Ramon Wowor Lempar Skema Rp500 Juta, Bursa Ketua DK PWI Sulut Kian Panas Jelang Pemilihan
- account_circle rafael
- calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
- visibility 446
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, PRONews5.com — Menjelang pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) PWI Sulawesi Utara pada 31 Maret 2026, dinamika pemilihan Ketua Dewan Kehormatan (DK) semakin menghangat setelah calon Ramon Wowor menawarkan skema pinjaman hingga Rp500 juta bagi pengurus PWI kabupaten/kota, Sabtu (28/3/2026).
Ramon Wowor menyampaikan bahwa program tersebut dirancang sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi anggota PWI di daerah.
Ia menegaskan dana yang ditawarkan bukan bantuan cuma-cuma, melainkan kredit usaha berbasis kerja sama yang wajib dikembalikan melalui mekanisme yang jelas.
Menurutnya, banyak wartawan daerah menghadapi keterbatasan modal untuk mengembangkan usaha, baik dalam mendirikan perusahaan media maupun usaha produktif di sektor lain seperti kuliner, pertanian, dan perikanan. Kondisi itu, kata Ramon, perlu dijawab dengan solusi konkret yang bisa langsung dirasakan manfaatnya.
“Ini bukan bagi-bagi uang. Ini peluang usaha yang harus dikelola dengan baik dan dikembalikan sesuai skema,” ujarnya.
Ia menjelaskan, skema tersebut akan dijalankan melalui unit usaha simpan pinjam di masing-masing PWI kabupaten/kota. Penyaluran dilakukan secara kelembagaan agar pengelolaan lebih terukur dan berkelanjutan.
Ramon juga mengungkapkan bahwa konsep tersebut mulai mendapat respons di tingkat daerah. PWI Minahasa Selatan disebut siap menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman, sementara PWI Bolaang Mongondow Timur dikabarkan akan mengikuti langkah serupa.
Di tengah kontestasi yang berlangsung, tawaran ini memunculkan beragam penilaian. Sebagian melihatnya sebagai langkah pemberdayaan ekonomi organisasi, sementara lainnya menilai pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi untuk menarik dukungan menjelang pemilihan.
Ramon menegaskan bahwa program ekonomi tidak akan memengaruhi komitmennya dalam menjalankan fungsi Dewan Kehormatan apabila dipercaya memimpin. Ia menyatakan bahwa penguatan ekonomi justru dapat memperkuat independensi wartawan dalam menjaga integritas profesi.
“Kalau ekonomi kuat, wartawan akan lebih berani bersikap dan menjaga etika,” katanya.
Dalam pemilihan Ketua DK PWI Sulut periode 2026–2031, Ramon Wowor akan bersaing dengan dua kandidat lainnya untuk memperebutkan dukungan dari 397 pemilik hak suara.
Konferda yang akan digelar dalam waktu dekat itu menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi, baik dalam aspek penguatan kesejahteraan anggota maupun penegakan etika kewartawanan ke depan.
[**/ARP]
- Penulis: rafael



Saat ini belum ada komentar