Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Saatnya Bangun Sirkuit Drag Race, Victor Piri: Balap Liar Marak, Tragedi Upai Jadi Pelajaran

Saatnya Bangun Sirkuit Drag Race, Victor Piri: Balap Liar Marak, Tragedi Upai Jadi Pelajaran

  • account_circle (**/ARP)
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 623
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANADO, PRONEWS5.COM — Tragedi maut pada ajang kejuaraan drag race dan drag bike di sirkuit nonpermanen Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, yang menewaskan delapan orang dan menyebabkan delapan lainnya mengalami luka berat, dinilai harus menjadi momentum untuk membenahi penyelenggaraan olahraga otomotif di Sulawesi Utara.

Mantan pembalap nasional Victor Piri mendorong pemerintah untuk mulai serius menyediakan sirkuit drag race yang representatif dan memenuhi standar keselamatan.

Menurut Victor, keberadaan sirkuit resmi bukan hanya untuk menggelar perlombaan secara aman, tetapi juga dapat menjadi wadah bagi pembalap dan anak muda menyalurkan minat terhadap olahraga otomotif sekaligus menekan maraknya balap liar di jalan raya.

“Sekiranya pemerintah bikin sirkuit drag race untuk menghindari balap liar yang semakin marak terjadi di jalanan.

Karena hampir tiap malam ada balap liar,” kata Victor Piri, Senin (10/8/2026), di Manado.

Victor menilai tingginya animo masyarakat terhadap olahraga balap harus dijawab dengan penyediaan fasilitas yang tepat.

Para pembalap membutuhkan tempat untuk menguji kemampuan dan kendaraan mereka tanpa mempertaruhkan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Menurutnya, sirkuit resmi juga dapat menjadi sarana pembinaan pembalap. Kompetisi dapat dilaksanakan secara terukur dengan aturan perlombaan, pengawasan serta sistem keselamatan yang lebih jelas.

“Animo balap begitu tinggi. Pemerintah harus bisa menyediakan sirkuit balap yang layak,” ujarnya.

Victor mengatakan sirkuit tersebut harus dirancang khusus untuk kendaraan berkecepatan tinggi.

Area pengereman, pembatas lintasan, jarak aman penonton, jalur evakuasi hingga fasilitas penanganan keadaan darurat harus menjadi bagian penting dalam perencanaan.

“Kalau kita bicara balapan, apalagi mobil dengan kecepatan tinggi, semuanya harus siap.

Pembalap harus siap, mobil harus siap, lintasan harus siap, dan penonton juga harus ditempatkan pada posisi yang aman,” katanya.

Tragedi Upai Jadi Bahan Evaluasi

Selain mendorong pembangunan sirkuit, Victor turut menyoroti kecelakaan maut yang terjadi dalam ajang drag race di Upai.

Berdasarkan pengamatannya terhadap video yang beredar, terdapat aspek teknis yang menurutnya perlu diperiksa, terutama terkait manuver kendaraan setelah melewati garis finis.

“Jadi kalau menurut saya, joki harusnya tidak usah tarik rem tangan pas finish, karena mobil otomatis oleng. Kalau ditarik bisa berputar di tempat,” kata Victor.

Namun, Victor menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan kesimpulan mengenai penyebab kecelakaan.

“Apakah sengaja direm atau terjadi human error pada bagian itu, tentunya nanti harus diselidiki oleh yang berwenang,” tegasnya.

Menurut Victor, penyebab pasti kecelakaan harus ditentukan melalui pemeriksaan teknis terhadap kendaraan dan penyelidikan aparat berwenang. Seluruh rangkaian kejadian juga perlu diperiksa agar tidak muncul kesimpulan sepihak.

Victor yang juga Ketua Ormas Manguni Indonesia dan Sekretaris Laskar Napiri menilai evaluasi tidak seharusnya hanya diarahkan kepada pembalap.

Menurutnya, seluruh prosedur keselamatan dalam penyelenggaraan lomba perlu diperiksa, termasuk peran panitia, steward dan pihak terkait dari Ikatan Motor Indonesia (IMI).

“Jadi baik panitia, steward atau IMI, apakah sudah sesuai prosedur,” tegasnya.

Victor juga menyoroti rekaman video yang beredar di media sosial. Menurut pengamatannya, terlihat petugas Brimob memberikan tanda dengan melambaikan tangan setelah kendaraan melewati garis finis.

“Mengacu pada video yang viral, sangat jelas Brimob sudah kasih tanda melambaikan tangan, artinya sudah finish,” ujarnya.

Karena itu, Victor menilai prosedur setelah kendaraan melewati garis finis perlu menjadi bagian evaluasi, termasuk area pengereman, pembatas lintasan, jarak aman serta posisi penonton di sekitar ujung arena.

Kecelakaan terjadi saat kejuaraan drag race dan drag bike yang digelar Tidar bersama Muda Charaka di sirkuit nonpermanen Kelurahan Upai.

Insiden melibatkan pebalap dari tim Pangeran 05 McJoe, Tian Ngantung, yang turun di kelas Free For All (FFA) menggunakan mobil Honda Jazz.

Tian melaju menuju garis finis. Setelah melewati garis finis dan memasuki area pengereman yang disebut berada sekitar 100 meter dari garis finis, mobil tersebut mengalami kecelakaan.

Mobil kemudian keluar dari lintasan dan menghantam sejumlah penonton yang berada di sisi arena.

Benturan tersebut menyebabkan sejumlah penonton menjadi korban.

Warga, penonton dan petugas kemudian berupaya memberikan pertolongan serta mengevakuasi para korban untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun, delapan orang meninggal dunia dan delapan lainnya dilaporkan mengalami luka berat.

Victor menegaskan olahraga balap membutuhkan kesiapan yang serius karena kendaraan yang digunakan memiliki kecepatan tinggi.

“Mengingat ini jet darat, harus ada kesiapan pembalap, kendaraan, lintasan dan sistem keselamatannya,” katanya.

Menurut Victor, pembalap harus memahami karakter kendaraan yang digunakan, termasuk teknik pengereman dan prosedur keselamatan ketika memasuki maupun melewati garis finis.

Di sisi lain, penyelenggara harus memastikan lintasan dan sistem pengamanan benar-benar siap sebelum perlombaan dimulai.

Victor berharap pemerintah melihat tingginya animo masyarakat terhadap olahraga otomotif sebagai peluang untuk membangun fasilitas balap yang layak sekaligus melakukan pembinaan terhadap komunitas dan pembalap.

Menurutnya, pembangunan sirkuit resmi dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi balap liar yang selama ini berlangsung di jalan raya.

“Kalau ada sirkuit, mereka punya tempat untuk menyalurkan hobi dan kemampuan.

Balap liar di jalan justru sangat berbahaya karena ada pengguna jalan lain yang tidak tahu dan tidak siap menghadapi kendaraan berkecepatan tinggi,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait tidak hanya melihat persoalan balap dari sisi penertiban, tetapi juga menyediakan ruang resmi yang aman bagi masyarakat yang memiliki minat terhadap olahraga otomotif.

Belajar dari Tragedi Upai

Victor berharap tragedi yang merenggut delapan nyawa tersebut tidak hanya berakhir pada proses penyelidikan, tetapi menjadi momentum untuk melakukan pembenahan menyeluruh.

Menurutnya, olahraga otomotif tetap dapat berkembang di Sulawesi Utara karena memiliki animo yang tinggi.

Namun, perkembangan tersebut harus diikuti fasilitas yang layak, pembinaan pembalap dan standar keselamatan yang ketat.

Hingga Senin (10/8/2026), aparat berwenang belum memberikan keterangan resmi secara lengkap mengenai penyebab pasti kecelakaan, termasuk hasil pemeriksaan teknis terhadap kendaraan maupun prosedur penyelenggaraan perlombaan.

Pernyataan Victor mengenai aspek teknis kendaraan merupakan hasil pengamatan dan pandangannya terhadap video yang beredar.

Hal tersebut belum dapat disimpulkan sebagai penyebab kecelakaan sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi.

Begitu pula dengan prosedur panitia, steward, IMI, pengamanan lintasan maupun posisi penonton masih memerlukan pemeriksaan dan verifikasi dari pihak berwenang.

Tragedi Upai menjadi pelajaran penting bahwa tingginya animo terhadap olahraga balap harus diimbangi dengan fasilitas yang aman dan representatif.

Sirkuit resmi tidak hanya dapat menjadi tempat kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan pembalap sekaligus salah satu upaya menekan balap liar di jalan raya.

Menutup pernyataannya, Victor Piri menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan akibat tragedi tersebut.

“Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh korban yang meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan.

Semoga para korban mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ujar Victor.

Ia juga berharap para korban yang masih menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan dan tragedi serupa tidak kembali terjadi dalam penyelenggaraan olahraga otomotif di masa mendatang.

  • Penulis: (**/ARP)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Film Pig Feast Tuai Kritik, Dinilai Abaikan Pembangunan Energi Nasional

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita (Pig Feast) yang mengkritik Program Strategis Nasional (PSN) di Papua menuai kritik dari berbagai pihak. Sejumlah kalangan menilai narasi yang diangkat dalam film yang juga tayang secara terbatas di Selandia Baru itu cenderung provokatif karena tidak melihat secara utuh konteks pembangunan energi nasional serta masa depan Papua. […]

  • Kopdes Merah Putih Dorong Perkembangan UMKM Desa dan Buka Lapangan Kerja Baru

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Jakarta – Program Koperasi Desa Merah Putih terus didorong pemerintah sebagai strategi memperkuat ekonomi rakyat, menggerakkan UMKM desa, sekaligus membuka lapangan kerja baru, terutama bagi generasi muda. Pemerintah menargetkan puluhan ribu koperasi aktif beroperasi sepanjang 2026 agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah menargetkan […]

  • Polantas Ada Jalan Lancar Polantas Pergi Mongkonai Macet Lagi

    Polantas Ada Jalan Lancar Polantas Pergi Mongkonai Macet Lagi

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle [**/WIL]
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KOTAMOBAGU, PRONEWS5.COM — Baru sehari setelah arus lalu lintas di sekitar SPBU 74.957.25 Mongkonai, Jalan AKD No. 1, Kelurahan Mongkonai, Kota Kotamobagu, ditertibkan personel Polisi Lalu Lintas, kemacetan kembali terjadi akibat antrean kendaraan yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM), Sabtu (19/9/2026) pagi. Pantauan PRONEWS5.COM sekitar pukul 09.00 WITA, antrean kendaraan kembali memanjang di sekitar […]

  • Studi BRIN Bongkar Tren “Kumpul Kebo”, Manado Disebut Episentrum Indonesia Timur

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 584
    • 0Komentar

    JAKARTA, PRONews5.com — Praktik kohabitasi atau yang dikenal luas sebagai “kumpul kebo” terungkap lebih dominan terjadi di wilayah Indonesia Timur, khususnya daerah dengan mayoritas penduduk non Muslim. Fakta ini terungkap dalam studi The Untold Story of Cohabitation tahun 2021 yang menempatkan Kota Manado, Sulawesi Utara, sebagai salah satu wilayah dengan prevalensi kohabitasi tertinggi di Indonesia. […]

  • Di Luar Prediksi! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Rebut Posisi Ketiga Piala Dunia 2026

    Di Luar Prediksi! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Rebut Posisi Ketiga Piala Dunia 2026

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle [**/VAN]
    • visibility 203
    • 0Komentar

    FLORIDA, PRONEWS5.COM – Di luar prediksi banyak pengamat , Tim Nasional Inggris tampil menggila dengan menghancurkan Prancis 6-4 pada laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Hard Rock, Florida, Minggu (19/7/2026). Hasil ini menjadi kejutan besar mengingat Prancis sebelumnya lebih banyak dijagokan untuk pengamanan peringkat ketiga setelah tampil impresif hingga semifinal. Meski […]

  • Pemerintah Tingkatkan Koordinasi dan Layanan Menjelang Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle rafael
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah terus mematangkan kesiapan penyelenggaraan angkutan mudik Lebaran 2026 dengan menempatkan penguatan koordinasi lintas sektor dan peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai prioritas utama. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan berbagai program strategis, mulai dari mudik gratis, pemeriksaan kelaikan kendaraan, hingga optimalisasi terminal berbasis digital guna memastikan perjalanan pemudik lebih aman, tertib, dan nyaman. Pelaksana tugas […]

expand_less