Maknai Jumat Agung, Anak Sekolah Minggu GMIM Sion Rambunan Gelar Pawai Obor Penuh Sukacita
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
- visibility 673
- comment 0 komentar
- print Cetak

Puluhan anak Sekolah Minggu GMIM Sion Rambunan saat mengikuti pawai obor mengelilingi Desa Rambunan Raya dalam rangka memperingati Jumat Agung, Jumat (3/4/2026) malam.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA – Puluhan anak Sekolah Minggu Jemaat GMIM Sion Rambunan, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, menggelar pawai obor dalam rangka memperingati Jumat Agung, Jumat (3/4/2026) malam.
Pawai yang dimulai sekitar pukul 19.00 WITA ini dilepas langsung oleh Ketua BPMJ GMIM Sion Rambunan, Pdt. Wasti Kondoy Slat, S.Th, sebagai bagian dari rangkaian perenungan kematian dan kebangkitan Yesus Kristus menjelang Paskah.
Kegiatan tersebut diikuti puluhan anak dengan didampingi guru Sekolah Minggu dan orang tua. Mereka berjalan mengelilingi Desa Rambunan Raya sambil menyanyikan lagu-lagu pujian, menciptakan suasana khidmat sekaligus penuh sukacita di sepanjang rute pawai.
Ketua BPMJ GMIM Sion Rambunan, Pdt. Wasti Kondoy Slat, S.Th, menjelaskan bahwa pawai obor bukan sekadar tradisi, tetapi memiliki makna teologis yang mendalam.
“Pawai obor ini melambangkan terang Kristus yang mengalahkan kegelapan. Ini juga menjadi simbol kebangkitan Yesus sebagai sumber harapan baru bagi umat manusia,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran iman bagi anak-anak sejak dini, agar mereka memahami makna pengorbanan Yesus di kayu salib hingga kebangkitan-Nya sebagai kemenangan atas maut.
Secara simbolis, obor yang dibawa peserta mencerminkan terang iman yang harus terus dijaga dan dibawa dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Pawai obor ini pun menjadi momentum penting dalam membangun kebersamaan jemaat, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual generasi muda gereja.
Melalui kegiatan ini, Jemaat GMIM Sion Rambunan berharap nilai-nilai pengorbanan, kasih, dan kemenangan dalam peristiwa Paskah dapat terus hidup dan tertanam dalam diri anak-anak sebagai generasi penerus gereja.
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar