Pantas Saja Dijuluki Ratu Solar Dugaan Praktik Solar Ilegal Ci Linda Bikin APH Diminta Bertindak
- account_circle (**/ARP)
- calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
- visibility 293
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tampak truk putih yang diduga milik Ci Linda dan disebut telah mengalami modifikasi pada bagian dalam. Foto insert Ci Linda yang disebut sebagai pihak yang diduga terkait aktivitas tersebut. (Foto: Istimewa/PRONEWS5.COM)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, PRONEWS5.COM — Dugaan permainan distribusi solar di sejumlah SPBU wilayah Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon mulai menjadi keluhan serius di kalangan sopir truk. Seorang sumber yang mengaku mengetahui sepak terjang perempuan berinisial L alias Ci Linda menyebut solar yang diduga diambil dari berbagai SPBU bukan hanya untuk kebutuhan kendaraan, tetapi diduga ditampung sebelum kembali diperjualbelikan.
Informasi tersebut disampaikan sumber kepada wartawan PRONEWS5.COM, Sabtu (19/9/2026) siang.
Ia mengaku mengetahui aktivitas Ci Linda di sejumlah SPBU yang berada di wilayah Minahasa dan Tomohon.
Menurut sumber, pola yang dikeluhkan berupa pengambilan solar secara berulang di sejumlah SPBU.
BBM yang diperoleh tersebut, menurut pengakuan sumber, kemudian dikumpulkan atau ditampung dan selanjutnya dijual kembali.
“Solar yang diambil dari SPBU itu ditampung, kemudian dijual lagi oleh Ci Linda.
Kami mengetahui sepak terjangnya di sejumlah SPBU yang ada di Minahasa dan Tomohon,” ungkap sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Sumber menilai dugaan tersebut perlu segera ditelusuri secara serius. Sebab, apabila benar terjadi, aktivitas tersebut bukan lagi sekadar persoalan antrean kendaraan di SPBU, melainkan menyangkut dugaan adanya aktivitas setelah BBM keluar dari SPBU.
Ada dugaan rantai aktivitas tersebut perlu diperiksa secara menyeluruh, mulai dari proses pengisian, kendaraan yang digunakan, volume BBM yang dibeli, hingga dugaan penampungan dan penjualan kembali.
“Kami tidak persoalkan orang membeli solar. Tapi kalau pengambilannya berulang di banyak SPBU, kemudian ditampung dan dijual kembali, ini harus diperiksa.
Kami sebagai sopir yang membutuhkan solar untuk bekerja merasa dirugikan,” tegasnya.
Sumber menyebut aktivitas yang dipersoalkan tidak hanya terjadi pada satu titik.
Ia menyebut kendaraan yang berkaitan dengan Ci Linda muncul di sejumlah SPBU di wilayah Minahasa dan Tomohon.
Kondisi tersebut membuat para sopir meminta aparat tidak sekadar melihat antrean kendaraan, tetapi menelusuri pola transaksi dan pergerakan BBM setelah pengisian.
Hal yang dinilai perlu diperiksa antara lain identitas kendaraan, frekuensi pengisian, volume BBM yang dibeli, kesesuaian penggunaan kendaraan, hingga dugaan lokasi penampungan dan pihak yang menerima BBM tersebut.
Jika ditemukan adanya penyimpangan, sopir berharap tidak ada perlakuan khusus terhadap siapa pun.
“Kalau memang terbukti melanggar, kami minta ditindak tegas dan diproses hukum.
Jangan hanya sopir kecil yang diperiksa, sementara yang diduga mengatur atau menampung justru dibiarkan,” katanya.
Dalam penelusuran PRONEWS5.COM, muncul pula informasi mengenai salah satu kendaraan truk berwarna putih yang diduga milik Ci Linda dan disebut telah mengalami modifikasi.
Truk tersebut terpantau dalam beberapa minggu aktif mengantre di sejumlah SPBU yang berada di Minahasa dan Tomohon.
“Itu truk milik Ci Linda,” ungkap salah satu sopir truk kepada media ini saat melihat foto yang berhasil diperoleh media ini.
Sopir dan warga berharap aparat penegak hukum (APH), Pertamina serta instansi terkait turun langsung ke lapangan.
Mereka meminta pemeriksaan tidak berhenti di SPBU, tetapi ditelusuri sampai ke dugaan tempat penampungan dan jalur penjualan kembali apabila memang terdapat bukti mengenai aktivitas tersebut.
“Kalau benar ada solar yang ditampung dan dijual lagi, bongkar semuanya.
Periksa kendaraan, periksa tempat penampungan dan siapa saja yang terlibat. Kalau ada bukti pidana, tangkap dan proses sesuai hukum,” tegas sumber.
Menurutnya, penertiban diperlukan agar distribusi BBM tetap berjalan sesuai peruntukan dan tidak dikuasai oleh pihak tertentu.
PRONEWS5.COM telah berupaya meminta klarifikasi langsung kepada Ci Linda pada Jumat (18/9/2026).
Namun, nomor WhatsApp yang bersangkutan tidak aktif sehingga belum diperoleh keterangan langsung.
Wartawan kemudian melakukan konfirmasi kepada seorang pria berinisial O, sebut saja Oggy, yang disebut sebagai orang terdekat atau orang kepercayaan Ci Linda. Konfirmasi tersebut antara lain berkaitan dengan salah satu kendaraan truk yang diduga berkaitan dengan Ci Linda dan disebut telah mengalami modifikasi.
Melalui pesan WhatsApp, Oggy menyampaikan bahwa dirinya akan meneruskan konfirmasi tersebut kepada Ci Linda.
“Konfirmasi nanti saya lanjutkan kepada Ci Linda,” demikian jawaban Oggy melalui pesan WhatsApp.
Hingga berita ini diturunkan, Ci Linda belum memberikan penjelasan langsung mengenai dugaan pengambilan solar di sejumlah SPBU, dugaan penampungan dan penjualan kembali BBM, maupun informasi mengenai kendaraan truk berwarna putih miliknya yang digunakan mengambil solar di sejumlah SPBU yang berada di wilayah Minahasa dan Tomohon.
- Penulis: (**/ARP)



Saat ini belum ada komentar