Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » KPK Laporkan Linda soal Dugaan Dokumen Palsu

KPK Laporkan Linda soal Dugaan Dokumen Palsu

  • account_circle rafael
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 437
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, PRONews5.com – Polda Metro Jaya membenarkan telah menerima laporan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Linda Susanti terkait dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen. Laporan tersebut saat ini tengah diproses dan masih berada pada tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan bahwa laporan yang diajukan oleh KPK tersebut telah diterima pada Februari 2026.

Laporan itu berkaitan dengan dugaan pemalsuan dokumen yang diduga melibatkan Linda Susanti, yang sebelumnya diketahui berstatus sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi yang menjerat mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Hasbi Hasan.“Iya benar, laporan tersebut kami terima pada Februari 2026 terkait dugaan pemalsuan dokumen,” ujar Budi Hermanto kepada awak media, Selasa (3/3/2026).

Budi menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut, penyelidik Polda Metro Jaya langsung melakukan serangkaian langkah awal untuk menindaklanjuti laporan tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku. Saat ini, tim penyelidik masih melakukan pendalaman terhadap laporan dengan mempelajari dokumen yang dilaporkan serta mengkaji sejumlah barang bukti yang disertakan oleh pihak pelapor.

Menurutnya, proses penyelidikan masih berada pada tahap awal sehingga pihak kepolisian belum dapat menyampaikan secara rinci mengenai kronologi maupun substansi dugaan pemalsuan dokumen yang dilaporkan.“Penyelidik akan melakukan pemeriksaan terhadap pelapor, saksi-saksi, serta melakukan analisis terhadap barang bukti yang ada. Saat ini prosesnya masih berjalan dan masih dalam tahap penyelidikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menangani laporan tersebut secara profesional dan transparan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam proses penegakan hukum.

Setiap perkembangan perkara nantinya akan disampaikan kepada publik setelah proses penyelidikan menunjukkan adanya unsur pidana yang cukup untuk ditingkatkan ke tahap berikutnya. Diketahui, Linda Susanti sebelumnya pernah disebut dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Hasbi Hasan.

Dalam kasus tersebut, ia berstatus sebagai saksi yang memberikan keterangan terkait dugaan praktik suap dan gratifikasi dalam pengurusan perkara di lingkungan Mahkamah Agung. Kasus yang menjerat Hasbi Hasan sendiri sempat menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam proses penanganan perkara di lembaga peradilan tertinggi di Indonesia.

Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan serangkaian penyidikan dalam perkara tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan berbagai alat bukti.Seiring dengan perkembangan penyidikan kasus tersebut, KPK kemudian melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang diduga melibatkan Linda Susanti ke Polda Metro Jaya.

Laporan itu bertujuan untuk ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian sesuai kewenangan yang dimiliki dalam menangani dugaan tindak pidana umum. Polda Metro Jaya menegaskan akan terus mendalami laporan tersebut dengan memeriksa berbagai pihak yang dianggap mengetahui atau berkaitan dengan dugaan pemalsuan dokumen tersebut.

Proses penyelidikan dilakukan guna memastikan apakah terdapat unsur pidana yang dapat diproses lebih lanjut dalam perkara tersebut. Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pengumpulan keterangan dari para pihak terkait serta memverifikasi dokumen dan barang bukti yang telah diserahkan oleh pelapor.

Apabila dari hasil penyelidikan ditemukan adanya unsur pidana yang cukup, maka perkara tersebut dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menunggu proses hukum yang sedang berjalan serta tidak berspekulasi mengenai perkara tersebut sebelum adanya hasil resmi dari penyelidikan yang dilakukan aparat penegak hukum.

[**/IND]

  • Penulis: rafael

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Penyimpangan Dana Desa Menguat, Papan Informasi APBDes 2025 Tak Terpasang, Warga Minta Aparat Lakukan Pemeriksaan

    Dugaan Penyimpangan Dana Desa Menguat, Papan Informasi APBDes 2025 Tak Terpasang, Warga Minta Aparat Lakukan Pemeriksaan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 494
    • 0Komentar

    BOLMONG, PRONews5.com – Sejumlah warga Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan terhadap pemerintah desa menyusul tidak terpasangnya papan informasi realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025 hingga pertengahan tahun 2026. Warga menilai tidak adanya papan informasi APBDes yang dipasang di area publik menimbulkan pertanyaan […]

  • Kasus HWR Jemmy Asiku Dicecar 13 Pertanyaan Soal Uang Rp15 Miliar

    Kasus HWR Jemmy Asiku Dicecar 13 Pertanyaan Soal Uang Rp15 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle (**/ARP)
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.COM — Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Manado, Jemmy Asiku alias JA, kembali menjalani pemeriksaan penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) terkait penyidikan dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Hakian Wellem Rumansi (HWR), Kamis (17/9/2026). Pemeriksaan yang berlangsung di Kantor Kejati Sulut tersebut merupakan pemanggilan keempat yang dijalani Jemmy dalam perkara HWR. […]

  • Kapolri Tiba di Manado, Disambut Langsung Gubernur Yulius Selvanus dan Forkopimda Sulut

    Kapolri Tiba di Manado, Disambut Langsung Gubernur Yulius Selvanus dan Forkopimda Sulut

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Red Pronews
    • visibility 253
    • 0Komentar

    MANADO, PRONEWS5.com – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, menyambut langsung kedatangan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo saat tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Selasa (23/6/2026). Penyambutan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Sesaat setelah pesawat yang membawa Kapolri mendarat, Gubernur Yulius Selvanus menyambut dan berjabat tangan dengan Jenderal […]

  • Rp13,2 Triliun Diserahkan ke Negara Prabowo Buka Hasil Kerja Satgas PKH

    Rp13,2 Triliun Diserahkan ke Negara Prabowo Buka Hasil Kerja Satgas PKH

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle (**/NOX)
    • visibility 66
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONEWS5.COM — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan dana pemulihan aset negara sebesar Rp13,24 triliun dari penindakan kejahatan sektor kehutanan di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Dana jumbo tersebut dihimpun oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) melalui penindakan hukum terpadu terhadap korporasi kelapa sawit dan pertambangan tanpa izin di kawasan […]

  • Polda Sulut Bongkar Dugaan Masalah Proyek Rp71 Miliar Gedung Mentalitas Pancasila Unima, 20 Saksi Diperiksa

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 646
    • 0Komentar

    MANADO, PRONews5.com — Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) resmi melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan Gedung Mentalitas Pancasila Universitas Negeri Manado (Unima) yang menelan anggaran negara lebih dari Rp71 miliar. Penyelidikan dilakukan menyusul pembengkakan nilai kontrak dari sekitar Rp64 miliar menjadi lebih dari Rp71 miliar melalui mekanisme addendum yang dinilai tidak […]

  • Urbanisasi Ditekan Lewat Penguatan Desa melalui Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Jakarta – Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih diharapkan menjadi strategi efektif untuk menekan laju urbanisasi dengan memperkuat perekonomian desa. Melalui pemberdayaan masyarakat lokal, inisiatif ini diyakini mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan tanpa harus berpindah ke kota. Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono mengatakan Kopdes Merah Putih berperan dalam menekan arus urbanisasi dengan menciptakan […]

expand_less