MEP Kawal Sejak Awal, Wihaji Resmi Terpilih Aklamasi Pimpin MKGR
- account_circle (**/VIC)
- calendar_month Senin, 13 Jul 2026
- visibility 193
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua DPD MKGR Sulawesi Utara Michaela Elsiana Paruntu (MEP) (kanan) bersama Ketua Umum DPP Ormas MKGR terpilih, Wihaji (kiri), usai Mubeslub MKGR di Jakarta. Wihaji resmi terpilih secara aklamasi setelah memperoleh dukungan bulat dari pengurus daerah se-Indonesia, termasuk dukungan penuh MKGR Sulawesi Utara yang dipimpin MEP. (Foto: istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, PRONEWS5.COM – Wihaji resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) dalam Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) yang digelar di Jakarta.
Keputusan tersebut menandai lahirnya kepemimpinan baru MKGR dengan dukungan bulat dari pengurus daerah di seluruh Indonesia.
Terpilihnya Wihaji secara aklamasi merupakan hasil dari proses konsolidasi organisasi yang berlangsung sejak tahapan pencalonan.
Salah satu dukungan yang sejak awal dinilai paling konsisten datang dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) MKGR Provinsi Sulawesi Utara yang dipimpin Michaela Elsiana Paruntu (MEP).
MEP, yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara, menjadi salah satu tokoh daerah yang secara terbuka menyatakan dukungan kepada Wihaji sejak proses pendaftaran bakal calon.
Bahkan, ia turut mendampingi langsung Wihaji saat menyerahkan berkas pencalonan di Kantor DPP MKGR sebagai bentuk komitmen politik dan organisasi.

Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya membangun kesatuan sikap organisasi menjelang Mubeslub.
Dukungan yang dibangun sejak awal akhirnya bermuara pada keputusan aklamasi setelah seluruh pengurus daerah memberikan kepercayaan kepada Wihaji untuk memimpin MKGR periode mendatang.
“Kami bersyukur dukungan yang diberikan MKGR Sulawesi Utara mendapat kepercayaan dari seluruh pengurus daerah. Terpilihnya Pak Wihaji secara aklamasi menjadi bukti kuatnya semangat persatuan dan soliditas kader MKGR di seluruh Indonesia,” kata MEP kepada PRONEWS5.COM, Minggu (12/7/2026).
Menurut MEP, kepemimpinan Wihaji diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
Di sisi lain, MKGR juga didorong menjadi organisasi yang semakin modern, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Ia menegaskan bahwa tantangan organisasi ke depan tidak hanya menjaga soliditas internal, tetapi juga memperkuat sinergi dengan Partai Golkar sebagai rumah besar perjuangan politik MKGR.
Terpilihnya Wihaji secara aklamasi juga mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan pengurus daerah terhadap kepemimpinannya.
Dukungan yang mengalir dari 34 DPD MKGR se-Indonesia menjadi modal awal untuk memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat pusat maupun daerah.
Secara politik, aklamasi tersebut menunjukkan proses regenerasi kepemimpinan yang berlangsung melalui mekanisme musyawarah dan kesepakatan bersama.
Model ini sekaligus memperlihatkan bahwa mayoritas pengurus daerah menginginkan kesinambungan organisasi dengan kepemimpinan yang dinilai mampu menjaga persatuan dan meningkatkan peran MKGR di tengah dinamika politik nasional.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, MKGR diharapkan mampu memperkuat basis organisasi, meningkatkan kaderisasi, serta memperluas kontribusi dalam pembangunan nasional melalui semangat gotong royong yang menjadi identitas utama organisasi.
- Penulis: (**/VIC)



Saat ini belum ada komentar