiknya dapat diselesaikan secara langsung di tingkat desa. Langkah ini dinilai strategis untuk mengatasi persoalan klasik pemutakhiran data kependudukan yang kerap berdampak pada validitas data pemilih Pemilu. Panitia Kerja (Panja) RUU Adminduk Komisi II DPR RI Wahyudin Noor Aly  menjelaskan bahwa […]

  • Kepergian Pramugari ATR, Bupati Minahasa Hadir Menguatkan Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 600
    • 0Komentar

    MINAHASA, PRONews5.com — Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SSi, MAP menghadiri ibadah pemakaman Almarhumah Florencia Lolita Wibisono, seorang pramugari pesawat ATR 42-500, yang meninggal dunia pada usia 32 tahun. Kehadiran orang nomor satu di Minahasa itu menjadi bentuk empati dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap warga yang tengah berduka, Sabtu (24/1/2026). Ibadah pemakaman dilaksanakan di rumah […]

  • Ada Pesan Penting di Balik Pertemuan Kapolda Sulut dan Kejati

    Ada Pesan Penting di Balik Pertemuan Kapolda Sulut dan Kejati

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 98
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM— Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Selasa (6/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarlembaga dalam penegakan hukum dan menjaga stabilitas keamanan di Sulawesi Utara. Dalam kunjungan itu, Kapolda Sulut hadir bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut. Rombongan […]

  • Cicilan Rumah Subsidi Bisa 30 Tahun, Hunian Makin Terjangkau

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Jakarta- Rencana pemerintah memperpanjang tenor cicilan rumah subsidi hingga 30 tahun diyakini dapat membuka peluang kepemilikan rumah yang lebih luas bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kebijakan ini diharapkan membuat besaran cicilan bulanan menjadi lebih ringan sehingga akses terhadap hunian layak semakin terjangkau. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan bahwa perpanjangan masa cicilan rumah […]

  • Rp10 Miliar Tak Kunjung Kembali Nayodo Jadi Tersangka Yasti Ikut Disebut dalam Kronologi

    Rp10 Miliar Tak Kunjung Kembali Nayodo Jadi Tersangka Yasti Ikut Disebut dalam Kronologi

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle (**/VIC)
    • visibility 131
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM — Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana Rp10 miliar yang menyeret mantan Wakil Wali Kota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, memasuki babak baru. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Utara resmi menetapkan Nayodo sebagai tersangka setelah melakukan gelar perkara pada 5 Oktober 2026. Perkara ini bermula dari dugaan pinjaman uang untuk membiayai kebutuhan […]

  • Kajati Sulut Lantik Ketua ABPEDNAS Srikandi Jaga Desa dan ASLINMAS Manado

    Kajati Sulut Lantik Ketua ABPEDNAS Srikandi Jaga Desa dan ASLINMAS Manado

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 60
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut), Dr. Feri Tas, S.H., M.Hum., M.Si., melantik para ketua dan pengurus organisasi ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, serta ASLINMAS Kota Manado, Selasa (13/10/2026). Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat di Pulau Bunaken, Pulau Siladen, dan Pulau Manado Tua. Dalam pelantikan […]

expand_less